<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Asten Bait &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/asten-bait/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Nov 2025 02:04:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Asten Bait &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dugaan Korupsi Oelbitneno: Proyek 6,8 M Masuk Penyelidikan Aparat Hukum, Poltek dan APIP Mendalami Kerugian Negara</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/dugaan-korupsi-oelbitneno-proyek-68-m-masuk-penyelidikan-aparat-hukum-poltek-dan-apip-mendalami-kerugian-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 06:46:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[8 M Masuk Penyelidikan Aparat Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Rudy Junus Jacob Ledoh]]></category>
		<category><![CDATA[Asten Bait]]></category>
		<category><![CDATA[CV Adisty Indah senilai Rp 6]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korupsi Oelbitneno: Proyek 6]]></category>
		<category><![CDATA[Ipda Lalu Randy Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Ikatan Kaum Intelektual Fatuleu (IKIF)]]></category>
		<category><![CDATA[melalui Kasi Humas Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Poltek dan APIP Mendalami Kerugian Negara]]></category>
		<category><![CDATA[S.I.K.]]></category>
		<category><![CDATA[SH.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2072</guid>

					<description><![CDATA[Kabupaten Kupang, &#8211; Tahun 2021, pemerintah Kabupaten Kupang mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp.6,8&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Kupang</strong>, &#8211; Tahun 2021, pemerintah Kabupaten Kupang mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp.6,8 miliar untuk pembangunan jalan di Desa Oelbitneno, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Proyek ini dikerjakan oleh CV Adisty Indah dengan harapan membuka akses transportasi dan meningkatkan mobilitas warga pedalaman Fatuleu. Namun, alih-alih membawa manfaat, proyek tersebut kini menjadi sorotan karena dugaan adanya praktik korupsi.</p>
<p><strong>Kualitas Jalan Dipertanyakan</strong></p>
<p>Sejak awal, masyarakat menyoroti kualitas pengerjaan yang dinilai jauh dari standar. Jalan yang baru selesai dibangun sudah menunjukkan kerusakan, bahkan di beberapa titik aspal mengelupas. Ketua Ikatan Kaum Intelektual Fatuleu (IKIF), Asten Bait, menyuarakan kekecewaan masyarakat,</p>
<p>“Konstruksi jalan buruk sekali. Masyarakat merasa dirugikan karena proyek miliaran rupiah ini tidak memberikan manfaat sebagaimana mestinya.”</p>
<p><strong>Proses Hukum</strong></p>
<p>Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledoh, S.I.K,SH, melalui Kasi Humas Polres Kupang, Ipda Lalu Randy Hidayat, mengonfirmasi bahwa kasus ini telah masuk tahap penyelidikan.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2077" src="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251121_143255.jpg" alt="" width="650" height="746" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kasus dugaan korupsi jalan Oelbitneno telah sampai pada tahap lidik. Penyidik Tipikor Polres Kupang sudah memeriksa sembilan saksi serta seorang ahli dari Politeknik Negeri Kupang,” jelas Ipda Randy.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Proyek Jalan Hotmix 6,8 M Dikerjakan CV Adisty Indah Asal Jadi, Ikif Minta Kejari Kupang Jangan Tebang Pilih</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/2051/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 13:42:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[8 M Dikerjakan CV Adisty Indah Asal Jadi]]></category>
		<category><![CDATA[Asten Bait]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Kaum Intelektual Fatuleu]]></category>
		<category><![CDATA[Ikif Minta Kejari Kupang Jangan Tebang Pilih]]></category>
		<category><![CDATA[kasie Intel]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan negeri kabupaten Kupang ini tidak tebang pilih dalam penanganan kasus proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Jalan Hotmix 6]]></category>
		<category><![CDATA[Rey Tacoy.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2051</guid>

					<description><![CDATA[Kabupaten Kupang, &#8211; Sejumlah mahasiswa asal kabupaten Kupang, NTT yang tergabung dalam Ikatan Kaum Intelektual&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Kupang</strong>, &#8211; Sejumlah mahasiswa asal kabupaten Kupang, NTT yang tergabung dalam Ikatan Kaum Intelektual Fatuleu <strong>(IKIF</strong>), Rabu (12/11) mendatangi kantor Kejari Kupang di Oelamasi kelurahan Naibonat kecamatan Kupang timur.</p>
<p>Dilansir Media Timurtoday.id, 12/11/2025 bahwa para Mahasiswa berniat menemui <strong>Kajari Kupang, Yupiter Selan</strong> untuk menyampaikan permintaan mengusut persoalan pekerjaan jalan hotmix di dusun 3 <strong>desa Oelbiteno kecamatan Fatuleu tengah, Kabupaten Kupang provinsi Nusa Tenggara Timur</strong>, senilai <strong>Rp 6,8 miliar</strong> yang dikerjakan <strong>CV. Adisty Indah</strong> tahun 2021 lalu.</p>
<p>Pantauan IKIF Jalan itu kini rusak dan berlubang di sejumlah titik usai dikerjakan.</p>
<p>“Hari ini kami datangi Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang untuk menyampaikan langsung proyek jalan senilai Rp 6,8 Miliar di Desa Oelbiteno Fatuleu tengah yang kami duga dikerjakan asal jadi oleh PT Adisti indah,” ungkap Asten Bait, ketua IKIF kepada timurtoday.id, Rabu (12/11) siang.</p>
<p><strong>Asten Bait</strong> menginformasikan kedatangan mereka diterima <strong>kasie Intel, Rey Tacoy.</strong></p>
<p>Asten mengatakan kedatangan mereka itu juga memastikan kalau Kejari Kupang bekerja profesional tidak tebang pilih dalam pengusutan proyek-proyek pembangunan yang diduga bermasalah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
