<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edrison Lanus &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/edrison-lanus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jan 2026 14:27:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Edrison Lanus &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Skor Buruk, Layanan Rapuh: Alarm untuk Bupati dan Wabup Kupang Yosef Lede dan Aurum Titu Eki</title>
		<link>https://timor-raya.com/kesehatan/skor-buruk-layanan-rapuh-alarm-untuk-bupati-dan-wabup-kupang-yosef-lede-dan-aurum-titu-eki/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 14:16:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[dan data resmi bersuara: saatnya DPRD dan rakyat Berikan Sanksi Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Johanis Tuba Helan dari Fakultas Hukum Undana]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Surat Teguran]]></category>
		<category><![CDATA[Edrison Lanus]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi KemenPAN-RB: Cermin Buram Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi dari Kabag Organisasi Setda]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Rapuh: Alarm untuk Bupati dan Wabup Kupang Yosef Lede dan Aurum Titu Eki]]></category>
		<category><![CDATA[Pakar Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Satu bulan]]></category>
		<category><![CDATA[Skor Buruk]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2882</guid>

					<description><![CDATA[Editorial Redaksi Timor Raya  Pakar hukum, warga, dan data resmi bersuara: saatnya DPRD dan rakyat&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Editorial Redaksi Timor Raya </strong></p>
<p><strong>Pakar hukum, warga, dan data resmi bersuara: saatnya DPRD dan rakyat Berikan Sanksi Politik</strong></p>
<p><strong>Pemerintahan Kabupaten Kupang</strong> hari ini ibarat tempayan kosong di tengah kemarau panjang. Tempayan itu ada, berdiri di halaman rumah rakyat, namun retak dan tak mampu menampung air kehidupan. Regulasi nasional yang menjanjikan hak kesehatan dan pelayanan publik seakan hanya menetes sedikit, lalu hilang di celah-celah birokrasi. Rakyat menunggu, tetapi dahaga mereka tak terjawab.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2884" src="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2026/01/20260124_215707.jpg" alt="" width="650" height="650" srcset="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2026/01/20260124_215707.jpg 650w, https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2026/01/20260124_215707-60x60.jpg 60w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Gambar ini menampilkan tempayan tanah liat besar yang retak dan kosong, berdiri di tengah padang tandus dengan matahari terik di atasnya. Ia melambangkan layanan publik yang ada namun tidak mampu menampung kebutuhan rakyat.</strong></em></p>
<p><strong>Satu Bulan, Dua Surat Teguran</strong></p>
<p>Dalam rentang satu bulan, <strong>Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Bupati Yosep Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki menerima dua surat penting dari dua lembaga negara: Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN</strong>). Bersamaan dengan itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengeluarkan surat bernomor 802/B/S/DJKPN-VI.KUP/PPD.02/12/2025 yang mengungkap tiga masalah mendasar dalam layanan kesehatan di Kabupaten Kupang:</p>
<p>1. Kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan di Puskesmas dan RSUD.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapal Karam, Kompas Patah: Pelayanan Publik Kupang Tersesat di Laut Reformasi</title>
		<link>https://timor-raya.com/sosial-budaya/kapal-karam-kompas-patah-pelayanan-publik-kupang-tersesat-di-laut-reformasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 06:05:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Edrison Lanus]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus Penilaian KemenPAN-RB]]></category>
		<category><![CDATA[Jika di tahun 2024 pelayanan publik Kabupaten Kupang masih bertahan di kategori C]]></category>
		<category><![CDATA[kapal birokrasi ini karam ke kategori D—hilang arah di tengah badai evaluasi KemenPAN-RB.]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Karam]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PANRB menilai]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi Pemerintah Kabupaten Kupang Menanggapi sorotan publik]]></category>
		<category><![CDATA[Kompas Patah: Pelayanan Publik Kupang Tersesat di Laut Reformasi]]></category>
		<category><![CDATA[maka di bawah kepemimpinan Yosef Lede dan Aurum Titu Eki pada 2025]]></category>
		<category><![CDATA[MM]]></category>
		<category><![CDATA[S.Ag.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2641</guid>

					<description><![CDATA[Keterangan Gambar: Kapal oleng di tengah badai, kompas patah, kapten laki-laki memegang kemudi dengan wajah&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Keterangan Gambar: Kapal oleng di tengah badai, kompas patah, kapten laki-laki memegang kemudi dengan wajah tegang, sementara mesinis perempuan berusaha menjaga mesin kapal agar tetap hidup</strong></em>.</p>
<p>Redaksi Timor Raya</p>
<p><strong>Jika di tahun 2024 pelayanan publik Kabupaten Kupang masih bertahan di kategori C, maka di bawah kepemimpinan Yosef Lede dan Aurum Titu Eki pada 2025, kapal birokrasi ini karam ke kategori D—hilang arah di tengah badai evaluasi KemenPAN-RB.</strong></p>
<p>Kabupaten Kupang, &#8212; Seperti kapal yang pernah berlayar dengan kompas retak namun masih mampu bertahan di ombak deras, pelayanan publik Kabupaten Kupang pada 2024 masih berlabuh di kategori C. Namun ketika kompas birokrasi benar-benar patah dan nakhoda baru mengambil alih, layar yang seharusnya dikencangkan justru longgar. Tahun 2025 menjadi saksi karamnya kapal pelayanan publik ini, terhempas ke kategori D, tersesat di lautan reformasi tanpa arah yang jelas.</p>
<p>Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 menempatkan Kabupaten Kupang di peringkat 374 dari 415 kabupaten di Indonesia, dengan skor 1,97 poin dan kategori D (buruk). Angka ini merosot tajam dibanding tahun 2024, ketika Kabupaten Kupang masih berada di kategori C dengan skor 2,99 poin.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
