<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kota Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/kota-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Mar 2026 04:36:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Kota Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Obor Damai dari Perbatasan Timor Leste Menuju Titik Nol Selatan Indonesia</title>
		<link>https://timor-raya.com/sosial-budaya/obor-damai-dari-perbatasan-timor-leste-menuju-titik-nol-selatan-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 04:36:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[--- Seperti obor yang menyalakan harapan di tengah gelap malam]]></category>
		<category><![CDATA[dan Prosesi Puncak Paskah.]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Paskah 2026 akan digelar dalam tiga prosesi besar: Prosesi Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Paskah 2026 yang dipersiapkan pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) akan menjadi cahaya persatuan dari Nusa Tenggara Timur untuk Indonesia.]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Obor Damai dari Perbatasan Timor Leste Menuju Titik Nol Selatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[obor perdamaian akan diseberangkan ke Pulau Rote dan ditempatkan di titik nol selatan Indonesia sebagai simbol pesan damai dari beranda selatan Indonesia.]]></category>
		<category><![CDATA[Prosesi Galilea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3365</guid>

					<description><![CDATA[Kota Kupang,NTT, &#8212; Seperti obor yang menyalakan harapan di tengah gelap malam, Festival Paskah 2026&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kota Kupang,NTT, &#8212; Seperti obor yang menyalakan harapan di tengah gelap malam, Festival Paskah 2026 yang dipersiapkan pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) akan menjadi cahaya persatuan dari Nusa Tenggara Timur untuk Indonesia.</strong></p>
<p><strong>Festival Paskah 2026</strong> akan digelar dalam tiga prosesi besar: <strong>Prosesi Damai, Prosesi Galilea, dan Prosesi Puncak Paskah. Kegiatan ini diprakarsai oleh pemuda Sinode GMIT dengan dukungan panitia yang dipimpin Simson Polin, anggota Komisi IV DPRD NTT. Prosesi dijadwalkan berlangsung pada April 2026 sesuai kalender Paskah</strong>.</p>
<p><strong>Simson Polin</strong> menjelaskan, “Perayaan ini kami kemas dalam tiga prosesi utama. Bukan hanya sebagai perayaan iman, tetapi juga momentum merajut persatuan dan menyampaikan pesan damai dari NTT untuk Indonesia dan Dunia.”</p>
<p>Prosesi Damai akan dimulai dari Atambua, Kabupaten Belu, dengan membawa obor perdamaian melintasi Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Kupang, lalu dibawa dalam pawai malam Paskah di Kota Kupang. Rute pawai direncanakan dimulai dari Bundaran PU, melewati Jalan El Tari, dan berakhir di Gereja Kota Kupang. Sejumlah pejabat daerah, termasuk Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang, dijadwalkan hadir dalam puncak kegiatan tersebut. <strong>Usai perayaan, obor perdamaian akan diseberangkan ke Pulau Rote dan ditempatkan di titik nol selatan Indonesia sebagai simbol pesan damai dari beranda selatan Indonesia</strong>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank NTT Targetkan 3.450 Debitur Baru, Akademisi Minta Pendampingan UMKM</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/bank-ntt-targetkan-3-450-debitur-baru-akademisi-minta-pendampingan-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 12:27:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[2 Maret 2026 — Akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Akademisi Minta Pendampingan UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT Targetkan 3.450 Debitur Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Dr Roland E. Fanggidae]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[mendorong PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT untuk memperkuat mitigasi risiko dalam penyaluran Kredit Usaha Mikro (KUR) senilai Rp350 miliar pada tahun 2026.]]></category>
		<category><![CDATA[namun masih mengeluhkan proses administrasi yang dinilai rumit.]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku UMKM sambut baik penyaluran KUR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3318</guid>

					<description><![CDATA[Pelaku UMKM sambut baik penyaluran KUR, namun masih mengeluhkan proses administrasi yang dinilai rumit. Kota&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pelaku UMKM sambut baik penyaluran KUR, namun masih mengeluhkan proses administrasi yang dinilai rumit</strong>.</p>
<p><strong>Kota Kupang, 2 Maret 2026 — Akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Dr Roland E. Fanggidae, mendorong PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT untuk memperkuat mitigasi risiko dalam penyaluran Kredit Usaha Mikro (KUR) senilai Rp350 miliar pada tahun 2026.</strong></p>
<p>Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undana itu menegaskan, langkah mitigasi diperlukan agar tidak terulang persoalan kredit macet yang pernah terjadi sebelumnya. “Bank NTT perlu melakukan mitigasi risiko secara serius, mulai dari penilaian kelayakan debitur, kelengkapan dokumen, hingga analisis kredit yang lebih ketat,” ujarnya di Kupang, Selasa (24/2).</p>
<p>Bank NTT kembali mendapat kepercayaan menyalurkan KUR setelah sempat dihentikan akibat tingginya kredit bermasalah. Total alokasi KUR tahun ini terdiri dari KUR mikro Rp100 miliar, KUR kecil Rp200 miliar, serta KUR penempatan pekerja migran Indonesia Rp50 miliar, dengan target menjangkau sedikitnya 3.450 debitur baru.</p>
<p>Menurut Roland, jaringan Bank NTT yang tersebar di pelosok daerah menjadi peluang strategis untuk memperluas akses pembiayaan. Namun, ia menekankan perlunya pengawasan berkelanjutan serta literasi keuangan bagi penerima KUR. “Dana pinjaman harus digunakan untuk kegiatan produktif agar hasilnya dapat digunakan untuk pengembalian pinjaman. Jika digunakan untuk kebutuhan konsumtif, risiko gagal bayar akan meningkat,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Melki Laka Lena: Perahu Pers Menembus Ombak Zaman</title>
		<link>https://timor-raya.com/tak-berkategori/gubernur-melki-laka-lena-perahu-pers-menembus-ombak-zaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 07:10:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[dan Mendukung Produk Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Emanuel Melkiades Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Melki Laka Lena: Perahu Pers Menembus Ombak Zaman]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT Dorong Insan Pers Tetap Kritis]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pers Nasional ke-80]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers. “]]></category>
		<category><![CDATA[profesional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3089</guid>

					<description><![CDATA[Hari Pers Nasional ke-80, Gubernur NTT Dorong Insan Pers Tetap Kritis, Profesional, dan Mendukung Produk&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hari Pers Nasional ke-80, Gubernur NTT Dorong Insan Pers Tetap Kritis, Profesional, dan Mendukung Produk Lokal</strong></p>
<p><strong>Seperti sebuah perahu yang berlayar di lautan luas, pers selalu menembus ombak zaman. Kadang ombak itu tenang, kadang bergelora, namun perahu tetap harus berlayar. Demikianlah peran pers: menjaga keseimbangan layar demokrasi, mengarahkan haluan informasi, dan memastikan masyarakat tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus teknologi dan berita yang berdesakan.</strong></p>
<p><strong>Kota Kupang, &#8212; Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers</strong>. “Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT, saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional ke-80. Terima kasih atas peran pers yang menjaga demokrasi berjalan baik di tengah dinamika, memberikan informasi yang mencerahkan, mencerdaskan, serta membawa kebaikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya usai memimpin rapat bersama jajaran pemerintah provinsi.</p>
<p>Melki menekankan, di tengah derasnya perkembangan teknologi, pers dituntut tetap menjunjung profesionalitas, objektivitas, netralitas, dan independensi. Lebih dari itu, pers harus kritis dalam mengawal pembangunan agar program pemerintah berjalan sesuai harapan rakyat. “Pers adalah alat kontrol masyarakat, garda terdepan melawan hoaks, membangkitkan optimisme, sekaligus akselerator perubahan,” tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nasabah Nilai ATM dan Aplikasi Non Tunai Bank NTT Beri Manfaat Ganda</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/siprianus-pani-minta-bank-ntt-segera-perbaiki-mesin-atm-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 17:14:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[--Nasabah Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[menilai keberadaan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan aplikasi non tunai yang disediakan Bank NTT memberikan manfaat ganda bagi nasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasabah Nilai ATM dan Aplikasi Non Tunai Bank NTT Beri Manfaat Ganda]]></category>
		<category><![CDATA[Siprianus Pani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2723</guid>

					<description><![CDATA[Kota Kupang, &#8211;Nasabah Bank NTT, Siprianus Pani, menilai keberadaan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kota Kupang, &#8211;Nasabah Bank NTT, Siprianus Pani, menilai keberadaan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan aplikasi non tunai yang disediakan Bank NTT memberikan manfaat ganda bagi nasabah</strong>. Hal itu disampaikan Siprianus saat diwawancarai media pada Rabu (14/01).</p>
<p>Menurutnya, fasilitas ATM memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan sehari-hari, mulai dari tarik tunai, transfer, hingga pembayaran tanpa harus datang ke kantor cabang. “ATM benar-benar membantu kami menghemat waktu dan tenaga,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, Siprianus menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi non tunai Bank NTT seperti Be Pung Mobile, layanan pembayaran digital QRIS, serta integrasi CMS dan Siskeudes Online. Ia menyebut aplikasi tersebut tidak hanya memudahkan transaksi pribadi, tetapi juga mendukung transparansi keuangan desa dan aktivitas ekonomi masyarakat.</p>
<p>“Dengan aplikasi non tunai, kami bisa bertransaksi kapan saja dan di mana saja. Manfaatnya ganda, praktis sekaligus aman,” kata Siprianus.</p>
<p>Bank NTT sendiri terus mendorong nasabah untuk terbiasa menggunakan layanan digital sebagai bagian dari transformasi perbankan daerah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank NTT Gelar Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP untuk ASN</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/bank-ntt-gelar-sosialisasi-kpr-sejahtera-flpp-untuk-asn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 02:24:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[– Bank NTT bersama BP Tapera dan Pemerintah Provinsi NTT menggelar sosialisasi Program Pembiayaan KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT Gelar Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP untuk ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2374</guid>

					<description><![CDATA[Kota Kupang, – Bank NTT bersama BP Tapera dan Pemerintah Provinsi NTT menggelar sosialisasi Program&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kota Kupang, – Bank NTT bersama BP Tapera dan Pemerintah Provinsi NTT menggelar sosialisasi Program Pembiayaan KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).</strong> Kegiatan yang berlangsung di Aula El Tari Kupang ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai manfaat, hak, dan kewajiban dalam program perumahan nasional yang menjadi bagian dari agenda Asta Cita Presiden Prabowo.</p>
<p>Kepala BKD Provinsi NTT, Yosef Rasi, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyediaan rumah layak huni menjadi fokus penting pemerintah pusat. “Rumah adalah salah satu indikator kemiskinan nasional. Karena itu, program perumahan harus dipahami sebagai strategi untuk menekan angka kemiskinan,” ujarnya.pada 2/12/2025</p>
<p>Yosef menambahkan, sosialisasi ini memiliki dua makna utama: memberikan penjelasan komprehensif tentang program BP Tapera sekaligus membuka ruang bagi ASN untuk menyampaikan masukan. Ia juga mengajak peserta agar informasi yang diperoleh dapat diteruskan kepada masyarakat luas sehingga program pemerintah benar-benar dimanfaatkan secara optimal.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Kredit, Komersial, dan Menengah Bank NTT, Soleman Bisilisin, memaparkan capaian pembiayaan FLPP yang telah dijalankan Bank NTT. Sejak 2016, Bank NTT telah menyalurkan pembiayaan kepada 2.042 debitur dengan total nilai sekitar Rp201 miliar. Kerja sama dilakukan dengan 16 pengembang, terdiri atas 10 developer di Kota dan Kabupaten Kupang serta enam lainnya di Flores dan Rote. Soleman menekankan, untuk memudahkan ASN, pembayaran angsuran dapat dilakukan melalui mekanisme pemotongan gaji.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pidana Kerja Sosial: Dari Aula El Tari ke Jalan-Jalan Kota Kupang</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/pidana-kerja-sosial-dari-aula-el-tari-ke-jalan-jalan-kota-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 15:44:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[- Aula El Tari Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Dari Retribusi ke Restorasi]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur E Jampidum Kejagung RI]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum yang Menyentuh Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kehadiran Robert M. Tacoy]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan untuk Kepala Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana Kerja Sosial: Dari Aula El Tari ke Jalan-Jalan Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi Jaksa dan Pemerintah Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2350</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Kota Kupang, &#8211; Aula El Tari Kupang siang itu terasa berbeda. Bukan sekadar ruang&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kota Kupang, &#8211; Aula El Tari Kupang</strong> siang itu terasa berbeda. Bukan sekadar ruang protokol, melainkan panggung lahirnya sebuah gagasan yang bisa mengubah wajah peradilan di Nusa Tenggara Timur. Di hadapan pejabat, jaksa, dan kepala daerah, <strong>Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo</strong> menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi NTT: komitmen bersama untuk menerapkan pidana kerja sosial.</p>
<p>“Pidana kerja sosial memberi peluang bagi pelaku untuk memperbaiki kesalahan sambil menghasilkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Roch, suaranya mantap, seolah ingin menegaskan bahwa hukum tak selalu harus berwajah dingin dan menghukum, di Aula Eltari Senin,15/12/2025</p>
<p><strong>Dari Retribusi ke Restorasi</strong><br />
Pidana kerja sosial adalah jalan tengah antara keadilan dan kemanusiaan. Jika dulu hukuman identik dengan jeruji besi, kini ada ruang untuk restorasi.</p>
<p>Roch menggambarkan pidana kerja sosial sebagai kesempatan bagi pelaku untuk menebus kesalahan dengan karya nyata: memperbaiki fasilitas umum, membersihkan lingkungan, atau membantu layanan sosial. “Hasilnya harus memberi nilai tambah kepada komunitas penerima, bukan sekadar simbol hukuman,” katanya.</p>
<p>Bayangkan seorang pelanggar ringan yang biasanya mendekam di sel sempit, kini justru membersihkan taman kota atau mengecat sekolah. Hukuman berubah menjadi kontribusi, stigma berganti dengan pembinaan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Momentum Baru Bank NTT: Gubernur Melki Laka Lena Tekankan Lima Agenda Strategis</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/momentum-baru-bank-ntt-gubernur-melki-laka-lena-tekankan-lima-agenda-strategis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 07:43:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Bank Pembangunan Daerah NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Lima Agenda Strategis Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Momentum Baru Bank NTT: Gubernur Melki Laka Lena Tekankan Lima Agenda Strategis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2193</guid>

					<description><![CDATA[Agenda meliputi tata kelola, literasi keuangan, digitalisasi layanan, permodalan, dan komunikasi publik Kota Kupang, –&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Agenda meliputi tata kelola, literasi keuangan, digitalisasi layanan, permodalan, dan komunikasi publik</strong></em></p>
<p><strong>Kota Kupang, – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Bank Pembangunan Daerah NTT</strong> (Bank NTT), <strong>Melki Laka Lena,</strong> melantik jajaran Komisaris dan Direksi baru Bank NTT di Aula Fernandez, Lantai 4 Kantor Gubernur.</p>
<p>Dalam arahannya, Melki menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum penting untuk mempercepat transformasi tata kelola dan budaya kerja Bank NTT.</p>
<p>“Bank NTT harus menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi daerah. Pelantikan ini adalah tonggak penting untuk menjadikan Bank NTT lembaga keuangan yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat NTT,” ujar Melki pada Hari Kamis, 13/11/2025</p>
<p><strong>Mantan anggota DPR RI</strong> itu menekankan bahwa transformasi Bank NTT harus diwujudkan melalui kepemimpinan yang melayani, pengambilan keputusan berbasis data, serta strategi matang agar Bank NTT lebih tangguh dan kompetitif, baik di tingkat regional maupun nasional.</p>
<p><strong>Lima Agenda Strategis Bank NTT</strong></p>
<p>Dalam pidatonya, Melki Laka Lena menekankan lima agenda strategis yang harus segera dijalankan oleh direksi dan komisaris baru:<br />
1. Menegakkan tata kelola yang disiplin dan berintegritas, dengan keteladanan pimpinan di setiap level.<br />
2. Menata kembali arah bisnis Bank NTT agar tumbuh sehat, berkelanjutan, dan berbasis potensi ekonomi daerah.<br />
3. Meningkatkan literasi dan inklusi keuangan hingga ke pelosok NTT, termasuk mempercepat digitalisasi layanan.<br />
4. Memperkuat permodalan dan manajemen risiko agar Bank NTT mampu bersaing secara nasional.<br />
5. Membangun komunikasi efektif antara manajemen baru, pemegang saham, dan masyarakat untuk memastikan seluruh kebijakan mencerminkan kepentingan publik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesan Tegas PSP, Gubernur Melki Laka Lena : Jaga Citra dan Perkuat Peran Bank NTT</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/pesan-tegas-psp-gubernur-melki-laka-lena-jaga-citra-dan-perkuat-peran-bank-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 07:09:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[– Pelantikan Charlie Paulus sebagai Direktur Utama Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus pada Ekonomi Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Melki Laka Lena : Jaga Citra dan Perkuat Peran Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Menjaga Citra Lembaga]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan Charlie Paulus menandai babak baru bagi Bank NTT.]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan keras PSP: jaga citra lembaga agar kepercayaan publik terhadap Bank NTT kembali pulih]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan Tegas PSP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2189</guid>

					<description><![CDATA[Pesan keras PSP: jaga citra lembaga agar kepercayaan publik terhadap Bank NTT kembali pulih. .&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Pesan keras PSP: jaga citra lembaga agar kepercayaan publik terhadap Bank NTT kembali pulih</strong></em>.</p>
<p>.</p>
<p><strong>Kota Kupang, – Pelantikan Charlie Paulus sebagai Direktur Utama Bank NTT</strong> menjadi momentum penting tidak hanya pergantian kepemimpinan, tetapi juga penegasan agenda<strong> besar “bersih-bersih” internal yang ditekankan langsung oleh Pemegang Saham Pengendali (PSP), Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.</strong></p>
<p>Dalam arahannya, Gubernur Melki menegaskan perlunya langkah cepat memperbaiki tata kelola Bank NTT yang selama ini kerap menjadi sorotan publik, termasuk kasus-kasus hukum yang menyeret oknum pegawai.</p>
<p>“Tata kelola harus segera dibenahi. Jangan lagi ada ruang bagi praktik yang merugikan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap Bank NTT,” tegas Melki. Pada hari Kamis 13/11/2025.</p>
<p><strong>Fokus pada Ekonomi Rakyat</strong></p>
<p>Selain penataan internal, Gubernur Melki meminta jajaran direksi baru menempatkan Bank NTT kembali pada jalur sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang sesungguhnya. Ia menekankan pentingnya mendorong sektor pertanian, perikanan, dan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.</p>
<p>“Bank NTT harus hadir di tengah masyarakat, mendukung sektor produktif yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Antusias, Transaksi di Loket Bank NTT MPP Kupang Meningkat</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/warga-antusias-transaksi-di-loket-bank-ntt-mpp-kupang-meningkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 06:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[– Layanan Bank Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Sallya Malisa Lodo Ngagu]]></category>
		<category><![CDATA[teller Bank NTT y]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi di Loket Bank NTT MPP Kupang Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Antusias]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2183</guid>

					<description><![CDATA[Kota Kupang,– Layanan Bank Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) di kantor Dinas Penanaman Modal dan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kota Kupang</strong>,– <strong>Layanan Bank Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP</strong>) dengan pendekatan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang terus menunjukkan peningkatan kunjungan masyarakat.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh <strong>Sallya Malisa Lodo Ngagu, teller Bank NTT</strong> yang setiap hari bertugas di loket pembayaran MPP. Menurutnya, dalam sepekan terakhir jumlah kunjungan meningkat signifikan setelah layanan pembayaran pajak resmi tersedia di kantor DPMPTSP.</p>
<p>“Kini dengan hadirnya loket Bank NTT di dalam MPP, proses pembayaran menjadi lebih cepat dan efisien,” ujar Sallya kepada pada Senin 24/11/2025</p>
<p><strong>Transaksi yang Paling Banyak Dilakukan</strong></p>
<p>Loket Bank NTT di MPP Kupang melayani berbagai pembayaran penting, di antaranya:<br />
&#8211; <strong>Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) </strong><br />
<strong>&#8211; Uang sekolah </strong><br />
<strong>&#8211; Tagihan air minum kabupaten/kota </strong><br />
<strong>&#8211; Pembayaran Samsat</strong></p>
<p>Kehadiran loket ini memudahkan masyarakat menyelesaikan lebih dari satu keperluan sekaligus. Misalnya, setelah mengecek pajak PBB di loket Bapenda, warga bisa langsung berpindah ke loket Bank NTT untuk melakukan pembayaran tanpa harus keluar gedung.</p>
<p><strong>Fokus Layanan</strong></p>
<p>Sallya menjelaskan bahwa loket Bank NTT di MPP khusus melayani pembayaran, bukan layanan kas seperti pembukaan rekening, pembuatan ATM, atau aktivasi mobile banking.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Kupang Belum Setor Temuan BPK, Kajari Shirley: Tidak Ada Toleransi Kebocoran Uang Negara</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/dprd-kota-kupang-belum-setor-temuan-bpk-kajari-shirley-tidak-ada-toleransi-kebocoran-uang-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 15:57:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Kupang Belum Setor Temuan BPK]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari Shirley: Tidak Ada Toleransi Kebocoran Uang Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kupang Tegas Berantas Tipikor]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[M. Hum]]></category>
		<category><![CDATA[Maria Dolores Rita Haryani]]></category>
		<category><![CDATA[S.H]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris DPRD Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Shirley Manutede]]></category>
		<category><![CDATA[temuan BPK RI Perwakilan NTT Tahun 2023 tersebut wajib dikembalikan ke kas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2161</guid>

					<description><![CDATA[Kota Kupang, Sejumlah mantan anggota DPRD Kota Kupang periode 2019–2024 hingga kini belum mengembalikan temuan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Kota Kupang</strong>, Sejumlah mantan anggota DPRD Kota Kupang periode 2019–2024 hingga kini belum mengembalikan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTT terkait kelebihan pembayaran perjalanan dinas.</p>
<p><strong>Sekretaris DPRD Kota Kupang, Maria Dolores Rita Haryani</strong>, mengungkapkan bahwa pengembalian temuan BPK baru mencapai sekitar 90 persen.</p>
<p>&#8220;Masih ada sejumlah mantan anggota DPRD yang belum sama sekali mengembalikan. Saya berkomitmen akan mendatangi mereka untuk memastikan kapan pengembalian dilakukan,” ujarnya kepada wartawan.</p>
<p>Rita menambahkan, <strong>temuan BPK RI Perwakilan NTT Tahun 2023 tersebut wajib dikembalikan ke kas</strong> daerah karena merupakan kelebihan pembayaran atas perjalanan dinas anggota DPRD periode lalu. Ia juga mengakui telah dimintai keterangan oleh tim penyelidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang.</p>
<p>“Saya sudah dimintai klarifikasi oleh penyelidik Kejari terkait dugaan korupsi kelebihan pembayaran perjalanan dinas. Selain saya, Kasubag Perbendaharaan juga sudah dipanggil,” jelasnya.</p>
<p><strong>Kejari Kupang Tegas Berantas Tipikor</strong></p>
<p><strong>Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Shirley Manutede, S.H., M.Hum</strong>., menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap kebocoran uang negara.</p>
<p>“Sebagai aparat penegak hukum, saya memiliki tanggung jawab untuk memberantas korupsi di wilayah hukum Kejari Kota Kupang. Tidak ada toleransi terhadap kebocoran uang negara,” tegas Shirley.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
