<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kepala sekolah Paud &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/kepala-sekolah-paud/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Jan 2026 12:46:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Kepala sekolah Paud &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pelantikan Tanpa SK: Antara Janji Jabatan dan Kebingungan ASN di Kabupaten Kupang</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/pelantikan-tanpa-sk-antara-janji-jabatan-dan-kebingungan-asn-di-kabupaten-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 12:46:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bahkan berisiko pemblokiran data kepegawaian.]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[fungsional Kepala UPTD Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BKPSDM Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala sekolah Paud]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Sekolah SD dan SMP serta Pengawas Sekolah oleh Bupati Kupang Yosef Lede pada 30 Desember 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Konfirmasi yang Tertahan]]></category>
		<category><![CDATA[Mateldius Sanam]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca pelantikan 941 Pejabat Eselon]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan bisa dianggap tidak sah]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan Tanpa SK: Antara Janji Jabatan dan Kebingungan ASN di Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Persetujuan Teknis (Pertek) BKN dan proses digitalisasi melalui aplikasi Imut.]]></category>
		<category><![CDATA[Potret Kebingungan di Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[Rasanya seperti diberi kunci]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi yang Mengikat]]></category>
		<category><![CDATA[Semy Tinenty]]></category>
		<category><![CDATA[Seorang pejabat Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Tanpa keduanya]]></category>
		<category><![CDATA[tapi pintunya belum dibuka.”]]></category>
		<category><![CDATA[yang juga Ketua Baperjakat]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede sebagai Kepala Pembina Kepegawaian Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2503</guid>

					<description><![CDATA[Kabupaten Kupang, 2 Januari 2026  Pasca pelantikan 941 Pejabat Eselon, fungsional Kepala UPTD Puskesmas, Kepala&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Kupang, 2 Januari 2026 </strong></p>
<p><strong>Pasca pelantikan 941 Pejabat Eselon, fungsional Kepala UPTD Puskesmas, Kepala Sekolah SD dan SMP serta Pengawas Sekolah oleh Bupati Kupang Yosef Lede pada 30 Desember 2025, suasana yang seharusnya penuh kepastian justru berubah menjadi ruang hening penuh tanda tanya. Sejumlah pejabat yang dilantik hingga kini belum mengetahui jabatan apa yang mereka emban, karena SK pengangkatan belum diterbitkan</strong>.</p>
<p><strong>Potret Kebingungan di Lapangan</strong><br />
Bagi para pejabat yang baru saja berdiri di podium pelantikan, momen itu adalah puncak karier sekaligus awal tanggung jawab baru. Namun, tanpa SK, mereka seperti aktor yang sudah naik panggung tetapi tidak tahu naskah apa yang harus dimainkan.</p>
<p><strong>Seorang kepala sekolah yang dilantik mengungkapkan</strong>,<br />
“Kami sudah dilantik dengan penuh harapan, tapi sampai hari ini belum ada SK. Guru-guru bertanya kapan saya mulai memimpin, sementara saya sendiri tidak tahu harus menjawab apa.”</p>
<p><strong>Seorang pejabat Puskesmas menambahkan</strong>,<br />
“Saya ingin segera bekerja di Puskesmas, menyusun program pelayanan. Tapi tanpa SK, saya takut salah langkah. <strong>Rasanya seperti diberi kunci, tapi pintunya belum dibuka</strong>.”</p>
<p><strong>Kebingungan ini bukan sekadar</strong> <strong>administratif</strong>. Ia menyentuh sisi psikologis ASN yang terbiasa bekerja dengan kepastian struktur. Tanpa SK, mereka ragu mengambil keputusan, takut melangkah salah, dan khawatir dianggap melanggar aturan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Kabupaten Kupang Yosef Lede perintahkan Kepala Sekolah dan Komite Hentikan Pungutan di Sekolah</title>
		<link>https://timor-raya.com/pendidikan/bupati-kabupaten-kupang-yosef-lede-perintahkan-kepala-sekolah-dan-komite-hentikan-pungutan-di-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 02:27:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kabupaten Kupang Yosef Lede perintahkan Kepala Sekolah dan Komite Hentikan Pungutan di Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala sekolah Paud]]></category>
		<category><![CDATA[PKBM]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Operator Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[TK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=748</guid>

					<description><![CDATA[Oelamasi, &#8211; Bupati Kabupaten Kupang Yosef Lede Memerintahkan Para Kepala Sekolah SD,SMP segera adakan Rapat&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi</strong>, &#8211; Bupati Kabupaten Kupang Yosef Lede Memerintahkan Para Kepala Sekolah SD,SMP segera adakan Rapat dengan Komote Sekolah beserta orang Tua/wali siswa dan bersepakat untuk hentikan Pungutan atas nama Komite Sekolah dengan membebani Orang Tua/ Wali Siswa dengan sejumlah Uang yang ditetapkan untuk dibayar setiap bulan. Hal ini disampaikan Bupati Yosef Lede ketika diadakan Rapat Evaluasi dan Koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang bersama kepala sekolah PAUD,TK SD,SMP, Operator Sekolah dan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) di Halaman Kantor Bupati Kupang Oelamasi pada hari Jumat, tanggal 7/3/2025</p>
<p>Yosep Lede menegaskan bahwa telah ada Peraturan dari Pemerintah Pusat bahwa dilarang ada Pungutan atas Nama Komite untuk membebani Orang Tua dan /Wali Siswa dengan Pungutan setiap bulan</p>
<p>Para Kepala Sekolah silahkan baca dan Pahami apa yang tertera dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah, Aturan itu sudah menegaskan bahwa Komite Sekolah, baik perseorangan maupun kolektif, dilarang melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/walinya dalam Pasal 10 ayat (2) permendikbut itu berbunyi: <em><strong>P</strong><strong>enggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya berbentuk bantuan dan/atau Sumbangan bukan Pungutan.</strong></em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
