<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kajari Kupang Yupiter Selan: Mengawal Proyek &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/kajari-kupang-yupiter-selan-mengawal-proyek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Dec 2025 02:10:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Kajari Kupang Yupiter Selan: Mengawal Proyek &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kajari Kupang Yupiter Selan: Mengawal Proyek, Menggenggam Harapan Rakyat</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/kajari-kupang-yupiter-selan-mengawal-proyek-menggenggam-harapan-rakyat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 02:10:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Harapan dari Desa Soliu]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Harapan]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak Tegas Sejak Dilantik]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari Kupang Yupiter Selan: Mengawal Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Keberanian Kajari Kupang Yupiter Selan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kupang menetapkan 10 tersangka proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Kejaksaan Negeri Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[kini fokus mengawal pembangunan Proyek Mubasir di 24 Kecamatan se-Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Komitmen dan Sentuhan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[M.H.I]]></category>
		<category><![CDATA[Menggenggam Harapan Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Pulbaket Proyek Bermasalah]]></category>
		<category><![CDATA[S.H]]></category>
		<category><![CDATA[Sejak Juli 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Yupiter Selan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2255</guid>

					<description><![CDATA[Sejak Juli 2025, Kejari Kupang menetapkan 10 tersangka proyek, kini fokus mengawal pembangunan Proyek Mubasir&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Sejak Juli 2025, Kejari Kupang menetapkan 10 tersangka proyek, kini fokus mengawal pembangunan Proyek Mubasir di 24 Kecamatan se-Kabupaten Kupang</strong></em></p>
<p>Di bawah terik matahari Sabtu siang, 6 Desember 2025, <strong>Kepala Kejaksaan Negeri Kupang, Yupiter Selan, S.H., M.H</strong>., berdiri di depan bangunan setengah jadi di Desa Soliu, Amfoang Barat Daya. Tiga ruang kelas baru SMP Negeri 2 Amfoang Barat Daya masih berupa dinding bata yang belum diplester, atap yang belum terpasang, dan tumpukan material yang menunggu untuk dirakit.</p>
<p>Suasana desa sederhana itu menjadi saksi bagaimana seorang pejabat penegak hukum turun langsung ke lapangan, bukan sekadar memantau dari balik meja.</p>
<p>“Saya mendapat informasi bahwa progres pekerjaan sangat jelek. Karena itu saya langsung turun ke lapangan. Saya ingin memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Amfoang Barat Laut, khususnya Desa Soliu,” ujar Yupiter dengan nada tegas.</p>
<p><strong>Jejak Tegas Sejak Dilantik</strong></p>
<p>Sejak dilantik pada 30 Juli 2025, Yupiter Selan sudah menorehkan langkah besar. Kejari Kupang menetapkan 10 tersangka dari empat proyek berbeda: enam orang dari proyek sumur bor Oenuntono, dua orang dari gedung mangkrak Puskesmas Oesao, satu orang dari gratifikasi Dana BOK, dan satu orang dari kasus Dana Desa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
