<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Oleh: Adrianus Ndu Ufi Redaksi Timor Raya &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/oleh-adrianus-ndu-ufi-redaksi-timor-raya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Dec 2025 13:50:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Oleh: Adrianus Ndu Ufi Redaksi Timor Raya &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PPPK Kabupaten Kupang: “Abdi Negara” yang Dihantam Badai Ketidakpastian</title>
		<link>https://timor-raya.com/sosial-budaya/pppk-kabupaten-kupang-abdi-negara-yang-dihantam-badai-ketidakpastian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 13:48:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ironi Abdi Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Ketidakpastian gaji menjadikan momentum sakral ini terasa getir. Harapan di Tengah Badai]]></category>
		<category><![CDATA[Momentum Natal dan Tahun Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Oleh: Adrianus Ndu Ufi Redaksi Timor Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Potret Ketidakpastian]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Teldi Sanam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2381</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Adrianus Ndu Ufi Redaksi Timor Raya Seperti perahu kecil yang berlayar di tengah Laut&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Oleh: Adrianus Ndu Ufi</em></strong></p>
<p><strong><em>Redaksi Timor Raya</em></strong></p>
<p><strong>Seperti perahu kecil yang berlayar di tengah Laut Sawu (antara Pulau Sabu dan Pulau Timor), PPPK Kabupaten Kupang terus dihantam gelombang badai</strong>. Awalnya badai berupa potongan gaji dan ancaman dirumahkan. Kini badai lebih besar datang: gaji bulan November dan Desember 2025 tak kunjung dibayarkan.</p>
<p>Mereka yang pernah berdiri tegak berseragam Korpri saat diangkat dan disumpah sebagai abdi negara, kini merasa seperti “anak kandung kelas bawah” dalam keluarga besar ASN</p>
<p>Menjelang Natal dan Tahun Baru, harapan Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Kupang justru diguncang badai baru: gaji bulan November dan Desember 2025 tak kunjung dibayarkan.</p>
<p><strong>Potret Ketidakpastian</strong><br />
Seorang PPPK yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keresahannya:</p>
<p>“Kami sudah mengabdi, tapi hak kami ditunda. Bagaimana kami bisa merayakan Natal bersama keluarga kalau gaji dua bulan belum cair?”</p>
<p><strong>Jawaban Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Teldi Sanam</strong>, yang dihubungi lewat pesan WhatsApp, justru menambah kabut ketidakpastian. Ia menyebut pembayaran masih menunggu dana transfer dari pemerintah pusat. “Kita tunggu saja,” katanya singkat.</p>
<p>Pernyataan itu menjadi tanda bahwa kas daerah saat ini kosong untuk membayar PPPK. Harapan mereka bergantung pada “belas kasihan” dari pusat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
