<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pilkada &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/pilkada/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Dec 2024 04:32:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Pilkada &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KPU NTT, Resmi Tetapkan Melki-Johni Pemenang Pilgub NTT</title>
		<link>https://timor-raya.com/politik/kpu-ntt-resmi-tetapkan-melki-johni-pemenang-pilgub-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Dec 2024 14:51:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ansy-Jane]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Johni Asadoma]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[KPU NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Melki-Johni]]></category>
		<category><![CDATA[Melkiades Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Pemenang Pilgub NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Propinsi NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=257</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG, Timor Raya -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menetapkan Emanuel&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, Timor Raya</strong> -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menetapkan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma (Melki-Johni) sebagai pemenang Pilgub NTT 2024.</p>
<p>Dalam pleno perhitungan suara cagub cawagub NTT dari 22 Kabupaten/Kota yang berakhir pada Minggu (8/12/2024) sore, paslon nomor urut 2 Melki-Johni meraih suara terbanyak, unggul dari Ansy-Jane dan Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu.</p>
<p>Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma meraih 1.004.055 suara atau setara 37,33%. Di urutan kedua ada Yohanis Fransiskus Lema yang meraih 873.524 suara atau 32,47%. Sementara posisi terakhir diraih Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu yang meraih 812.353 suara atau 30,20%.</p>
<p>Ketua KPU NTT Jemris Fointune menyatakan, hasil perolehan suara cagub cawagub NTT sah dan telah ditetapkan.</p>
<p>“Dengan demikian maka, perolehan suara Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun 2024 ditetapkan,” kata Jemris Fointune sambil mengetuk palu, tanda perolehan suara cagub cawagub NTT resmi ditetapkan oleh KPU Provinsi NTT.</p>
<p>Berikut rincian suara ketiga pasangan Cagub Cawagub NTT di 22 Kabupaten/Kota berdasarkan hasil pleno perhitungan suara KPU Provinsi NTT, pada Sabtu-Minggu (7-8/12/2024):</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuasa Hukum Paket Lontar Malole Rote Ndao Resmi  Daftar Gugatan di MK</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/kuasa-hukum-paket-lontar-malole-rote-ndao-resmi-daftar-gugatan-di-mk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Dec 2024 01:31:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Adhitya Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Bima Th. Fanggidae]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Rote Ndao]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkama Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Paket Lontar Malole]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Propinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Resmi]]></category>
		<category><![CDATA[TR]]></category>
		<category><![CDATA[Vicoas T.B. Amalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=249</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, Timor Raya – Kuasa Hukum dari pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Rote&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Timor Raya</strong> – Kuasa Hukum dari pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao nomor urut 2, Vicoas T. B. Amalo-Bima Th. Fanggidae (Lontar Malole) resmi mengajukan gugatan terkait pelaksanaan Pilkada ke Mahkama Konstitusi (MK), Jumat (6/12/2024) petang.</p>
<p>Ketua Tim Kuasa Hukum Paket Lontar Malole, Adhitya Nasution kepada media menjelaskan bahwa ada dua hal penting yang menjadi dasar pengajuan sengketa di Mahkama Konstitusi yakni, adanya dugaan penggunaan ijazah palsu dari salah satu pasangan calon dan dugaan praktik politik uang saat berlangsungnya Pilkada di Rote Ndao.</p>
<p>Adhitya nasution berharap MK berkenan memeriksa permohonan lebih lanjut terkait dengan cacat formil pasangan calon dan mengesampingkan hasil perolehan suara, agar menghasilkan produk Pilkada yang sesuai dengan amanat Undang-undang.</p>
<p>“Harapannya tentu agar bisa dilakukan Pemungutan Suara Ulang atau PSU di Kabupaten Rote Ndao,” tegas Adhitya Nasution.*</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MK Bisa Batalkan Pemenang Pilkada karena Ada Cacat Administrasi</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/mk-bisa-batalkan-pemenang-pilkada-karena-ada-cacat-administrasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Dec 2024 17:33:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Adhitya Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Boven Digoel]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengacara]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Propinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Propinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Propinsi Papua Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sabu Raijua]]></category>
		<category><![CDATA[TSM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=244</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, Timor Raya – Pengacara muda nasional Adhitya Nasution mengungkapkan bahwa setelah tahapan pemilu kepala&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Timor Raya</strong> – Pengacara muda nasional Adhitya Nasution mengungkapkan bahwa setelah tahapan pemilu kepala daerah berakhir melalui penetapan dari KPU baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, belum menjadi harga mati.</p>
<p>Menurutnya, masih ada peluang sebelum Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia  memutus siapa yang menang dan kalah dalam pilkada di daerah tersebut pada periode tahun ini.</p>
<p>Adhitya Nasution menjelaskan bahwa, Gugatan Sengketa Pemilu Kepala Daerah di  MK bukan hanya soal angka-angka, melainkan bisa menggunakan teori lain seperti adanya kecurangan yang sifatnya Terstruktur,Sistimatis dan Masif (TSM) maupun adanya cacat administrasi dari salah satu pasangan calon yang mendaftarkan diri sebagai kontestan dalam pilkada</p>
<p>“Mahkamah Konstitusi sebagai satu-satunya lembaga yang berwenang memutus sengketa hasil pemilihan Kepala Daerah dapat memeriksa dan memutus sengketa pilkada di luar dari substansi perolehan suara, seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah sebelumnya seperti  di Kabupaten Sabu Raijua Propinsi NTT tahun 2020 dan Kabupaten Boven Digoel Propinsi Papua Selatan tahun 2020 juga,” tegas Adhitya dalam pernyataan tertulisnya yang diterima media, Jumat (6/12/2024) malam.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
