<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pesan untuk Kepala Daerah &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/pesan-untuk-kepala-daerah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Dec 2025 15:46:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Pesan untuk Kepala Daerah &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pidana Kerja Sosial: Dari Aula El Tari ke Jalan-Jalan Kota Kupang</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/pidana-kerja-sosial-dari-aula-el-tari-ke-jalan-jalan-kota-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 15:44:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[- Aula El Tari Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Dari Retribusi ke Restorasi]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur E Jampidum Kejagung RI]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum yang Menyentuh Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kehadiran Robert M. Tacoy]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan untuk Kepala Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana Kerja Sosial: Dari Aula El Tari ke Jalan-Jalan Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi Jaksa dan Pemerintah Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2350</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Kota Kupang, &#8211; Aula El Tari Kupang siang itu terasa berbeda. Bukan sekadar ruang&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kota Kupang, &#8211; Aula El Tari Kupang</strong> siang itu terasa berbeda. Bukan sekadar ruang protokol, melainkan panggung lahirnya sebuah gagasan yang bisa mengubah wajah peradilan di Nusa Tenggara Timur. Di hadapan pejabat, jaksa, dan kepala daerah, <strong>Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo</strong> menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi NTT: komitmen bersama untuk menerapkan pidana kerja sosial.</p>
<p>“Pidana kerja sosial memberi peluang bagi pelaku untuk memperbaiki kesalahan sambil menghasilkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Roch, suaranya mantap, seolah ingin menegaskan bahwa hukum tak selalu harus berwajah dingin dan menghukum, di Aula Eltari Senin,15/12/2025</p>
<p><strong>Dari Retribusi ke Restorasi</strong><br />
Pidana kerja sosial adalah jalan tengah antara keadilan dan kemanusiaan. Jika dulu hukuman identik dengan jeruji besi, kini ada ruang untuk restorasi.</p>
<p>Roch menggambarkan pidana kerja sosial sebagai kesempatan bagi pelaku untuk menebus kesalahan dengan karya nyata: memperbaiki fasilitas umum, membersihkan lingkungan, atau membantu layanan sosial. “Hasilnya harus memberi nilai tambah kepada komunitas penerima, bukan sekadar simbol hukuman,” katanya.</p>
<p>Bayangkan seorang pelanggar ringan yang biasanya mendekam di sel sempit, kini justru membersihkan taman kota atau mengecat sekolah. Hukuman berubah menjadi kontribusi, stigma berganti dengan pembinaan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
