<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kejari Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/kejari-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Dec 2025 05:35:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Kejari Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kejari Kupang, Yupiter Selan Turun Jalan: Dari Stiker Anti Korupsi Hingga Sekolah di Desa Soliu</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/kejari-kupang-yupiter-selan-turun-jalan-dari-stiker-anti-korupsi-hingga-sekolah-di-desa-soliu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 05:15:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dari Stiker ke Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Soliu: Hukum Bertemu Harapan]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak Tegas Sejak Dilantik]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Stiker Anti Korupsi di Oelamasi dirangkai dengan Proyek Mangkrak di 24 Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Yupiter Selan Turun Jalan: Dari Stiker Anti Korupsi Hingga Sekolah di Desa Soliu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2266</guid>

					<description><![CDATA[Kampanye Stiker Anti Korupsi di Oelamasi dirangkai dengan Proyek Mangkrak di 24 Kecamatan Oelamasi, 9&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kampanye Stiker Anti Korupsi di Oelamasi dirangkai dengan Proyek Mangkrak di 24 Kecamatan</strong></p>
<p>Oelamasi, 9 Desember 2025<br />
Hari Anti Korupsi Internasional tahun ini terasa berbeda di Kabupaten Kupang. Kepala Kejaksaan Negeri Kupang, Yupiter Selan, S.H., M.H., bersama jajaran turun langsung ke Kantor Bupati, DPRD, Dinas PUPR, dan Dinas Kesehatan di Oelamasi. Mereka membagikan stiker bertuliskan pesan “Stop Korupsi, Selamatkan Masa Depan” kepada pegawai dan masyarakat.</p>
<p>“Korupsi bukan hanya merugikan negara, tapi juga merampas hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang layak. Melalui kampanye ini, kami ingin mengingatkan semua pihak bahwa pembangunan harus bersih dari praktik korupsi,” ujar Yupiter di sela kegiatan.</p>
<p>Stiker sederhana itu menjadi simbol komitmen Kejari Kupang untuk menegakkan integritas. Pesan yang dibawa bukan sekadar slogan, melainkan peringatan keras bahwa hukum akan menindak siapa pun yang bermain-main dengan uang rakyat.</p>
<p><strong>Jejak Tegas Sejak Dilantik</strong></p>
<p>Sejak dilantik pada 30 Juli 2025, Yupiter Selan sudah menorehkan langkah besar. Kejari Kupang menetapkan 10 tersangka dari empat proyek berbeda:<br />
&#8211; Enam orang dari proyek sumur bor Oenuntono.<br />
&#8211; Dua orang dari gedung mangkrak Puskesmas Oesao.<br />
&#8211; Satu orang dari gratifikasi Dana BOK.<br />
&#8211; Satu orang dari kasus Dana Desa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terkait Perumahan 2.100, Komisi Kejaksaan RI: Kontraktor Perbaiki Kerusakan, Kejati NTT: Jika Ada Kelebihan Bayar Dipertanggung Jawabkan</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/terkait-perumahan-2-100-komisi-kejaksaan-ri-kontraktor-perbaiki-kerusakan-kejati-ntt-jika-ada-kelebihan-bayar-dipertanggung-jawabkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 04:47:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[- Ketua Komisi Kejaksaan (Komja) Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Andrew Keya dan Kasih Intel Kupang Robert Takoy]]></category>
		<category><![CDATA[Asisten Perdatam dan Tata Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[Asisten Pidana Khusus Ridwan Sujana Ansar]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Heffinur]]></category>
		<category><![CDATA[Jaja Raharja]]></category>
		<category><![CDATA[Kanit Pidsus Kejari NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Kasi Pidsus Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejati NTT: Jika Ada Kelebihan Bayar Dipertanggung Jawabkan]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Kejaksaan RI: Kontraktor Perbaiki Kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[M.Hum didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)]]></category>
		<category><![CDATA[MH dan Anggota Komja]]></category>
		<category><![CDATA[Mourest A. Kolobani]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Oelamasi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.Dr. Pujiyono Suwadi]]></category>
		<category><![CDATA[SH.]]></category>
		<category><![CDATA[Terkait Perumahan 2.100]]></category>
		<category><![CDATA[Zet Tadung Allo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=1609</guid>

					<description><![CDATA[Oelamasi, &#8211; Ketua Komisi Kejaksaan (Komja) Republik Indonesia, Prof.Dr. Pujiyono Suwadi,SH,MH dan Anggota Komja,Dr. Heffinur,SH,M.Hum&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi</strong>, &#8211; <strong>Ketua Komisi Kejaksaan (Komja) Republik Indonesia, Prof.Dr. Pujiyono Suwadi,SH,MH</strong> dan Anggota Komja,Dr. Heffinur,SH,M.Hum didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Zet Tadung Allo meninjau lansung proses pekerjaan dan realisasi pembangunan Perumahan 2.100 yang diperuntukkan bagi Eks Pejuang Timor Timur di Desa Tolnaku, Fatuleu Kabupaten Kupang.</p>
<p>Dalam peninjauan itu turut disaksikan oleh, <strong>Asisten Pidana Khusus Ridwan Sujana Ansar, Kanit Pidsus Kejari NTT, Mourest A. Kolobani, Asisten Perdatam dan Tata Usaha, Jaja Raharja, Kejari Kupang, Muhammad Ilham, Kasi Pidsus Kupang, Andrew Keya dan Kasih Intel Kupang Robert Takoy</strong>.</p>
<p>Kunjungan Komja RI,Kejati NTT dan Kejari Kupang dilakukan pada hari Selasa, 8 Juli 2025 di Desa Tolnaku, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang .</p>
<p>Sesuai Pantauan Awak Media Komja RI memantau dan melihat lansung beberapa unit rumah yang diperbaiki secara detail</p>
<p>Menurut <strong>Ketua Komja RI,Pujiyono Suwadi</strong> bahwa Kehadiran untuk meninjau dan melihat secara lansung adalah bentuk pengawasan serta menindak lanjuti pengaduan masyarakat ke Kejaksaan RI, dan Berita Viral Tentang pembangunan 2.100 Unit bagi <strong>Eks Pejuang Timor-Timur</strong></p>
<p>Kami meninjau secara lansung untuk memastikan bahwa Rumah yang dibangun untuk eks pejuang Timor-timor bermanfaat ketika di Huni oleh penerima manfaat</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Robert Amheka, Klarifikasi Kasus Dugaan Gratifikasi Dana BOK dan JKN, Naik Status Dari Lik Ke Tahap Dik Di Kejari Kupang</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/robert-amheka-klarifikasi-kasus-dugaan-gratifikasi-dana-bok-dan-jkn-naik-status-dari-lik-ke-tahap-dik-di-kejari-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2025 14:11:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya Operasional Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jaminan Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi Kasus Dugaan Gratifikasi Dana BOK dan JKN]]></category>
		<category><![CDATA[Naik Status Dari Lik Ke Tahap Dik]]></category>
		<category><![CDATA[Robert Amheka]]></category>
		<category><![CDATA[Tipidsus Kejari Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=1267</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Oelamasi, Mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Kupang, dr. Robert Amheka,  mengklarifikasi Berita dari Media ini&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Oelamasi</strong>, Mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Kupang, dr. Robert Amheka,  mengklarifikasi Berita dari Media ini bahwa Kasus Dugaan Gratifikasi Dana BOK (Biaya Operasional Kesehatan dan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, telah Memenuhi unsur PMH (Perbuatan Melawan Hukum) dan  Penyidik Tipisus Kejari Kupang menaikan Statusnya dari Penyelidikan (Lid)  naik Status menjadi Penyidikan.</p>
<p>Menurut dr. Robert Amheka bahwa dirinya telah dipanggil dan diminta keterangan oleh Penyidik Tipisus Kejari Kupang.</p>
<p>&#8220;Benar bahwa saya sebagai Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang telah penuhi panggilan oleh Penyidik Tipisus Kejari Kupang dan saya juga telah memberikan keterangan di Penyidik, &#8220;kata Robert kepada media ini pada Kamis, 1/5/2025.</p>
<p style="padding-left: 40px;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1277" src="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG_20250501_222019.jpg" alt="" width="650" height="677" /></p>
<p>dr Robert, mengatakan bahwa  pada tahun anggaran 2021 &#8211; 2022, merupakan puncak fenomena Covid 19, sehingga Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang berinisiatif untuk melakukan pendampingan dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang (Oelamasi).</p>
<p>Masih menurut dr. Robert bahwa sebelumnya telah melaporkan melalui presentasi di Kejaksaan Kabupaten Kupang tentang anggaran untuk Dana  BOK dan JKN dari APBN pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang tahun 2021 &#8211; 2022, sesuai petunjuk penggunaan anggaran maupun realisasi anggaran yang sama pada tahun – tahun sebelumnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkara Tipikor PDAM Terpidana David Lappe Rihi Incracht, Kejari Kupang Pulihkan Kerugian Negara 323 Juta</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/perkara-tipikor-pdam-terpidana-david-lappe-rihi-incracht-kejari-kupang-pulihkan-kerugian-negara-323-juta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 02:51:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Andrew Keya selaku Jaksa Eksekutor]]></category>
		<category><![CDATA[Incracht]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM]]></category>
		<category><![CDATA[Perkara Tipikor]]></category>
		<category><![CDATA[Pulihkan Kerugian Negara 323 Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Terpidana David Adrianus Lappe Rihi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=787</guid>

					<description><![CDATA[Oelamasi,- Perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Penyertaan Modal dari Pemerintah Kabupaten Kupang kepada Perusahaan Daerah&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi</strong>,- Perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Penyertaan Modal dari Pemerintah Kabupaten Kupang kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kupang Tahun Anggaran 2015-2016 dengan <em><strong>Terpidana atas nama David Adrianus Lappe Rihi</strong></em> yang Telah berkekuatan hukum tetap (Incracht) berdasarkan Putusan Mahkamah Agung nomor: 4421 J/Pid.sus/2023 tanggal 3/10/2023</p>
<p>Menurut <em><strong>Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang di Oelamasi, Muhammad Ilham</strong></em> bahwa dengan <em><strong>Incrachtnya</strong></em> Kasus <em><strong>Tipikor</strong></em> tersebut maka Jaksa Eksekutor Kejari Kabupaten Kupang melakukan Pemulihan Kerugian Negara yang signifikan senilai Rp. 323.201.000, demikian hal itu berdasarkan Rilis dari Kajari Oelamasi hari Sabtu,22/3/2025.</p>
<p>Pemulihan tersebut dilakukan oleh Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang dengan cara melakukan penyetoran ke Kas Negara terhadap hasil lelang obyek barang bukti bernilai ekonomis yang sebelumnya disita oleh Jaksa Penyidik berupa 1 (satu) unit Kendaraan Roda Empat Merek Toyota Fortuner dan 1 (satu) unit Kendaraan Bermotor Roda Dua Merek Kawasaki milik terpidana David Adrianus Lappe Rihi.</p>
<p>“Kedua obyek barang tersebut telah dilelang oleh KPKNL dan hasilnya senilai Rp. 323.201.000 telah disetorkan ke Kas Negara pada tanggal 18 Februari 2025 selanjutnya bukti penyetoran ke kas negara tersebut diserahkan langsung oleh<em><strong> Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Kupang Andrew Keya selaku Jaksa Eksekutor</strong></em> kepada pihak Lapas Kupang pada hari Kamis 20 Maret 2025 untuk selanjutnya diperhitungkan sebagai pengurangan Pidana Uang Pengganti yang dijatuhkan terhadap terpidana David Adrianus Lape Rihi,” Jelas Muhammad Ilham.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
