<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BKN sudah bersurat untuk memberikan arahan langkah tindak kepada Bupati Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/bkn-sudah-bersurat-untuk-memberikan-arahan-langkah-tindak-kepada-bupati-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Feb 2026 12:34:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>BKN sudah bersurat untuk memberikan arahan langkah tindak kepada Bupati Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kepala BKN Prof Zudan : Surat Resmi Sudah dikirim ke Bupati Kupang, NSPK jadi Acuan Utama</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/kepala-bkn-prof-zudan-surat-resmi-sudah-dikirim-ke-bupati-kupang-nspk-jadi-acuan-utama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 12:34:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BKN sudah bersurat untuk memberikan arahan langkah tindak kepada Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kupang Yosef Lede melantik 1.041 pejabat ASN Administrator]]></category>
		<category><![CDATA[dan Fungsional Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas.]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BKN Prof Zudan : Surat Resmi Sudah dikirim ke Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BKN Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh]]></category>
		<category><![CDATA[Kronologi Polemik Pelantikan Pejabat ASN]]></category>
		<category><![CDATA[NSPK jadi Acuan Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Pada 30 Desember 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3143</guid>

					<description><![CDATA[Kabupaten Kupang-NTT, Seperti helikopter tempur yang berputar di langit, mengawasi setiap gerakan di bawahnya, sorotan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Kupang-NTT, Seperti helikopter tempur yang berputar di langit, mengawasi setiap gerakan di bawahnya, sorotan publik kini tertuju pada polemik pelantikan ribuan ASN di Kabupaten Kupang. Putaran baling-baling pengawasan itu menandai bahwa setiap langkah pemerintah daerah tak lagi bisa luput dari radar otoritas pusat</strong>.</p>
<p><strong>Kronologi Polemik Pelantikan Pejabat ASN </strong></p>
<p><strong>Pada 30 Desember 2025, Bupati Kupang Yosef Lede melantik 1.041 pejabat ASN Administrator, Pengawas, dan Fungsional Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas.</strong> Pelantikan itu dilakukan serentak, namun tanpa pembagian Surat Keputusan (SK)  karena alasan administrasi berupa keterlambatan Pertek BKN.<br />
“Belum dibagikan SK karena masih ada kekurangan. Jadi tunggu saja, nanti Pertek akan menyesuaikan dengan SK pelantikan,” ujar Yosef Lede kala itu paskah pelantikan. 30/12/2025:</p>
<p><strong>Momentum ini menjadi titik awal kontroversi, karena publik mempertanyakan legalitas pelantikan tanpa SK resmi.</strong></p>
<p><strong>Badan Kepegawaian Negara </strong></p>
<p><strong>Dalam pemberitaan Timor Raya sebelumnya, Kepala BKN Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh</strong> menegaskan bahwa pihaknya tengah menelusuri proses pelantikan tersebut.<br />
“BKN sedang menelusuri secara seksama, karena ada yang sudah diterbitkan Perteknya. Bila proses pelantikan tidak sesuai NSPK, akan dilakukan koreksi oleh BKN,” tegas Prof. Zudan (21 Januari 2026).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
