<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>namun wacana pemotongan gaji justru menambah beban pegawai yang telah meminjam di Bank NTT &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/namun-wacana-pemotongan-gaji-justru-menambah-beban-pegawai-yang-telah-meminjam-di-bank-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jan 2026 17:14:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>namun wacana pemotongan gaji justru menambah beban pegawai yang telah meminjam di Bank NTT &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Yosef Lede Janji Sejahtera Berbalik Cemas: PPPK Kabupaten Kupang Terjerat Pinjaman Bank</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/bupati-yosef-lede-janji-sejahtera-berbalik-cemas-pppk-kabupaten-kupang-terjerat-pinjaman-bank/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2026 15:34:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Yosef Lede Janji Sejahtera Berbalik Cemas: PPPK Kabupaten Kupang Terjerat Pinjaman Bank]]></category>
		<category><![CDATA[Deasy Ballo]]></category>
		<category><![CDATA[Deasy Ballo ingatkan janji Bupati bahwa SK PPPK adalah simbol kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang di bawah pimpinan Yosef Lede dan Aurum Titu Eki]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[namun wacana pemotongan gaji justru menambah beban pegawai yang telah meminjam di Bank NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2914</guid>

					<description><![CDATA[Deasy Ballo ingatkan janji Bupati bahwa SK PPPK adalah simbol kesejahteraan, namun wacana pemotongan gaji&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Deasy Ballo ingatkan janji Bupati bahwa SK PPPK adalah simbol kesejahteraan, namun wacana pemotongan gaji justru menambah beban pegawai yang telah meminjam di Bank NTT.</strong></em></p>
<p><strong>Kabupaten Kupang, NTT — Seperti rumah yang baru saja selesai dibangun dengan penuh harapan, para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Kupang kini merasakan getaran yang bisa meretakkan fondasi</strong>. Harapan yang dulu <strong>ditanam lewat penandatanganan Surat Keputusan (SK) PPPK oleh Bupati  Kabupaten Kupang Yosef Lede, kini berubah menjadi kekhawatiran akibat wacana pemotongan gaji sebesar 50 persen</strong>.</p>
<p><strong>Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kupang, Deasy Ballo</strong>, mengingatkan janji Bupati saat penandatanganan SK PPPK beberapa waktu lalu.</p>
<p>“Pak Bupati sendiri yang mengatakan bahwa <strong>SK PPPK</strong> adalah simbol peningkatan kesejahteraan, bahkan bisa dijadikan jaminan untuk pinjaman bank. Pernyataan itu mendorong sekitar 85 persen <strong>PPPK</strong> mengambil kredit, terutama di <strong>Bank NTT.</strong> Kalau gaji mereka dipotong, bagaimana mereka bisa bertahan?” ungkapnya.</p>
<p><strong>Video penandatanganan SK yang sempat viral di media sosial</strong> <strong>memperlihatkan Bupati dengan penuh sukacita menyampaikan harapan besar. “</strong>Dengan SK ini ada peningkatan kesejahteraan. Gaji PPPK dan SK bisa menjadi jaminan untuk membangun rumah atau modal usaha,” kata Yosef Lede kala itu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
