<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Semuel Tinenti &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/semuel-tinenti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jan 2026 12:05:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Semuel Tinenti &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>SK Tak Kunjung Dibagikan, Ribuan Pejabat Kabupaten Kupang di Ujung Ketidakpastian</title>
		<link>https://timor-raya.com/sosial-budaya/sk-tak-kunjung-dibagikan-ribuan-pejabat-di-ujung-ketidakpastian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 11:53:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Bayang-Bayang Pembatalan]]></category>
		<category><![CDATA[BKN. UU ASN No. 20/2023]]></category>
		<category><![CDATA[dengan kisah Rudi di Buton Selatan sebagai cermin nyata]]></category>
		<category><![CDATA[hingga SE BKN No. 7/2024]]></category>
		<category><![CDATA[Janji yang Belum Terpenuhi]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal yang Tak Pernah Berlabuh]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BKPSDM Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Rudi: Cermin dari Buton Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lampu yang Padam di Tengah Panggung]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran untuk Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan massal di Kupang kini disorot. Janji SK yang tertunda menimbulkan bayang-bayang pembatalan]]></category>
		<category><![CDATA[Perpres 91/2024]]></category>
		<category><![CDATA[Ribuan Pejabat di Ujung Ketidakpastian]]></category>
		<category><![CDATA[Semuel Tinenti]]></category>
		<category><![CDATA[SK Tak Kunjung Dibagikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2582</guid>

					<description><![CDATA[Editorial: RedaksiTimor Raya Pelantikan massal di Kabupaten Kupang kini disorot. Janji SK yang tertunda menimbulkan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Editorial: RedaksiTimor Raya</strong></p>
<p><em><strong>Pelantikan massal di Kabupaten Kupang kini disorot. Janji SK yang tertunda menimbulkan bayang-bayang pembatalan, dengan kisah Rudi di Buton Selatan sebagai cermin nyata</strong></em>.</p>
<p><strong>Lampu yang Padam di Tengah Panggung</strong></p>
<p>Seperti sebuah panggung besar yang sudah dipenuhi aktor, musik pengiring sudah dimainkan, dan penonton menunggu cerita dimulai—tiba-tiba lampu sorot padam. <strong>Begitulah suasana yang kini dirasakan ribuan pejabat di Kabupaten Kupang</strong>. Mereka sudah dilantik, sudah berdiri di depan publik, sudah mengucap sumpah jabatan. Namun, SK yang menjadi dasar legitimasi tak kunjung dibagikan. Tanpa SK, panggung pengabdian itu terasa gelap, penuh ketidakpastian.</p>
<p><strong>Janji yang Belum Terpenuhi</strong></p>
<p><strong>Kepala BKPSDM Kabupaten Kupang, Semuel Tinenti,</strong> berjanji bahwa mulai 5 Januari 2026 SK Pertek BKN untuk 1.041 pejabat struktural dan fungsional akan dibagikan. Namun hingga kini, janji itu belum terealisasi. Publik pun bertanya-tanya: apakah pelantikan massal pada 30 Desember 2025 benar-benar sah, atau ada celah prosedural yang terlewat?</p>
<p><strong>Bayang-Bayang Pembatalan</strong></p>
<p>Regulasi jelas menyebutkan bahwa mutasi ASN harus berbasis sistem merit dan wajib memperoleh Persetujuan Teknis (Pertek) dari <strong>BKN. UU ASN No. 20/2023, Perpres 91/2024, hingga SE BKN No. 7/2024</strong> menegaskan bahwa SK tanpa Pertek dinyatakan tidak sah. Artinya, jika terbukti ada pelanggaran prosedural, pelantikan massal di Kupang berpotensi dibatalkan oleh BKN.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelantikan 1.041 ASN Kabupaten Kupang, Ternyata Janji SK yang Masih Menggantung</title>
		<link>https://timor-raya.com/sosial-budaya/pelantikan-1-041-asn-kabupaten-kupang-ternyata-janji-sk-yang-masih-menggantung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 16:44:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Janji yang Belum Tiba]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BKPSDM Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan 1.041 ASN Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Respon Kepala BKPSDM]]></category>
		<category><![CDATA[Semuel Tinenti]]></category>
		<category><![CDATA[Ternyata Janji SK yang Masih Menggantung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2553</guid>

					<description><![CDATA[Kabupaten Kupang, &#8212; Seperti layang-layang yang terbang tinggi di langit, benangnya dipegang erat oleh tangan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Kupang, &#8212; Seperti layang-layang yang terbang tinggi di langit, benangnya dipegang erat oleh tangan yang menjanjikan kendali, ribuan ASN di Kabupaten Kupang menatap ke atas dengan harapan</strong>. Mereka percaya bahwa benang itu akan menuntun arah, memberi kepastian, dan menurunkan layang-layang ke tanah dengan selamat. Namun, ketika saatnya tiba, benang itu justru terasa longgar—membuat layang-layang melayang tanpa arah, menimbulkan cemas dan tanda tanya.</p>
<p><strong>Janji yang Belum Tiba</strong></p>
<p><strong>Kepala BKPSDM Kabupaten Kupang, Semuel Tinenti</strong>, menjanjikan bahwa seluruh pejabat eselon yang dilantik oleh Bupati Kupang Yosef Lede pada 30 Desember 2025 akan menerima SK perorangan pada Senin, 5 Januari 2026. Janji itu menjadi pegangan bagi 1.041 pejabat yang baru saja mengucap sumpah jabatan. Namun, kenyataan berkata lain: SK yang dijanjikan belum tersedia di BKPSDM.</p>
<p>Media Timor Raya sebelumnya, pada 2 Januari 2026, menyoroti fenomena ini dengan tajuk “Pelantikan Tanpa SK: Antara Janji Jabatan dan Kebingungan ASN”. Berita itu menggambarkan kebingungan ribuan ASN yang telah dilantik, tetapi belum menerima SK perorangan sesuai Pertek BKN yang seharusnya ditindaklanjuti dengan SK Bupati.</p>
<p><strong>Respon Kepala BKPSDM</strong><br />
Tak lama setelah berita itu tayang, Semuel Tinenti merespons melalui berbagai kanal media sosial. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan telah sesuai mekanisme dan mendapat pertimbangan teknis dari BKN.<br />
“Pejabat yang dilantik pada jabatan itu semua dasarnya Pertek BKN. Tidak mungkin kita geser atau ganti posisi keluar dari Pertek BKN. Jadi kalau ada oknum tertentu bilang bisa ditukar posisi, sangat keliru dan menyesatkan,” tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Badai Seroja Administrasi: 1.041 Pejabat yang Dilantik Bupati Yosef Lede, Legitimasi Masih Diterpa Angin Pertek BKN</title>
		<link>https://timor-raya.com/teknologi/badai-seroja-administrasi-1-041-pejabat-yang-dilantik-bupati-yoseflede-legitimasi-masih-diterpa-angin-pertek-bkn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2026 12:19:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Badai Seroja Administrasi: 1.041 Pejabat yang Dilantik Bupati YosefLede]]></category>
		<category><![CDATA[Benny Selan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kupang Yosef Lede]]></category>
		<category><![CDATA[dan Kepala BKPSDM Semuel Tinent]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Tutup Mulut]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak Administrasi yang Janggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BKPSDM Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Legitimasi Masih Diterpa Angin Pertek BKN]]></category>
		<category><![CDATA[melalui Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Saran untuk Pemerintah Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Mateldius Sanam]]></category>
		<category><![CDATA[Semuel Tinenti]]></category>
		<category><![CDATA[yang pernah memorak-porandakan daratan Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2537</guid>

					<description><![CDATA[Kabupaten Kupang, &#8212; Seperti badai Seroja yang pernah memorak-porandakan daratan Kupang, kini badai lain menghantam&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Kupang, &#8212; Seperti badai Seroja yang pernah memorak-porandakan daratan Kupang</strong>, kini badai lain menghantam ranah administrasi. Bedanya, badai kali ini bukan berupa angin dan hujan, melainkan pusaran aturan, legitimasi, dan prosedur hukum yang menguji fondasi pemerintahan daerah.</p>
<p><strong>Pelantikan Massal di Kabupaten Kupang</strong><br />
<strong>Pada tanggal, 30 Desember 2025, Bupati Kupang Yosef Lede melantik 1.041 pejabat ASN dalam seremoni besar.</strong></p>
<p><strong>Kepala BKPSDM Kabupaten Kupang, Semuel Tinenti, melalui Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Kupang, Benny Selan</strong>, menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan telah sesuai mekanisme dan mendapat Pertimbangan Teknis (Pertek) dari BKN.</p>
<p>“Pejabat yang dilantik pada jabatan itu semua dasarnya Pertek BKN. Tidak mungkin kita geser atau ganti posisi keluar dari Pertek. Jadi kalau ada oknum tertentu bilang bisa ditukar posisi, itu sangat keliru dan menyesatkan,” tegas Semuel dalam rilis resmi.</p>
<p>Pada sesi pagi, 41 nama dibacakan lengkap: 17 lurah dan 24 camat. Namun pada sesi sore, jumlah pejabat yang dilantik melonjak hingga seribu orang lebih, terdiri dari:<br />
&#8211; 359 pejabat struktural<br />
&#8211; 221 pejabat struktural yang dikukuhkan<br />
&#8211; 62 pejabat fungsional guru dan tenaga kesehatan<br />
&#8211; 820 kepala sekolah, pengawas sekolah, dan kepala puskesmas</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Klarifikasi, Pelantikan ASN Kabupaten Kupang: Obor Kepastian yang Berakar pada Aturan</title>
		<link>https://timor-raya.com/teknologi/klarifikasi-pelantikan-asn-kabupaten-kupang-obor-kepastian-yang-berakar-pada-aturan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 03:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[--Seperti sebuah pohon besar yang tumbuh dari akar kuat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BKPSDM Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi atas Isu]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi ini untuk menjawab pemberitaan dari media ini sebelumnya bahwa:  Pelantikan Tanpa SK: Antara Janji Jabatan dan Kebingungan ASN di Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[menepis isu gonta-ganti jabatan dan memberi arah pasti bagi ASN serta masyarakat.]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[obor birokrasi kini menyala terang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan ASN Kabupaten Kupang: Obor Kepastian yang Berakar pada Aturan]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan ribuan pejabat lingkup Pemkab Kupang pada 30 Desember 2025 telah berlandaskan Pertek BKN. Dengan pijakan regulasi yang sah]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan yang Fenomenal]]></category>
		<category><![CDATA[penataan tata kelola adalah langkah awal yang krusial untuk memastikan operasional Bank NTT berjalan secara profesional dan transparan]]></category>
		<category><![CDATA[Semuel Tinenti]]></category>
		<category><![CDATA[Seperti pohon yang tumbuh dari akar koko]]></category>
		<category><![CDATA[SK kolektif maupun individu dapat diambil di BKPSDM Kabupaten Kupang mulai 5 Januari 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=2517</guid>

					<description><![CDATA[Seperti pohon yang tumbuh dari akar koko, pelantikan ribuan pejabat lingkup Pemkab Kupang pada 30&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Seperti pohon yang tumbuh dari akar koko, pelantikan ribuan pejabat lingkup Pemkab Kupang pada 30 Desember 2025 telah berlandaskan Pertek BKN. Dengan pijakan regulasi yang sah, obor birokrasi kini menyala terang, menepis isu gonta-ganti jabatan dan memberi arah pasti bagi ASN serta masyarakat.</strong></em></p>
<p><strong>Kabupaten Kupang,NTT, &#8211;Seperti sebuah pohon besar yang tumbuh dari akar kuat,</strong> setiap cabang yang menjulang ke langit tidak mungkin berdiri tanpa fondasi yang kokoh. Begitu pula dengan birokrasi: setiap jabatan yang dilantik harus berakar pada aturan, agar tidak mudah goyah diterpa angin isu.</p>
<p><strong>Pelantikan yang Fenomenal</strong><br />
Pelaksanaan pelantikan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang pada 30 Desember 2025 lalu menjadi sorotan publik. Ribuan ASN hadir dalam dua sesi: pagi hari untuk pelantikan Camat dan Lurah, serta sore hari untuk pejabat struktural, Kepala Sekolah, dan Kepala Puskesmas.</p>
<p><strong>Kepala BKPSDM Kabupaten Kupang, Semuel Tinenti,</strong> menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan telah sesuai mekanisme dan mendapat Pertimbangan Teknis (Pertek) dari BKN. “Pejabat yang dilantik pada jabatan itu semua dasarnya Pertek BKN. Tidak mungkin kita geser atau ganti posisi keluar dari Pertek. Jadi kalau ada oknum tertentu bilang bisa ditukar posisi, itu sangat keliru dan menyesatkan,” tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
