<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rakor Pembangunan Pertanian &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/rakor-pembangunan-pertanian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Mar 2025 12:06:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Rakor Pembangunan Pertanian &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rakor Pembangunan Pertanian, Yosef Lede: Sektor Pertanian Tulang Punggung Ekonomi Kabupaten Kupang</title>
		<link>https://timor-raya.com/ekonomi/rakor-pembangunan-pertanian-yosef-lede-sektor-pertanian-tulang-punggung-ekonomi-kabupaten-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2025 12:06:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Aurum Titu Eki]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Marthen Rahakbauw]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Plt.Sekda Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Rakor Pembangunan Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tulang Punggung Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=590</guid>

					<description><![CDATA[Oelamasi,- Rapat Koordinasi Pembangunan Pertanian Kabupaten Kupang dibuka Bupati Kabupaten Kupang Yosef Lede,di aula Kantor&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi</strong>,- Rapat Koordinasi Pembangunan Pertanian Kabupaten Kupang dibuka Bupati Kabupaten Kupang Yosef Lede,di aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi.</p>
<p>Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, Plt.Sekda Kabupaten Kupang, Marthen Rahakbauw, dan Kajari Kabupaten Kupang, Muhammad Ilham.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-592" src="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2025/03/FB_IMG_1741762244080.jpg" alt="" width="700" height="467" /></p>
<p>Yosef Lede dalam sambutannya mengatakan, sektor pertanian adalah tulang punggung perekonomian di Kabupaten Kupang, dimana hampir semua sektor bergantung pada bidang pertanian, baik itu pertanian sendiri, peternakan, transportasi, dan sektor &#8211; sektor usaha lainnya. Oleh karena itu bagi Yosef Lede, pembangunan bidang pertanian yang terintegrasi dan berkelanjutan, menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang. Ditambahkan, pembangunan sektor pertanian pada dasarnya adalah sistem pembangunan yang memanfaatkan sumber daya alam, sumber daya manusia, dan pemanfaatan tekhnologi, serta tentu saja mengedepankan kebijakan pemerintah dalam menyikapi prioritas pembangunan nasional yaitu tercapainya swasembada.</p>
<p>&#8220;Kabupaten Kupang harus mencapai swasembada, harus mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. saat ini kebutuhan beras kita 55 ribu ton lebih beras per tahun, sedangkan produksi kita baru mencapai 46 ribu ton lebih per tahunnya. Kita memang harus meningkatkan produksi beras lokal kita, namun sejatinya kita juga memproduksi produk hotikultura lainnya seperti jagung dan kacang yang juga memiliki nilai ekonomis cukup tinggi&#8221;, jelas Yosef Lede pada Hari Selasa 11 Maret 2025</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
