<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kehadiran seorang pemimpin sejati sering kali tidak tampak mencolok &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/kehadiran-seorang-pemimpin-sejati-sering-kali-tidak-tampak-mencolok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Dec 2025 22:12:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>kehadiran seorang pemimpin sejati sering kali tidak tampak mencolok &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Salomiel Arnius Buraen, Anggota DPRD Kabupaten Kupang: Mata Air Oenesu</title>
		<link>https://timor-raya.com/politik/salomiel-arnius-buraen-anggota-dprd-kabupaten-kupang-mata-air-oenesu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 18:19:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[— Seperti mata air yang tersembunyi di balik bebatuan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPRD Kabupaten Kupang: Mata Air Oenesu]]></category>
		<category><![CDATA[kehadiran seorang pemimpin sejati sering kali tidak tampak mencolok]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi sumber harapan bagi ladang yang kering dan penghiburan bagi mereka yang kehausan.]]></category>
		<category><![CDATA[Narasi Kebersamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pdt. Erna Fanggidae Tagu Eda]]></category>
		<category><![CDATA[Reses sebagai Ruang Kedekatan]]></category>
		<category><![CDATA[S.Th]]></category>
		<category><![CDATA[Salomiel Arnius Buraen]]></category>
		<category><![CDATA[tetapi selalu memberi kehidupan. Mata air itu mengalir tanpa henti]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Merasa Diperhatikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2413</guid>

					<description><![CDATA[Kupang Barat, — Seperti mata air yang tersembunyi di balik bebatuan, kehadiran seorang pemimpin sejati&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang Barat, </strong></em>— <strong>Seperti</strong> <strong>mata air yang tersembunyi di balik bebatuan, kehadiran seorang pemimpin sejati sering kali tidak tampak mencolok, tetapi selalu memberi kehidupan. Mata air itu mengalir tanpa henti, menjadi sumber harapan bagi ladang yang kering dan penghiburan bagi mereka yang kehausan.</strong></p>
<p>Dalam musim kemarau, ia hadir membawa kesegaran. Dalam musim hujan, ia tetap setia menambah deras alirannya. Tidak pernah memilih waktu, tidak pernah menimbang untung rugi—mata air hanya tahu satu hal: memberi kehidupan bagi siapa pun yang datang mendekat.</p>
<p>Demikianlah gambaran yang disampaikan Ibu <strong>Pdt. Erna Fanggidae Ratu Eda,S.Th </strong>tentang sosok Bapak <strong>Salomiel Arnius Buraen, S.Pd, Anggota DPRD Kabupaten Kupang</strong>. Baginya, Salomiel adalah mata air yang selalu hadir bersama rakyat, baik dalam suka maupun duka.</p>
<p>“Bapak Salomiel bukan hanya hadir ketika rakyat bersuka cita, tetapi juga setia mendampingi dalam masa-masa sulit. Itulah yang membuat kami merasa beliau benar-benar bagian dari masyarakat, bukan sekadar wakil rakyat di atas kertas,” tutur Ibu Pdt. Erna, disambut tepuk tangan warga Oenesu.</p>
<p><strong>Reses sebagai Ruang Kedekatan</strong><br />
Reses yang digelar di Kelurahan Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, menjadi bukti nyata bagaimana Salomiel menjadikan momentum pertemuan bukan sekadar formalitas, melainkan ruang kebersamaan yang penuh makna. Ia mendengarkan cerita warga tentang kebutuhan infrastruktur, pendidikan, hingga kesejahteraan ekonomi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
