<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Klarifikasi Sekwan DPRD Kupang Sekretaris DPRD Kabupaten Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/klarifikasi-sekwan-dprd-kupang-sekretaris-dprd-kabupaten-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Dec 2025 05:09:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Klarifikasi Sekwan DPRD Kupang Sekretaris DPRD Kabupaten Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Piring Kosong di Meja Rakyat: Polemik Hutang Makan DPRD Kabupaten Kupang Miliar per Tahun</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/piring-kosong-di-meja-rakyat-polemik-hutang-makan-dprd-kabupaten-kupang-miliar-per-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2025 03:49:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Awal Polemik: Ocehan Aci Viral di Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Bantahan Keras dari Restoran Nelayan Serly Nu menolak klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa rilis Sekwan bersifat sepihak:]]></category>
		<category><![CDATA[Ketika Rapat Wakil Rakyat disajikan Hidangan]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi Sekwan DPRD Kupang Sekretaris DPRD Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Novita Foenay]]></category>
		<category><![CDATA[Piring Kosong di Meja Rakyat: Polemik Hutang Makan DPRD Kabupaten Kupang Miliar per Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Publik Bertanya: Siapa yang Menanggung Tagihan Tak Kunjung Lunas]]></category>
		<category><![CDATA[sehingga restoran harus menunggu cicilan]]></category>
		<category><![CDATA[Serly menambahkan bahwa pembayaran tertunda karena dana GU (Ganti Uang) dialihkan untuk kepentingan Bimtek 35 anggota DPRD ke Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2444</guid>

					<description><![CDATA[Ketika Rapat Wakil Rakyat disajikan Hidangan, Publik Bertanya: Siapa yang Menanggung Tagihan Tak Kunjung Lunas&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Ketika Rapat Wakil Rakyat disajikan Hidangan, Publik Bertanya: Siapa yang Menanggung Tagihan Tak Kunjung Lunas</strong></em></p>
<p>Kabupaten Kupang, NTT,&#8211;Seperti <strong>meja makan keluarga</strong> yang harusnya jadi tempat kebersamaan, <strong>meja rapat DPRD Kabupaten Kupang</strong> kini menyisakan piring kosong. Bukan karena tak ada hidangan, melainkan karena tagihan makan-minum yang belum terbayar, meninggalkan rasa getir di tengah rakyat yang menunggu transparansi.</p>
<p><strong>Awal Polemik: Ocehan Aci Viral di Media Sosial</strong><br />
Beberapa pekan terakhir publik dihebohkan oleh <strong>video ocehan Serly Nu</strong>, pemilik <strong>Restoran Nelayan Kupang</strong>, yang beredar di <strong>Facebook dan WhatsApp</strong>. Dalam video itu, Serly menuding Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang masih berhutang sebesar Rp 442 juta lebih.</p>
<p>“Sisa di mereka itu sebesar Rp 442 juta lebih, karena saya baru terima tiga kali: Rp 200 juta, Rp 250 juta, dan Rp 60 juta,” tandas Serly.</p>
<p>Serly menegaskan bahwa pola pembayaran selama ini dilakukan dengan sistem cicilan setelah kebutuhan makan-minum rapat dan sidang terpenuhi.</p>
<p><strong>Klarifikasi Sekwan DPRD Kupang</strong><br />
<strong>Sekretaris DPRD Kabupaten Kupang, Novita Foenay</strong>, merespons cepat dengan video klarifikasi yang beredar di <strong>Group WhatsApp</strong> dan Medsos Lainnya. <strong>Didampingi pengacaranya, Bildad Thonak</strong>, Novita menyatakan:</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
