<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Masih Tergantung Dana Transfer Pusat &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/masih-tergantung-dana-transfer-pusat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Mar 2025 12:06:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Masih Tergantung Dana Transfer Pusat &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mendagri Tito Karnavian: NTT Masih Tergantung Dana Transfer Pusat,Gubernur NTT : Tidak Boleh Ada Kabupaten Jalan Sendiri</title>
		<link>https://timor-raya.com/nasional/mendagri-tito-karnavian-ntt-masih-tergantung-dana-transfer-pusatgubernur-ntt-tidak-boleh-ada-kabupaten-jalan-sendiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 12:06:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BLUD]]></category>
		<category><![CDATA[BUMB]]></category>
		<category><![CDATA[Emanuel Melkiades Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Masih Tergantung Dana Transfer Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak Boleh Ada Kabupaten Jalan Sendiri Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=773</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, &#8211; Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Bupati/Walikota se NTT&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>, &#8211; Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Bupati/Walikota se NTT bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Jakarta pada Hari Jumat,21/3/2025</p>
<p>Dalam kesempatan ini, Mencari Tito Karnavian menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena saat ini, NTT masih sangat bergantung pada dana transfer dari pusat yang mencapai 63,15%, sementara PAD hanya menyumbang 36,85%.<br />
“ Harus ada kreativitas dalam meningkatkan PAD. Mulai dari investasi, kemudahan regulasi, hingga pemberdayaan BUMD dan BLUD,” kata Mendagri.</p>
<p>Gubernur NTT menyambut baik arahan Pak Mendagri dan memastikan konsep pembangunan NTT ke depan akan berbasis NTT Centris, sebuah pendekatan yang menekankan pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten dan kota.<br />
“Tidak boleh ada kabupaten yang jalan sendiri. Kita harus membangun bersama, berbagi keuntungan, dan memastikan ekonomi NTT tumbuh secara merata,”jelas Melkiades.</p>
<p>Saat ini, perputaran uang di NTT masih didominasi dana dari pemerintah pusat hingga 80%, sementara sektor swasta hanya berkontribusi 20%. Kami berkomitmen untuk mengubah kondisi ini dengan memperkuat kolaborasi antar daerah serta menggandeng pelaku usaha, termasuk diaspora NTT di luar daerah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
