<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Larangan Kasasi Putusan Bebas &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/larangan-kasasi-putusan-bebas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 May 2026 07:21:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Larangan Kasasi Putusan Bebas &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>GEMPAR! Perintah Kejati NTT dan Langkah Yupiter Selan Kasasi Putusan Bebas Ruben Tahik: Langgar UUD 1945 dan UU 20 Tahun 2025, Injak Prinsip Negara Hukum!</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/gempar-perintah-kejati-ntt-dan-langkah-yupiter-selan-kasasi-putusan-bebas-ruben-tahik-langgar-uud-1945-dan-uu-20-tahun-2025-injak-prinsip-negara-hukum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:19:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Gempar Hukum Ruben Tahik]]></category>
		<category><![CDATA[KUHAP Baru Lindungi Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan Kasasi Putusan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Perintah Kejati Melawan UU]]></category>
		<category><![CDATA[Taat Hukum Adalah Teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3554</guid>

					<description><![CDATA[Langkah kasasi Yupiter Selan, Kejaksaan Negeri Kupang atas putusan bebas Ruben Tahik jelas langgar UUD&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Langkah kasasi Yupiter Selan, Kejaksaan Negeri Kupang atas putusan bebas Ruben Tahik jelas langgar UUD 1945 dan KUHAP Baru Pasal 299/361. Kriminalisasi dilarang, putusan bebas mutlak sah dan hak rehabilitasi wajib dihormati.</strong></em></p>
<p>KUPANG – TIMOR -RAYA &#8212; Dunia hukum di Nusa Tenggara Timur kembali dihebohkan dengan <strong>langkah kontroversial</strong> yang dinilai sangat keliru, jelas melanggar aturan dasar ketatanegaraan, serta menginjak-injak hak asasi warga negara. <strong>Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Yupiter Selan</strong>, secara resmi mengumumkan akan menempuh <strong>upaya hukum Kasasi</strong> terhadap putusan bebas yang dijatuhkan <strong>Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kupang kepada Ruben Yohanis Tahik,</strong> terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek Sumur Bor Oenuntono.</p>
<p>Yang menjadi sorotan tajam dari <strong>Kuasa Hukum Ferdy Boimau</strong>, langkah ini dilakukan atas perintah langsung dari <strong>Pimpinan Kejaksaan Tinggi NTT.</strong> Padahal, aturan hukum yang berlaku saat ini—<strong>Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP Baru</strong>—secara tegas, mutlak, dan tanpa celah melarang upaya hukum apa pun terhadap putusan bebas. Langkah ini dinilai bukan sekadar kesalahan prosedur, melainkan pelanggaran nyata terhadap <strong>Pasal 1 Ayat (3) UUD 1945</strong>, yang menegaskan <strong>Indonesia adalah Negara Hukum</strong>: setiap tindakan aparatur wajib memiliki dasar hukum yang sah dan melindungi hak warga negara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
