<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kepala BPKAD Kabupaten Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/kepala-bpkad-kabupaten-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Dec 2025 14:23:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Kepala BPKAD Kabupaten Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Suara Maaf dan Terima Kasih di Tengah Penantian: Sekda Kupang, Bupati, dan Anton Natun dalam Kisah Gaji PPPK</title>
		<link>https://timor-raya.com/sosial-budaya/suara-maaf-dan-terima-kasih-di-tengah-penantian-sekda-kupang-bupati-dan-anton-natun-dalam-kisah-gaji-pppk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2025 12:38:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPRD Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Anton Natun]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi untuk Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Bapak Bupati Kupang Yosef Lede]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dan Anton Natun dalam Kisah Gaji PPPK]]></category>
		<category><![CDATA[dan permohonan maaf PPPK kepada Anton Natun menjadi rangkaian suara yang menandai harapan baru di tengah keterlambatan gaji]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BPKAD Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Mateldius S.J. Sanam]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan maaf Sekda]]></category>
		<category><![CDATA[Rencana Pembayaran Segera]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Seperti hujan yang akhirnya turun setelah kemarau panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara dari Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Maaf dan Terima Kasih di Tengah Penantian: Sekda Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kesehatan PPPK di Kabupaten Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2430</guid>

					<description><![CDATA[Seperti hujan yang akhirnya turun setelah kemarau panjang, permintaan maaf Sekda, apresiasi untuk Bupati, dan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><em><strong>Seperti hujan yang akhirnya turun setelah kemarau panjang, permintaan maaf Sekda, apresiasi untuk Bupati, dan permohonan maaf PPPK kepada Anton Natun menjadi rangkaian suara yang menandai harapan baru di tengah keterlambatan gaji.</strong></em></p>
<p><strong>Kupang</strong>, Seperti detak jam yang sempat tertunda, atau hujan yang datang terlambat di musim kemarau, begitu pula gaji para <strong>tenaga kesehatan PPPK di Kabupaten Kupang</strong> yang baru akan mengalir setelah penantian panjang. Di tengah rasa cemas dan kebutuhan yang tak bisa ditunda, sebuah suara permintaan maaf akhirnya hadir.</p>
<p>Usai ibadah Minggu sore, <strong>Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius S.J. Sanam</strong>, berdiri di hadapan jemaat dengan wajah penuh kesungguhan. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tenaga kesehatan atas keterlambatan pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).</p>
<p>“Kami memahami betul dampak keterlambatan ini terhadap kesejahteraan para tenaga kesehatan. Atas ketidaknyamanan yang terjadi, saya menyampaikan penyesalan yang mendalam,” ujar Mateldius, suaranya terdengar tegas namun sarat empati, Minggu,21/12/2025</p>
<p><strong>Rencana Pembayaran Segera</strong><br />
Mateldius menjelaskan bahwa gaji PPPK <strong>Tahap I untuk bulan November</strong> akan segera dibayarkan pada Senin, 22 Desember 2025.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Libur, Bupati Kupang Kunjungi Pulau Tikus, Tidak Ada Lagi Rapat di hotel</title>
		<link>https://timor-raya.com/wisata/1088-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 12:32:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPRD Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Camat Sulamu]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Libur]]></category>
		<category><![CDATA[Hengki Loden]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BPKAD Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa Pantulan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungi Pulau Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Okto Tahik]]></category>
		<category><![CDATA[Program Asta Cita Presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[Sulamu]]></category>
		<category><![CDATA[survei lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Teldy Sanam]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak Ada Kagi Rapat di hotel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=1088</guid>

					<description><![CDATA[Sulamu, – Bupati Kupang, Yosef Lede memanfatkan setiap waktu untuk berpikir dan membuat terobosan baru&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sulamu</strong>, – Bupati Kupang, Yosef Lede memanfatkan setiap waktu untuk berpikir dan membuat terobosan baru demi kepentingan masyarakat Kabupaten Kupang.</p>
<p>Terobosan baru yang dibuat adalah memanfaatkan hari libur dengan mengunjungi Pulau Tikus yang letaknya di Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Pulau Tikus, yang merupakan Pulau tidak berpenghuni yang rencananya dijadikan salah satu obyek destinasi wisata baru.</p>
<p>Pulau itu bukan hanya dijadikan sebagai spot wisata, namun akan dibangun tempat pertemuan yang nantinya bisa digunakan oleh pemerintah untuk menggelar rapat-rapat, yang selama ini sering dilakukan di Hotel.</p>
<p>“Ke depan tidak ada lagi rapat-rapat di Hotel. Kabupaten Kupang memiliki potensi alam yang begitu indah yang bisa dimanfaatkan, “Jelas Bupati Kabupaten Kupang.<br />
“Pulau Tikus akan dilengkapi dengan fasilitas seperti tempat pertemuan, dan pemerintah membuat agendan rutin dan menggelar rapat di Pulau Tikus”, Tambah Yosef Lede.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-1090 alignleft" src="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250404-WA0024.jpg" alt="" width="650" height="432" /></p>
<p>Ide untuk membangun tempat pertemuan dan obyek distinasi wisata baru di Pulau Tikus bukan hanya sebatas ide dalam pikiran tetapi, oleh Bupati Kupang, lansung melakukan survei ke lokasi bersama Kepala Dinas Pejerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kupang, Teldy Sanam, Kepala BPKAD Kabupaten Kupang Okto Tahik, Anggota DPRD Kabupaten Kupang Hengki Loden, Camat Sulamu dan Kepala Desa Pantulan, Kamis (3/42025).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
