<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ketua DPC PDI Perjuangan &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/ketua-dpc-pdi-perjuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Feb 2026 10:31:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Ketua DPC PDI Perjuangan &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Deasy Ballo: Gerbong Gaji ASN-PPPK Kabupaten Kupang Tertahan di Rel Mutasi</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/deasy-ballo-gerbong-gaji-asn-pppk-kabupaten-kupang-tertahan-di-rel-mutasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 10:22:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Anton Natun]]></category>
		<category><![CDATA[bersama Wakil Bupati Aurum Titu Eki]]></category>
		<category><![CDATA[Deasy Ballo-Foeh]]></category>
		<category><![CDATA[Deasy Ballo: Gerbong Gaji ASN-PPPK Kabupaten Kupang Tertahan di Rel Mutasi]]></category>
		<category><![CDATA[Deasy meminta Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPC PDI Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Fraksi Hanura DPRD Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Menegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembatalan Pelantikan Lebih Bijak daripada Membiarkan Ribuan ASN-PPPK Terjebak Utang dan Ketidakpastian]]></category>
		<category><![CDATA[Yosep Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3097</guid>

					<description><![CDATA[Ketua DPC PDI Perjuangan, Deasy Ballo-Foeh, Menegaskan, Pembatalan Pelantikan Lebih Bijak daripada Membiarkan Ribuan ASN-PPPK&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Ketua DPC PDI Perjuangan, Deasy Ballo-Foeh, Menegaskan, Pembatalan Pelantikan Lebih Bijak daripada Membiarkan Ribuan ASN-PPPK Terjebak Utang dan Ketidakpastian</strong></em></p>
<p><strong>Seperti kereta api yang berhenti mendadak di tengah rel, ribuan ASN-PPPK Kabupaten Kupang kini terjebak dalam perjalanan yang tak kunjung sampai ke stasiun kesejahteraan. Gerbong yang seharusnya membawa gaji sebagai bekal hidup justru tertahan oleh palang mutasi massal yang belum jelas jalur hukumnya. Di balik deru mesin birokrasi, para pegawai hanya bisa menunggu kepastian, sementara beban utang dan kebutuhan rumah tangga terus menekan roda kehidupan mereka.</strong></p>
<p><strong>Kabupaten Kupang-NTT,&#8212;Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kupang, Deasy Ballo-Foeh,</strong> menegaskan bahwa tertahannya gaji ribuan ASN bukan sekadar masalah administratif, melainkan pelanggaran terhadap hak dasar yang dijamin undang-undang.</p>
<p>Dalam wawancara via telepon <em><strong>WhatsApp</strong></em>, Senin (9/2/2026), <strong>Deasy</strong> meminta <strong>Bupati Kupang, Yosep Lede, bersama Wakil Bupati Aurum Titu Eki</strong>, untuk bertanggung jawab penuh. Menurutnya, jika mutasi massal menjadi <strong>biang kerok carut-marut administras</strong>i, maka langkah bijak adalah membatalkan SK pelantikan tersebut.</p>
<p>“Pemerintah hadir untuk menjamin kesejahteraan. <strong>ASN</strong> sudah menjalankan kewajibannya, sehingga tidak boleh main-main dengan hak mereka,” tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
