<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ATM &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/atm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2026 12:11:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>ATM &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bank NTT: Dari Menara Megah Menuju Penopang PAD</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/bank-ntt-dari-menara-megah-menuju-penopang-pad/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 12:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[ATM]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT: Dari Menara Megah Menuju Penopang PAD Opini : Dr.James Adam]]></category>
		<category><![CDATA[CRM]]></category>
		<category><![CDATA[dan agen Laku Pandai]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Utama Bank NTT Charlie]]></category>
		<category><![CDATA[MBA]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamat ekonomi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pung Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[QRYS]]></category>
		<category><![CDATA[SE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3322</guid>

					<description><![CDATA[Opini : Dr.James Adam,SE,MBA, Pengamat Ekonomi NTT Bayangkan sebuah menara tinggi yang berdiri megah di&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Opini : Dr.James Adam,SE,MBA, Pengamat Ekonomi</strong> <strong>NTT</strong></p>
<p><strong>Bayangkan sebuah menara tinggi yang berdiri megah di setiap sudut Kota Kupang dan 21 Kabupaten Se- NTT</strong>.</p>
<p><strong> Warnanya mencolok, bangunannya kokoh, dan keberadaannya mudah dikenali. Namun, pertanyaan mendasar muncul: apakah menara itu sekadar simbol kebanggaan, atau benar-benar menjadi penopang kehidupan ekonomi masyarakat? Analogi ini tepat untuk menggambarkan posisi</strong> <strong>Bank NTT saat ini—antara citra yang kuat dan tuntutan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).</strong></p>
<p>Semua kita tahu bahwa salah satu aset penting dari pemerintah <strong>NTT</strong> adalah <strong>Bank</strong> <strong>NTT</strong>, namun belum semua masyarakat NTT tahu dan paham apa sepak terjang <strong>Bank NTT</strong> dalam perekonomian <strong>NTT</strong>. Jika bicara tentang <strong>Bank NTT</strong> maka, bayangan kita semua adalah ini Bank milik masyarakat <strong>NTT</strong> sebab pemegang saham adalah semua Pemda di <strong>NTT</strong>. Tetapi pertanyaan juga muncul bahwa <strong>apakah Bank NTT selama ini sudah berperan aktif dalam menopang pembangunan ekonomi di NTT ?? satu pertanyaan sederhana yang wajib dijawab oleh Bank NTT, sebab keberadaan Bank NTT baru sangat terlihat jika akan dilakukan RUPS, oleh karena pemberitaan media yang begitu gencar</strong>.</p>
<p><strong>Ironisnya jika tidak ada RUPS maka nama Bank NTT terkesan tenggelam padahal bangunannya megah, tinggi dan warnanya menarik dihampir semua sudut daerah di NTT.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanpa Core Banking, Bisnis Ibarat Kapal Tanpa Kompas</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/tanpa-core-banking-bisnis-ibarat-kapal-tanpa-kompas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 05:16:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ATM]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Ibarat Kapal Tanpa Kompas]]></category>
		<category><![CDATA[core banking menjadi penunjuk arah bagi pebisnis Indonesia untuk berlayar menuju efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[dan Avaloq]]></category>
		<category><![CDATA[dan indah]]></category>
		<category><![CDATA[dan pertumbuhan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Di tengah gelombang digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[efisien]]></category>
		<category><![CDATA[Finacle (Infosys)]]></category>
		<category><![CDATA[hingga sistem kredit—agar menghasilkan simfoni layanan keuangan yang teratur]]></category>
		<category><![CDATA[instrumen—dari teller]]></category>
		<category><![CDATA[mobile banking]]></category>
		<category><![CDATA[Principal Core Banking di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tanpa Core Banking]]></category>
		<category><![CDATA[TCS BaNCS]]></category>
		<category><![CDATA[Temenos]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2785</guid>

					<description><![CDATA[Editorial Redaksi Timor Raya Editorial ini menyoroti bahwa di Indonesia terdapat beberapa principal core banking&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Editorial Redaksi Timor Raya</strong></p>
<p>Editorial ini menyoroti bahwa di Indonesia terdapat beberapa principal core banking system yang mendominasi pasar, seperti <em><strong>Temenos, Finacle (Infosys), TCS BaNCS, dan Avaloq,</strong> </em>yang digunakan oleh bank-bank besar untuk mengelola transaksi, risiko, dan layanan nasabah. Para ahli menekankan bahwa core banking adalah “tulang punggung digital” perbankan modern, dan bagi pebisnis, sistem ini membuka akses ke layanan keuangan yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.</p>
<p><strong>Tanpa Core Banking, Bisnis Ibarat Kapal Tanpa Kompas</strong></p>
<p><em><strong>Di tengah gelombang digitalisasi, core banking menjadi penunjuk arah bagi pebisnis Indonesia untuk berlayar menuju efisiensi, transparansi, dan pertumbuhan berkelanjutan.</strong></em></p>
<p>Bayangkan sebuah orkestra tanpa partitur: setiap pemain memainkan nada sendiri, tanpa harmoni, tanpa arah. Begitulah perbankan tanpa core banking system. Core banking adalah partitur yang menyatukan semua <strong>instrumen—dari teller, ATM, mobile banking, hingga sistem kredit—agar menghasilkan simfoni layanan keuangan yang teratur, efisien, dan indah</strong>.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2787" src="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2026/01/20260119_130923.jpg" alt="" width="650" height="520" /></p>
<p><strong>Principal Core Banking di Indonesia</strong><br />
Indonesia tidak memiliki satu sistem tunggal, melainkan beberapa principal core banking system global yang diadopsi oleh bank-bank nasional:</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
