<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Keadilan Hukum &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/keadilan-hukum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 May 2026 17:13:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Keadilan Hukum &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Sebastian Bokol, Dakwaan Cacat Formil, Kuasa Hukum Minta Batalkan, Hakim &#8220;Satu Hati&#8221; dengan JPU?</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/kasus-sebastian-bokol-dakwaan-cacat-formil-kuasa-hukum-minta-batalkan-hakim-satu-hati-dengan-jpu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 17:12:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwaan JPU Cacat Formil]]></category>
		<category><![CDATA[Hakim Satu Hati Dengan JPU?]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Sebastian Bokol]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kuasa Hukum minta Hakim Batalkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3516</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG- TIMOR-RAYA &#8212; Persidangan perkara tindak pidana nomor 49/Pid.B/2026/PN Kpg yang menjerat Tujuh orang terdakwa,&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG- TIMOR-RAYA</strong> &#8212; Persidangan perkara tindak pidana nomor 49/Pid.B/2026/PN Kpg yang menjerat Tujuh orang terdakwa, kini menjadi sorotan tajam publik dan pengamat hukum.</p>
<p>Perdebatan hukum memanas sejak Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan Surat Dakwaan bernomor PDM-16/N.3.10/Eoh.2/03/2026. Dakwaan JPU dijawab dengan Nota Perlawanan keras dan rinci dari Kuasa Hukum Para Terdakwa, tim penasihat hukum dari Kantor Advokat Imbo Tulung, S.H., M.H. &amp; Partners, yang menilai dakwaan tersebut penuh kekurangan: cacat formil, kabur (obscuur libel), bertentangan bukti medis, hingga tidak menjabarkan peran spesifik masing-masing terdakwa.</p>
<p>Kini, seluruh mata tertuju pada 13 Mei 2026 mendatang, hari di mana Majelis Hakim dijadwalkan menyampaikan putusan sela. Pertanyaan besar yang menggantung: Akankah hakim menegakkan aturan hukum dan membatalkan dakwaan yang dinilai cacat, atau justru hakim dinilai &#8220;satu hati&#8221; sejalan dengan keinginan Penuntut Umum dan membiarkan proses berlanjut?</p>
<p>Berikut adalah rincian lengkap isi dakwaan, perlawanan mendalam pembelaan, dan pelajaran hukum penting yang tersaji di ruang sidang Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA ini.</p>
<p><em><strong>POSISI JAKSA PENUNTUT UMUM: DAKWAAN DAN DASAR TUNTUTAN</strong></em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
