<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Rote Ndao &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/ketua-ikatan-dokter-indonesia-idi-rote-ndao/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Feb 2026 23:10:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Rote Ndao &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pesawat Kesehatan Rote Kehilangan Navigasi: RSUD Ba’a Krisis Dokter Kandungan dan Penyakit Dalam</title>
		<link>https://timor-raya.com/kesehatan/pesawat-kesehatan-rote-kehilangan-navigasi-rsud-baa-krisis-dokter-kandungan-dan-penyakit-dalam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 11:34:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur RSUD Ba’a]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Yulia E. Krones]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Rote Ndao]]></category>
		<category><![CDATA[kini kosong. Kondisi ini membuat pelayanan kesehatan dasar terganggu]]></category>
		<category><![CDATA[membenarkan bahwa saat ini Kabupaten Rote Ndao mengalami kekosongan dua spesialis mayor]]></category>
		<category><![CDATA[Mulat Daruranto]]></category>
		<category><![CDATA[Pesawat Kesehatan Rote Kehilangan Navigasi: RSUD Ba’a Krisis Dokter Kandungan dan Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[ROTE NDAO — Krisis dokter spesialis kembali menghantui RSUD Ba’a]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sakit tipe D paripurna di Pulau Rote. Dua spesialis mayor]]></category>
		<category><![CDATA[terutama saat rujukan ke Kupang terhalang cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[yakni kandungan dan penyakit dalam]]></category>
		<category><![CDATA[yakni Penyakit Dalam  Obstetri-Ginekologi (Obgyn).]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3178</guid>

					<description><![CDATA[ROTE NDAO — Krisis dokter spesialis kembali menghantui RSUD Ba’a, rumah sakit tipe D paripurna&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ROTE NDAO — Krisis dokter spesialis kembali menghantui RSUD Ba’a, rumah sakit tipe D paripurna di Pulau Rote. Dua spesialis mayor, yakni kandungan dan penyakit dalam, kini kosong. Kondisi ini membuat pelayanan kesehatan dasar terganggu, terutama saat rujukan ke Kupang terhalang cuaca ekstrem</strong>.</p>
<p>Bayangkan sebuah pesawat kecil yang harus terbang di atas lautan luas. Pesawat itu lengkap dengan mesin, kru, dan penumpang. Namun, tanpa pilot dan kopilot, setiap turbulensi bisa berujung pada tragedi. RSUD Ba’a di Pulau Rote adalah pesawat kesehatan masyarakat. <strong>Gedung, peralatan, dan tenaga medis umum adalah badan pesawat. Tetapi dokter spesialis adalah pilot yang memastikan pesawat ini bisa terbang aman dan sampai tujuan.</strong></p>
<p><strong>Sebagai rumah sakit tipe D paripurna, RSUD Ba’a seharusnya memiliki tujuh dokter spesialis utama: kandungan, bedah, anak, penyakit dalam, radiologi, patologi klinik, dan anestesi</strong>. <strong>Namun, dua spesialis mayor kini kosong: dokter kandungan dan dokter penyakit dalam. Kekosongan ini bukan sekadar pelanggaran standar, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan pasien.</strong></p>
<p><strong>RSUD Ba’a berada di Pulau Rote</strong>, sementara rujukan lanjutan harus ke rumah sakit di Pulau Timor. Pada musim hujan ekstrem, BMKG sering melarang pelayaran laut dan penerbangan udara. Jika pada saat itu ada pasien yang harus dirujuk—misalnya <strong>ibu hamil dengan komplikasi atau pasien penyakit kronis yang kritis—maka pilihan satu-satunya adalah pasrah. Tanpa dokter kandungan dan penyakit dalam di RSUD Ba’a, nyawa pasien bergantung pada cuaca</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
