<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gubernur NTT &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/gubernur-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2026 11:44:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Gubernur NTT &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gubernur NTT Lantik Revi Adiana Silawati sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT Masa Bakti 2026–2031</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/gubernur-ntt-lantik-revi-adiana-silawati-sebagai-direktur-kepatuhan-bank-ntt-masa-bakti-2026-2031/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 06:28:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Kepatuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3650</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG-TIMOR-RAYA – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melkiades Laka Lena, melantik Revi Adiana Silawati dalam&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG-TIMOR-RAYA</strong> – <strong>Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melkiades Laka Lena, melantik Revi Adiana Silawati dalam jabatan Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) untuk masa bakti 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Lantai 4 Kantor Gubernur NTT, Kupang, Selasa, 26 Mei 2026, dan dihadiri oleh pimpinan instansi vertikal, kepala daerah, serta jajaran pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) se-NTT.</strong></p>
<p><strong>Dalam sambutannya, Gubernur Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar serah terima jabatan, melainkan penyerahan amanah negara melalui Pemerintah Provinsi NTT kepada para pemimpin BUMD untuk memimpin, mengawasi, dan membawa perusahaan daerah ke arah yang lebih sehat, produktif, profesional, serta memberi dampak nyata bagi masyarakat.</strong></p>
<p><strong>Khusus terkait penempatan Revi Adiana Silawati sebagai Direktur Kepatuhan, Gubernur menyoroti rekam jejak dan pengalaman panjang yang dimiliki sosok tersebut. Revi membawa pengalaman lebih dari 30 tahun berkarier di industri perbankan, tepatnya di Bank Jatim. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat sistem tata kelola, integritas, serta kepatuhan operasional Bank NTT sesuai peraturan yang berlaku.</strong></p>
<p><strong>“Pengalaman panjang yang dimiliki Revi Adiana Silawati menjadi modal berharga untuk memperkuat tata kelola dan integritas Bank NTT. Kami ingin bank daerah ini berjalan dengan prinsip kehati-hatian, namun tetap tumbuh dan hadir untuk semua lapisan masyarakat,” ujar Gubernur Melkiades.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengetik di Tengah Pidato: Catatan Aspirasi, Amanat Eksekusi</title>
		<link>https://timor-raya.com/sosial-budaya/mengetik-di-tengah-pidato-catatan-aspirasi-amanat-eksekusi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 04:39:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Advokasi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi Amfoang]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan Aspirasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3602</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Gubernur NTT mencatat aspirasi rakyat Amfoang saat Wapres berbicara—gestur kerja, bukan pengalihan By: Adrianus&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Gubernur NTT mencatat aspirasi rakyat Amfoang saat Wapres berbicara—gestur kerja, bukan pengalihan</p>
<p>By: Adrianus Ndu Ufi</p>
<p>Dalam dunia penerbangan, seorang pilot tidak pernah mengabaikan instruksi menara kendali. Setiap kata, setiap koordinat, harus dicatat agar pesawat dapat lepas landas dengan aman. Begitu pula seorang gubernur: ketika mendampingi wapres dalam kunjungan kenegaraan, setiap arahan dan aspirasi rakyat adalah “instruksi penerbangan” yang wajib ditangkap, meski lewat layar ponsel. Mengetik di tengah pidato bukan sekadar gestur pribadi, melainkan bagian dari kokpit catatan kerja.</p>
<p>Dalam penerbangan kebijakan, pemerintah pusat adalah menara kendali, sementara gubernur adalah pilot yang mengendalikan pesawat di ruang udara daerah. Aspirasi rakyat Amfoang yang muncul saat kunjungan wapres adalah koordinat penerbangan yang harus segera dicatat.</p>
<p>Pasca kunjungan, tidak mungkin pemerintah pusat langsung turun ke Amfoang untuk mengeksekusi program. Tugas itu jatuh ke gubernur sebagai kepala wilayah. Ia yang memastikan pesawat kebijakan mendarat dengan selamat di tanah NTT. Maka, mengetik di ponsel bisa dimaknai sebagai dokumentasi cepat agar setiap janji pusat tidak hilang di udara, melainkan menjadi agenda eksekusi nyata.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RUPS Bank NTT Ditunda ke 15 Mei, Pemegang Saham Siapkan Pertanyaan Strategis</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/rups-bank-ntt-ditunda-ke-15-mei-pemegang-saham-siapkan-pertanyaan-strategis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 15:40:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pemegang saham]]></category>
		<category><![CDATA[RUPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3504</guid>

					<description><![CDATA[&#160; KUPANG &#8212; TIMOR- RAYA &#8212; Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT yang semula&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>KUPANG &#8212; TIMOR- RAYA &#8212; Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT yang semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis (30/4) resmi ditunda ke Jumat (15/5). Penundaan dilakukan karena Gubernur NTT dan sejumlah bupati selaku pemegang saham tidak dapat hadir pada jadwal sebelumnya.</p>
<p>Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, membenarkan penundaan tersebut. “Iya, ditunda ke tanggal 15 Mei 2026. Pak Gubernur dan beberapa bupati ada acara sehingga tidak bisa hadir,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (29/4).</p>
<p>Sebelumnya, para pemegang saham, khususnya Seri A (pemerintah kabupaten/kota), telah menyiapkan sejumlah pertanyaan yang akan diajukan kepada jajaran pengurus Bank NTT dalam RUPS. Pertanyaan tersebut mencakup empat hal utama:</p>
<p>1. Penyertaan modal daerah terkait perubahan status Bank NTT dari Perseroan Terbatas (PT) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda), dengan penegasan bahwa kepemilikan saham pemerintah kabupaten/kota tidak boleh melebihi 51 persen saham Pemerintah Provinsi sebagai pemegang saham pengendali.<br />
2. Kerja sama usaha bank (KUB) antara Bank NTT dan Bank Jatim yang berkaitan dengan modal inti minimum (MIM).<br />
3. Strategi pengelolaan kredit bagi 12 ribu tenaga PPPK di NTT dengan total pinjaman mencapai Rp2,4 triliun.<br />
4. Hubungan Direksi dan Komisaris dengan bupati/wali kota selaku pemegang saham yang dinilai belum terjalin secara optimal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank NTT Kembali Jadi Penyalur KUR: Momentum Perkuat UMKM NTT</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/bank-ntt-kembali-jadi-penyalur-kur-momentum-perkuat-umkm-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 15:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[KUR]]></category>
		<category><![CDATA[Labuhan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Pertanian RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3500</guid>

					<description><![CDATA[&#160; LABUANBAJO- TIMOR RAYA &#8212; Bank NTT kembali dipercaya menyalurkan pembiayaan senilai Rp350 miliar, menjadi&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>LABUANBAJO- TIMOR RAYA &#8212; Bank NTT kembali dipercaya menyalurkan pembiayaan senilai Rp350 miliar, menjadi momentum penting memperluas akses permodalan sekaligus memperkuat sinergi pemerintah dan perbankan.</p>
<p>Pemerintah mempercepat penguatan UMKM di Nusa Tenggara Timur melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).</p>
<p>Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, membuka kegiatan sosialisasi dan akad massal KUR di Labuan Bajo, Selasa (28/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kedisiplinan pelaku UMKM dalam memanfaatkan dana KUR sebagai modal produktif.</p>
<p>“Dana KUR harus dimanfaatkan secara optimal sebagai modal usaha. Dikelola dengan baik dan diiringi inovasi agar usaha bisa berkembang dan naik kelas,” ujarnya.</p>
<p>Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan (PKP) antara Kementerian UMKM sebagai kuasa pengguna anggaran KUR dengan Bank NTT sebagai penyalur. Maman menyebut langkah ini sebagai strategi penting memperluas akses pembiayaan sekaligus mendorong pencapaian target proporsi pembiayaan perbankan sebesar 25 persen bagi UMKM.</p>
<p>Ia mengapresiasi kesiapan Bank NTT yang kembali dipercaya menyalurkan KUR setelah sempat tidak beroperasi dalam skema tersebut. Menurutnya, peran bank tidak boleh berhenti pada penyaluran dana semata. “Bank harus hadir memberi pendampingan usaha dan literasi keuangan agar nasabah mampu mengelola usaha secara berkelanjutan,” tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank NTT Resmi Berubah Status Jadi Perseroda, Fokus Pembangunan di Daerah</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/bank-ntt-resmi-berubah-status-jadi-perseroda-fokus-pembangunan-di-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 15:22:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Dirut Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi DPRD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Perseroda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3496</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG-TIMOR-RAYA &#8212; Bank Pembangunan Daerah NTT (Bank NTT) resmi berubah status hukum menjadi Perseroan Daerah&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUPANG-TIMOR-RAYA &#8212; Bank Pembangunan Daerah NTT (Bank NTT) resmi berubah status hukum menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) setelah seluruh fraksi DPRD Provinsi NTT menyetujui Ranperda dalam rapat pandangan akhir, Kamis (9/4/2026).</p>
<p>Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menyatakan perubahan status ini menegaskan fokus pembiayaan dan pembangunan hanya untuk wilayah NTT. “Dengan menjadi Perseroda, identitas daerah jelas. Pembangunan terfokus di NTT, bukan di luar daerah,” ujarnya di depan ruang rapat utama DPRD NTT.</p>
<p>Charlie menambahkan, saham Bank NTT kini 51 persen dimiliki Pemerintah Daerah. “Fokus Bank NTT sebagai Perseroda adalah mendukung pembangunan ekonomi masyarakat NTT,” katanya.</p>
<p>Dalam momentum yang sama, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menilai transformasi Bank NTT menjadi Perseroda sebagai strategi membenahi sistem ekonomi daerah. “Kita mendorong agar transformasi Bank NTT ke depan lebih adaptif dan transparan, memperkuat pengelolaan keuangan daerah, meningkatkan ekonomi lokal, serta Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.</p>
<p>Melki menekankan masih ada aspek regulasi yang perlu disempurnakan agar target pembangunan tercapai. Ia berharap perubahan status ini dapat meningkatkan kinerja keuangan sekaligus memberi kontribusi signifikan bagi PAD NTT.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menkop Ferry Tutup RAT ke-XV KSP TLM, Apresiasi Aset Rp1,38 Triliun dan 340 Ribu Anggota</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/menkop-ferry-tutup-rat-ke-xv-ksp-tlm-apresiasi-aset-rp138-triliun-dan-340-ribu-anggota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 04:12:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua]]></category>
		<category><![CDATA[KSP TLM Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Koperasi dan UMKM RI]]></category>
		<category><![CDATA[RAT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3468</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Menkop Ferry Juliantono tutup RAT ke-XV KSP TLM di Kupang, apresiasi capaian aset Rp1,38&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>Menkop Ferry Juliantono tutup RAT ke-XV KSP TLM di Kupang, apresiasi capaian aset Rp1,38 triliun.</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>KUPANG</strong> — Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Juliantono menghadiri penutupan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-XV KSP Tanaoba Lais Manekat (TLM) Indonesia tahun buku 2025 di Jalan Palapa, Kupang, Sabtu (25/4/2026) malam.</p>
<p>Dalam sambutannya, Ferry mengapresiasi capaian luar biasa koperasi tersebut. Berdasarkan laporan kinerja, KSP TLM Indonesia mencatat total aset Rp1,38 triliun, pendapatan usaha Rp380,97 miliar, dan Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp172,75 miliar. Jumlah anggota juga meningkat pesat menjadi 340.117 orang.</p>
<p>“Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti kepercayaan masyarakat, tata kelola yang baik, serta kontribusi nyata terhadap ekonomi kerakyatan,” ujar Ferry. Ia menegaskan koperasi tetap relevan sebagai soko guru perekonomian nasional dan TLM layak dijadikan model bagi koperasi lain di Indonesia.</p>
<p>Ferry juga menyoroti program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tengah digencarkan pemerintah. Di NTT, pembangunan 1.399 unit KDKMP sedang berlangsung, dengan sekitar 40 unit sudah rampung. Ia mendorong TLM untuk bersinergi mendampingi koperasi desa agar ekosistem ekonomi terintegrasi dari produksi hingga pemasaran.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tambang Emas Ilegal Ancam Penyangga Taman Nasional, PDI Perjuangan NTT Serukan Aksi Bersama</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/tambang-emas-ilegal-ancam-penyangga-taman-nasional-pdi-perjuangan-ntt-serukan-aksi-bersama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 13:51:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivitas tambang emas ilegal di Sumba Timur merusak hulu DAS dan mengancam ruang hidup masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur WALHI NTT]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[melalui Divisi Hukum Yulianto Behar Nggalimara]]></category>
		<category><![CDATA[menyerukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan. Ia meminta Bupati Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[PDI Perjuangan NTT Serukan Aksi Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[POLDA NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[S.Pd]]></category>
		<category><![CDATA[serta pemerhati lingkungan untuk hadir memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap menjaga harmoni alam.]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Emas Ilegal Ancam Penyangga Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh adat]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh agama]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Yunus Takandewa]]></category>
		<category><![CDATA[Yunus Takandewa minta seluruh pemangku kepentingan menjaga harmoni alam.]]></category>
		<category><![CDATA[Yuvensius Stefanus Nonga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3241</guid>

					<description><![CDATA[Aktivitas tambang emas ilegal di Sumba Timur merusak hulu DAS dan mengancam ruang hidup masyarakat,&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Aktivitas tambang emas ilegal di Sumba Timur merusak hulu DAS dan mengancam ruang hidup masyarakat, Yunus Takandewa minta seluruh pemangku kepentingan menjaga harmoni alam.</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Waingapu-NTT, &#8212; Seperti benteng yang mulai retak diterpa badai, kawasan penyangga Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti kini terancam oleh maraknya aktivitas tambang emas ilegal.</strong></p>
<p><strong>Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT, Yunus Takandewa, S.Pd, menyerukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan. Ia meminta Bupati Sumba Timur, Polres Sumba Timur, Gubernur NTT, Polda NTT, DPRD NTT, DPRD Kabupaten Sumba Timur, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta pemerhati lingkungan untuk hadir memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap menjaga harmoni alam.</strong></p>
<p>“Semua pihak harus memahami posisi Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti sebagai penyangga kehidupan Pulau Sumba, khususnya di Sumba Timur. Kepekaan lingkungan untuk tetap merawat pertiwi menjadi kewajiban bersama,” ujar Yunus. Ia mengajak masyarakat belajar dari berbagai kerusakan alam yang telah mendatangkan bencana ekologis di tanah air.</p>
<p>Pernyataan Yunus Takandewa,S.Pd, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT untuk menanggapi Seruan dari WALHI NTT yang telah diberikan media ini sebelumnya</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Melki Laka Lena: Perahu Pers Menembus Ombak Zaman</title>
		<link>https://timor-raya.com/tak-berkategori/gubernur-melki-laka-lena-perahu-pers-menembus-ombak-zaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 07:10:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[dan Mendukung Produk Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Emanuel Melkiades Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Melki Laka Lena: Perahu Pers Menembus Ombak Zaman]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT Dorong Insan Pers Tetap Kritis]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pers Nasional ke-80]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers. “]]></category>
		<category><![CDATA[profesional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3089</guid>

					<description><![CDATA[Hari Pers Nasional ke-80, Gubernur NTT Dorong Insan Pers Tetap Kritis, Profesional, dan Mendukung Produk&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hari Pers Nasional ke-80, Gubernur NTT Dorong Insan Pers Tetap Kritis, Profesional, dan Mendukung Produk Lokal</strong></p>
<p><strong>Seperti sebuah perahu yang berlayar di lautan luas, pers selalu menembus ombak zaman. Kadang ombak itu tenang, kadang bergelora, namun perahu tetap harus berlayar. Demikianlah peran pers: menjaga keseimbangan layar demokrasi, mengarahkan haluan informasi, dan memastikan masyarakat tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus teknologi dan berita yang berdesakan.</strong></p>
<p><strong>Kota Kupang, &#8212; Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers</strong>. “Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT, saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional ke-80. Terima kasih atas peran pers yang menjaga demokrasi berjalan baik di tengah dinamika, memberikan informasi yang mencerahkan, mencerdaskan, serta membawa kebaikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya usai memimpin rapat bersama jajaran pemerintah provinsi.</p>
<p>Melki menekankan, di tengah derasnya perkembangan teknologi, pers dituntut tetap menjunjung profesionalitas, objektivitas, netralitas, dan independensi. Lebih dari itu, pers harus kritis dalam mengawal pembangunan agar program pemerintah berjalan sesuai harapan rakyat. “Pers adalah alat kontrol masyarakat, garda terdepan melawan hoaks, membangkitkan optimisme, sekaligus akselerator perubahan,” tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Melki Dorong Bank NTT Sediakan KUR bagi PMI: Dirut Charlie Paulus Pastikan Pembiayaan Aman dan Bunga Rendah</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/gubernur-melki-dorong-bank-ntt-sediakan-kur-bagi-pmi-dirut-charli-paulus-pastikan-pembiayaan-aman-dan-bunga-rendah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2026 15:22:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Charli Paulus]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Utama Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Emanuel Melkiades Laka Lena menggandeng Bank NTT dan PT AP Bali Konsultan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Melki Dorong Bank NTT Sediakan KUR bagi PMI: Dirut Charli Paulus Pastikan Pembiayaan Aman dan Bunga Rendah]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3041</guid>

					<description><![CDATA[Seperti perahu kecil yang hendak berlayar ke samudera luas, pekerja migran membutuhkan bekal dan layar&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti perahu kecil yang hendak berlayar ke samudera luas, pekerja migran membutuhkan bekal dan layar yang kokoh agar perjalanan mereka tak terhenti di tengah gelombang. Tanpa dukungan pembiayaan yang jelas, banyak di antara mereka terjebak dalam arus biaya tinggi dan jalur tidak resmi. Kini, <strong>Bank NTT</strong> bersama pemerintah hadir sebagai dermaga yang menyediakan bekal aman sebelum layar dikembangkan.</p>
<p>Dalam upaya memperkuat ekosistem penempatan <strong>Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT</strong> secara <em>legal, aman, dan berkelanjutan, <strong>Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena</strong></em> menggandeng <strong>Bank NTT</strong> dan <strong>PT AP Bali</strong> <strong>Konsultan Bisnis</strong> untuk menghadirkan skema pembiayaan yang berpihak pada rakyat. Fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus PMI ini menjadi jawaban atas persoalan klasik pembiayaan yang selama ini membebani calon pekerja migran.</p>
<p>Kupang — Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa kerja sama antara Bank NTT dan PT AP Bali Konsultan Bisnis merupakan komitmen bersama untuk mendukung penempatan PMI yang terencana, aman, legal, dan berkelanjutan. Melalui kemitraan dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Musubu, Bank NTT menyediakan fasilitas pembiayaan bagi peserta magang dan PMI binaan, guna menutup biaya persiapan serta keberangkatan ke luar negeri sesuai aturan yang berlaku.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur NTT, Melkiades laka Lena: Pelantikan Dirut, Direksi dan Komisaris Bank NTT Sesuai Waktu yang Ditentukan OJK</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/gubernur-ntt-melkiades-laka-lena-pelantikan-dirut-direksi-dan-komisaris-bank-ntt-sesuai-waktu-yang-ditentukan-ojk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 13:27:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Direksi dan Komisaris Bank NTT Sesuai Waktu yang Ditentukan OJK]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melkiades laka Lena: Pelantikan Dirut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=1987</guid>

					<description><![CDATA[Kota Kupang, &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat telah mengumumkan hasil fit and proper test&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kota Kupang, &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat telah mengumumkan hasil fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) untuk empat dari 12 posisi calon pengurus baru PT Bank Pembangunan Daerah NTT (Bank NTT).</p>
<p>Sesuai yang diberitan oleh Media VictoryNews,23/10/2025 bahwa  Keempat posisi berikut nama calon pengurusnya tersebut adalah Donny Heatubun di posisi Komisaris Utama, Charlie Paulus (Direktur Utama), Rahmat Saleh (Direktur Operasional &amp; SDM), serta Aloysius RA Geong (Direktur Kredit</p>
<p>Mereka mendapat rekomendasi alias disetujui OJK Pusat untuk ditetapkan oleh para pemegang saham Bank NTT sebagai komisaris dan direksi definitif sesuai yang diamanatkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank NTT Rabu (13/5/2025) lalu.<br />
.<br />
Sementara empat posisi Komisaris Independen yakni Frans Gana, Eko Setiabudi, Yosef Juwa Dobe Ngole, dan wakil; dari Bank Jatim, tidak diketahui hasilnya. Apakah lulus dan mengantongi SK rekomendasi sebagai komisaris definitif atau tidak</p>
<p>Begitu pula dengan calon Direktur IT (Sonny Pellokila), Direktur Kepatuhan (Revi Adiana Silawati), Direktur Treasury &amp; Keuangan (Heru Helbianto), dan Direktur Dana (Siti Arianty Sulifa Aksa). OJK hanya menyebut tidak direkomendasikan dan belum menerima rekomendasi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
