<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anita Jacoba Gah &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/anita-jacoba-gah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Feb 2026 10:32:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Anita Jacoba Gah &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anita Gah: Pesawat Masa Depan Anak NTT Tertahan di Landasan Birokrasi</title>
		<link>https://timor-raya.com/pendidikan/anita-gah-pesawat-masa-depan-anak-ntt-tertahan-di-landasan-birokrasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 10:32:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[- Direktur Utama Bank NTT yang baru]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Anita Gah: Pesawat Masa Depan Anak NTT Tertahan di Landasan Birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Anita Jacoba Gah]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Ngada]]></category>
		<category><![CDATA[jangan sampai birokrasi menjadi badai yang menjatuhkan pesawat pendidikan anak-anak bangsa.]]></category>
		<category><![CDATA[justru tersangkut dokumen kependudukan. Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah menegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ngada]]></category>
		<category><![CDATA[kisah tragis Yohanes Bastian Roja (10)]]></category>
		<category><![CDATA[Raymundus Bena]]></category>
		<category><![CDATA[siswa SD di Jerebu]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Yohanes Bastian Roja (10) di Ngada membuka mata publik: beasiswa PIP yang seharusnya mengangkat anak terbang meraih cita-cita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3066</guid>

					<description><![CDATA[Tragedi Yohanes Bastian Roja (10) di Ngada membuka mata publik: beasiswa PIP yang seharusnya mengangkat&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tragedi Yohanes Bastian Roja (10) di Ngada membuka mata publik: beasiswa PIP yang seharusnya mengangkat anak terbang meraih cita-cita, justru tersangkut dokumen kependudukan. Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah menegaskan, jangan sampai birokrasi menjadi badai yang menjatuhkan pesawat pendidikan anak-anak bangsa.</strong></p>
<p>Kupang-NTT,&#8212; <strong>Seperti sebuah pesawat yang hendak lepas landas namun tertahan di landasan karena administrasi yang belum lengkap, kisah tragis Yohanes Bastian Roja (10), siswa SD di Jerebu, Kabupaten Ngada, NTT, membuka mata banyak pihak tentang betapa rumitnya birokrasi bisa menghambat masa depan anak-anak</strong>.</p>
<p><strong>Bupati Ngada, Raymundus Bena,</strong> mengungkapkan hasil temuan tim lapangan bahwa sebelum peristiwa gantung diri, Yohanes kerap meminta ibunya mencairkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk membeli buku dan bolpoin. “Dia bertanya kapan PIP beasiswanya diurus dan mamanya bilang tunggu nanti pencairan ke bank di kabupaten,” ujar Raymundus, Kamis (5/2/2026). Namun, pencairan itu tak kunjung terjadi karena masalah administrasi kependudukan: KK sang ibu berbeda dengan KK korban.</p>
<p><strong>Anggota Komisi X DPR RI, Anita Jacoba Gah,</strong> yang dikenal konsisten memperjuangkan hak-hak guru dan peserta didik NTT, menyesalkan hambatan administratif ini. “Korban adalah penerima dana PIP yang seharusnya cair September 2025 lalu, tetapi terkendala KK ibunya tidak sama dengan KK korban, maka masih diproses di tingkat desa,” jelas Anita saat dihubungi nttbicara.com, Jumat (6/2/2026).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anggota DPR RI Gelar Workshop BOSP dan Buka Pendaftaran Beasiswa PIP di TTS, Ini Persyaratannya</title>
		<link>https://timor-raya.com/pendidikan/anggota-dpr-ri-gelar-workshop-bosp-dan-buka-pendaftaran-beasiswa-pip-di-tts-ini-persyaratannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 03:29:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPR RI Gelar Workshop BOSP dan Buka Pendaftaran Beasiswa PIP di TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Anita Jacoba Gah]]></category>
		<category><![CDATA[Ini Persyaratannya]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop Bantuan Operasional Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=1837</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Soe, &#8211; Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Anita Jacoba&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Soe</strong>, &#8211; Anggota <strong>Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia</strong> (DPR RI), Anita Jacoba Gah Menggelar Workshop Bantuan Operasional Sekolah (BOSP) 2025 di Hotel Bahagia Dua Soe, pada Rabu, (20/08/2025).</p>
<p>Anita Jacoba Gah, menjelaskan bahwa, akan membuka penerima Program Indonesia Pintar (PIP) bagi pelajar di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).</p>
<p>“Untuk meningkatkan pendidikan dan membantu anak-anak di Kabupaten TTS, kali ini saya akan membuka pendaftaran Program Indonesia Pintar secara langsung di Kota Soe,” ujar Anita Gah,</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1841" src="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250821-WA0004.jpg" alt="" width="650" height="366" srcset="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250821-WA0004.jpg 650w, https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250821-WA0004-200x112.jpg 200w, https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250821-WA0004-300x170.jpg 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Anita Gah Meminta Kepala Dinas P&amp;K untuk mencari tempat pendaftaran PIP yang akan dilaksanakan pada 22 Agustus 2025.</p>
<p>“Pak Kadis nanti bantu cari tempatnya, kalau bisa di GOR Nekmese, kalau tidak di Pakai. Kegiatan pendaftaran langsung PIP kita lakukan di tanggal 22 Agustus 2025. Untuk itu, para kepala sekolah silakan hubungi orang tua siswa agar mendaftarkan anaknya,” Ucapnya.</p>
<p>Anita Gah juga menjelaskan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh orang tua siswa. Persyaratan tersebut antara lain:</p>
<p>1. Fotokopi Kartu Keluarga (KK), dengan nama anak penerima PIP yang diberi tanda lingkaran;</p>
<p>2. Nama sekolah, alamat lengkap sekolah beserta kecamatan;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
