<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mantan Kepala Divisi Kredit Bank NTT &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/mantan-kepala-divisi-kredit-bank-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Dec 2025 03:06:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>mantan Kepala Divisi Kredit Bank NTT &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bayang-Bayang Korupsi Kredit Bank NTT: Catatan Kritis untuk Dewan Komisaris dan Direksi Baru</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/bayang-bayang-korupsi-kredit-bank-ntt-catatan-kritis-untuk-dewan-komisaris-dan-direksi-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 03:04:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bayang-Bayang Korupsi Kredit Bank NTT: Catatan Kritis untuk Dewan Komisaris dan Direksi Baru]]></category>
		<category><![CDATA[M. Hum]]></category>
		<category><![CDATA[M.H]]></category>
		<category><![CDATA[mantan Kepala Divisi Kredit Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[melalui Kasi Pidsus Frengki Radja]]></category>
		<category><![CDATA[menegaskan bahwa Paskalia tidak bertindak sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[Paskalia Uun Bria]]></category>
		<category><![CDATA[S.H]]></category>
		<category><![CDATA[Shirley Manutede]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kejaksaan: Dugaan Persekongkolan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2377</guid>

					<description><![CDATA[Kota Kupang, &#8211;Sidang Perdana yang Menguak Luka Lama, Senin, 17 November 2025, ruang Pengadilan Tipikor&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kota Kupang, &#8211;Sidang Perdana yang Menguak Luka Lama, Senin, 17 November 2025, ruang Pengadilan Tipikor Kupang kembali menjadi panggung pengungkapan praktik korupsi di tubuh Bank NTT. <strong>Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kota Kupang membacakan dakwaan terhadap mantan Kepala Divisi Kredit Bank NTT, Paskalia Uun Bria</strong>, yang diduga kuat memperkaya terpidana Rachmat dengan nilai fantastis: Rp 3,319 miliar.</p>
<p>Dakwaan itu bukan sekadar angka. Ia adalah simbol betapa rapuhnya pagar aturan kredit ketika kepentingan pribadi dan jaringan internal lebih dominan daripada prinsip kehati-hatian perbankan.</p>
<p><strong>Suara Kejaksaan: Dugaan Persekongkolan</strong><br />
<strong>Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Shirley Manutede, S.H., M.Hum</strong>, melalui <strong>Kasi Pidsus Frengki Radja, S.H., M.H, menegaskan bahwa Paskalia tidak bertindak sendiri</strong>. Ia didakwa melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan perbuatan melawan hukum bersama sejumlah pihak lain di lingkungan Bank NTT.</p>
<p>Pernyataan ini memperkuat <strong>dugaan bahwa kasus korupsi kredit bukan sekadar ulah individu, melainkan hasil dari lemahnya sistem pengawasan internal yang membuka ruang bagi praktik kolusi.</strong></p>
<p><strong>Momentum Reformasi di Bank NTT</strong><br />
<strong>Kasus ini menjadi catatan kritis bagi Kepala Divisi Kredit Bank NTT saat ini</strong>. Jabatan strategis itu bukan sekadar posisi administratif, melainkan benteng terakhir untuk memastikan setiap kredit yang keluar benar-benar sesuai aturan OJK dan regulasi internal bank.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
