<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Potensi Tipikor dalam Perspektif Hukum Deddy A.Ch. Manafe &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/potensi-tipikor-dalam-perspektif-hukum-deddy-a-ch-manafe/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Feb 2026 07:27:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Potensi Tipikor dalam Perspektif Hukum Deddy A.Ch. Manafe &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polemik Pelantikan ASN di Kabupaten Kupang: Legalitas Sah, Kepercayaan Publik Dipertanyakan</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/polemik-pelantikan-asn-di-kabupaten-kupang-legalitas-sah-kepercayaan-publik-dipertanyakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 07:24:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[angkat bicara. Ia meminta Bupati Kupang Yosef Lede membatalkan pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Johanis Tuba Helan (Ahli Hukum Tata Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Kepercayaan Publik Dipertanyakan]]></category>
		<category><![CDATA[M.Hum Ahli Hukum Pidana dari Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana]]></category>
		<category><![CDATA[Pandangan Pakar - Dr. Semuel Haning (Ahli Hukum Administrasi Negara)]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Pelantikan ASN di Kabupaten Kupang: Legalitas Sah]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Tipikor dalam Perspektif Hukum Deddy A.Ch. Manafe]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Van Frits Kapitan (Ahli Hukum):]]></category>
		<category><![CDATA[SH.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3230</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, 20 Februari 2026 — Pelantikan 1.041 Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Bupati Kupang, Yosep&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kupang, 20 Februari 2026 — Pelantikan 1.041 Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Bupati Kupang, Yosep Lede, pada 30 Desember 2025, terus menuai polemik. Meski dinyatakan sah secara hukum administrasi, sejumlah pakar hukum menyoroti aspek legalitas, prosedur teknis, serta dampak sosial terhadap kepercayaan publik.</p>
<p>Kronologi<br />
&#8211; 30 Desember 2025: Bupati Kupang melantik 1.041 ASN.<br />
&#8211; Januari 2026: Muncul laporan bahwa 998 pejabat belum menerima SK pelantikan.<br />
&#8211; Februari 2026: Polemik mencuat setelah sebagian ASN dipindahkan ke posisi baru, meski status lama masih aktif dalam sistem My-ASN.</p>
<p><strong>Pandangan Pakar</strong><br />
<strong>&#8211; Dr. Semuel Haning (Ahli Hukum</strong> Administrasi Negara):<br />
“Apapun keputusan pejabat tata usaha negara berupa surat keputusan Bupati Kabupaten Kupang, itu mengandung asas praduga legalitas. Artinya semua keputusan oleh Bupati Kupang, untuk sementara sah.”</p>
<p>&#8211; <strong>Rian Van Frits Kapitan (Ahli Hukum):</strong><br />
“Kepala daerah berpotensi merusak karier ASN dan terjerat Tipikor jika pelantikan dilakukan tanpa dasar teknis yang sah.”</p>
<p>&#8211; <strong>Dr. Johanis Tuba Helan (Ahli Hukum Tata Negara:</strong><br />
“Kebijakan kepala daerah, termasuk pelantikan dan mutasi ASN, tidak boleh hanya berlandaskan surat edaran atau tafsir administratif. Ia harus sesuai dengan Peraturan Pemerintah dan peraturan perundangan yang lebih tinggi. Pelaksanaan kewenangan tanpa dasar hukum yang kuat berpotensi menimbulkan ketidakpastian dan merusak kepercayaan publik.”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ahli Hukum Pidana : Potensi Tipikor Mengintai Mutasi ASN di Kupang, Diamnya DPRD Melanggengkan penyalahgunaan kewenangan.</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/ahli-hukum-pidana-potensi-tipikor-mengintai-mutasi-asn-di-kupang-diamnya-dprd-melanggengkan-penyalahgunaan-kewenangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 01:28:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ahli Hukum Pidana : Potensi Tipikor Mengintai Mutasi ASN di Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional X Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Diamnya DPRD Melanggengkan penyalahgunaan kewenangan.]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Jangan Diam]]></category>
		<category><![CDATA[M.Hum Ahli Hukum Pidana dari Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Tipikor dalam Perspektif Hukum Deddy A.Ch. Manafe]]></category>
		<category><![CDATA[SH.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=3205</guid>

					<description><![CDATA[Seperti sebuah jet tempur yang melesat di udara tanpa radar pengawasan, kebijakan mutasi ASN di&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seperti sebuah jet tempur yang</strong> melesat<strong> di udara tanpa radar pengawasan, kebijakan mutasi ASN di Kabupaten Kupang kini terbang liar tanpa kendali aturan. Surat resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional X Denpasar bernomor 76/B-AK.02.01/SD/KR.X/2026 tertanggal 10 Februari 2026 mengungkap adanya pelanggaran serius terhadap Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Manajemen ASN.</strong></p>
<p><strong>Kabupaten Kupang-NTT</strong>, &#8212; <strong>Kasus pengangkatan, pemberhentian, dan mutasi ASN di Kabupaten Kupang kembali menjadi sorotan setelah Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional X Denpasar</strong> mengeluarkan surat resmi bernomor 76/B-AK.02.01/SD/KR.X/2026 tertanggal 10 Februari 2026. Surat tersebut menegaskan adanya pelanggaran terhadap Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Manajemen ASN, serta merekomendasikan pembatalan dan penataan ulang oleh Bupati Kupang selaku Pejabat Pembina Kepegawaian.</p>
<p><strong>Potensi Tipikor dalam Perspektif Hukum</strong></p>
<p><strong>Deddy A.Ch. Manafe,SH,M.Hum Ahli Hukum Pidana dari Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana</strong>, <strong>menilai bahwa temuan BKN ini tidak bisa dianggap sepele. Ia menegaskan bahwa perbuatan Bupati Kupang berpotensi memenuhi unsur delik tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 3 UU Tipikor.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
