<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekretaris DPRD Kota Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/sekretaris-dprd-kota-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Nov 2025 15:57:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Sekretaris DPRD Kota Kupang &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPRD Kota Kupang Belum Setor Temuan BPK, Kajari Shirley: Tidak Ada Toleransi Kebocoran Uang Negara</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/dprd-kota-kupang-belum-setor-temuan-bpk-kajari-shirley-tidak-ada-toleransi-kebocoran-uang-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 15:57:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Kupang Belum Setor Temuan BPK]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari Shirley: Tidak Ada Toleransi Kebocoran Uang Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kupang Tegas Berantas Tipikor]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[M. Hum]]></category>
		<category><![CDATA[Maria Dolores Rita Haryani]]></category>
		<category><![CDATA[S.H]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris DPRD Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Shirley Manutede]]></category>
		<category><![CDATA[temuan BPK RI Perwakilan NTT Tahun 2023 tersebut wajib dikembalikan ke kas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2161</guid>

					<description><![CDATA[Kota Kupang, Sejumlah mantan anggota DPRD Kota Kupang periode 2019–2024 hingga kini belum mengembalikan temuan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Kota Kupang</strong>, Sejumlah mantan anggota DPRD Kota Kupang periode 2019–2024 hingga kini belum mengembalikan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTT terkait kelebihan pembayaran perjalanan dinas.</p>
<p><strong>Sekretaris DPRD Kota Kupang, Maria Dolores Rita Haryani</strong>, mengungkapkan bahwa pengembalian temuan BPK baru mencapai sekitar 90 persen.</p>
<p>&#8220;Masih ada sejumlah mantan anggota DPRD yang belum sama sekali mengembalikan. Saya berkomitmen akan mendatangi mereka untuk memastikan kapan pengembalian dilakukan,” ujarnya kepada wartawan.</p>
<p>Rita menambahkan, <strong>temuan BPK RI Perwakilan NTT Tahun 2023 tersebut wajib dikembalikan ke kas</strong> daerah karena merupakan kelebihan pembayaran atas perjalanan dinas anggota DPRD periode lalu. Ia juga mengakui telah dimintai keterangan oleh tim penyelidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang.</p>
<p>“Saya sudah dimintai klarifikasi oleh penyelidik Kejari terkait dugaan korupsi kelebihan pembayaran perjalanan dinas. Selain saya, Kasubag Perbendaharaan juga sudah dipanggil,” jelasnya.</p>
<p><strong>Kejari Kupang Tegas Berantas Tipikor</strong></p>
<p><strong>Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Shirley Manutede, S.H., M.Hum</strong>., menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap kebocoran uang negara.</p>
<p>“Sebagai aparat penegak hukum, saya memiliki tanggung jawab untuk memberantas korupsi di wilayah hukum Kejari Kota Kupang. Tidak ada toleransi terhadap kebocoran uang negara,” tegas Shirley.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyibak Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Kota Kupang Periode 2019-2024</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/menyibak-dugaan-korupsi-perjalanan-dinas-dprd-kota-kupang-periode-2019-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 00:18:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[“Surat Cinta” untuk Wakil Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak bagi Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Kejari Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Langkah Ke Depan]]></category>
		<category><![CDATA[Maria Dolores Rita Haryani]]></category>
		<category><![CDATA[Masalah Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Mengapa Kasus Ini Dilidik?]]></category>
		<category><![CDATA[Menyibak Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Kota Kupang Periode 2019-2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Lama]]></category>
		<category><![CDATA[S.H]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris DPRD Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[serta Kasubag Perbendaharaan DPRD Kota Kupang telah menjalani pemeriksaan awal]]></category>
		<category><![CDATA[SH M.Hum]]></category>
		<category><![CDATA[Shirley Manutede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2130</guid>

					<description><![CDATA[Kota Kupang, – Aroma dugaan korupsi kembali menyeruak dari gedung wakil rakyat Kota Kupang. Kali&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kota Kupang,</strong> – Aroma dugaan korupsi kembali menyeruak dari gedung wakil rakyat Kota Kupang. Kali ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang tengah menyelidiki kasus perjalanan dinas DPRD periode 2019–2024 yang diduga sarat penyimpangan.</p>
<p>Kasus ini mencuat setelah tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Kota Kupang memanggil sejumlah pejabat sekretariat DPRD untuk dimintai keterangan. Sekretaris DPRD Kota Kupang, Maria Dolores Rita Haryani, serta Kasubag Perbendaharaan DPRD Kota Kupang telah menjalani pemeriksaan awal.</p>
<p><strong>Kepala Kejari Kota Kupang, Shirley Manutede, S.H., M.Hum</strong>, menegaskan komitmen pihaknya, “Kejari Kota Kupang akan bekerja secara profesional dan transparan dalam menangani setiap kasus korupsi di wilayah hukum Kejari Kota Kupang,” ujarnya.</p>
<p><strong>Mengapa Kasus Ini Dilidik?</strong></p>
<p>Informasi A1 dari sumber terpercaya menyebutkan, penyelidikan dimulai karena seluruh anggota DPRD yang diduga terlibat tidak mengindahkan peringatan Kejari. Mereka sebelumnya diminta menyetor kembali dana perjalanan dinas yang bermasalah dengan tenggat waktu hingga 24 November 2025. Namun, tidak ada satu pun anggota dewan yang melakukan pengembalian.</p>
<p>Langkah ini dianggap sebagai bentuk pembangkangan terhadap instruksi aparat penegak hukum.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
