<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Soe &#8211; timor-raya.com</title>
	<atom:link href="https://timor-raya.com/tag/soe/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<description>Cahaya Timorraya Menerangi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Jul 2025 23:30:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Soe &#8211; timor-raya.com</title>
	<link>https://timor-raya.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lolos Seleksi PPPK, Nasip Dua Guru Honorer di NTT Belum Jelas, Kadis P dan K : Meskipun Lolos Seleksi tidak Diproses</title>
		<link>https://timor-raya.com/pendidikan/lolos-seleksi-pppk-nasip-dua-guru-honorer-di-nt-belum-jelas-kadis-p-dan-k-meskipun-lolos-seleksi-tidak-diproses/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 01:24:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[- Dua guru honorer asal Kecamatan Toianas]]></category>
		<category><![CDATA[hingga kini belum menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis P dan K : Meskipun Lolos Seleksi tidak Diproses]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Lolos Seleksi PPPK]]></category>
		<category><![CDATA[Musa Benu]]></category>
		<category><![CDATA[Nasip Dua Guru Honorer di NT Belum Jelas]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[S.H]]></category>
		<category><![CDATA[Soe]]></category>
		<category><![CDATA[yang dinyatakan lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=1636</guid>

					<description><![CDATA[Soe,- Dua guru honorer asal Kecamatan Toianas, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Soe</strong>,- Dua guru honorer asal Kecamatan Toianas, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), <strong>Provinsi Nusa Tenggara Timur</strong> (NTT) yang dinyatakan lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024, hingga kini belum menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.</p>
<p>Hal ini disampaikan <strong>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Musa Benu, S.H</strong>., saat di temui awak media di ruang kerjanya, menjelaskan bahwa terkait dua orang guru honorer asal Toianas diduga adanya pelanggaran administratif, terutama mengenai status penempatan para guru tersebut yang sebenarnya berasal dari sekolah swasta, tetapi didaftarkan sebagai guru di sekolah negeri.</p>
<p>“Regulasi jelas, guru dari sekolah swasta yang menitip diri di sekolah negeri dan terbukti melakukan manipulasi data akan langsung dihentikan prosesnya, meskipun sudah lulus seleksi,” Ujar Kepala Dinas P dan K, pada rabu (17/7/2025).</p>
<p>Musa menyebut, pihak Dinas Pendidikan sudah berupaya mencoret data guru yang diketahui berasal dari sekolah swasta. Namun, sejumlah kepala sekolah tetap menandatangani Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM), yang menyatakan guru tersebut benar-benar aktif mengajar di sekolah negeri.</p>
<p>&#8220;kami sudah berupaya untuk coret dari data tetapi kenapa sampai terjadi seperti ini, karna ada banyak kepala sekolah yang siap tanda tangan SPTJM, dia bertanggung jawab bahwa ini benar-benar ada di sekolah negeri&#8221;. Ucap Kepala Dinas P &amp; K TTS itu</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ruas jalan trans Ayotupas &#8211; Wanibesak Rusak Total Akibat Tergerus Tanah Longsor</title>
		<link>https://timor-raya.com/daerah/ruas-jalan-trans-ayotupas-wanibesak-rusak-total-akibat-tergerus-tanah-longsor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2025 15:51:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Akibat Tergerus Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Amanatun Utara IPDA Zadok Loebaloe]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Amanatun Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Wewiku]]></category>
		<category><![CDATA[Ruas jalan trans Ayotupas]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak Total]]></category>
		<category><![CDATA[Soe]]></category>
		<category><![CDATA[Toianas]]></category>
		<category><![CDATA[TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Wanibesak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=1098</guid>

					<description><![CDATA[SoE,- Ruas jalan yang merupakan satu-satunya jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Amanatun Utara, Toianas dan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>SoE</strong>,- Ruas jalan yang merupakan satu-satunya jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Amanatun Utara, Toianas dan Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka, kini tidak bisa dilalui kendaraan roda dua, roda empat hingga roda enam. Akibatnya, aktifitas transportasi dan akses ekonomi orang, barang lumpuh total.</p>
<p>Titik kerusakan terparah jalur trans ini tepatnya di Laku&#8217;nuna, Desa Sono Kecamatan Amanatun Utara. Jalur tersebut, pada tahun 2024 lalu sempat ditanggulangi Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melalui hari bakti PUPR, dengan menurunkan material tanah sirtu dan diratakan pada permukaan badan jalan tersebut. Namun sayangnya, kini titik jalan tersebut kembali tergerus oleh tanah longsor.</p>
<p>Pertanyaanya? Apakah ditengah kondisi efisiensi anggaran dapat menjadi alasan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk tidak merespon? Ataukah ada upaya lain melalui dana bantuan tak terduga (BTT) tanggap darurat bencana oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas PUPR masih bisa untuk menanggulangi kondisi ini? Jawabannya ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).</p>
<p>Menyikapi kondisi tersebut, sejumlah pihak pun turut memberikan sumbangan material guna penanganan darurat pada ruas jalur tersebut. Bahkan sejumlah pemuda dan masyarakat Desa setempat dengan sukarela tenaga, telah berupaya dengan memperbaiki permukaan badan jalan pada titik jalur tersebut. Namun sayangnya, upaya tersebut tidak diterima oleh sejumlah pengguna jalan, akibatnya kini jalur tersebut putus total.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur NTT Pastikan Lokasi Pembangunan SMA Unggulan Garuda di TTS</title>
		<link>https://timor-raya.com/pendidikan/gubernur-ntt-pastikan-lokasi-pembangunan-sma-unggulan-garuda-di-tts/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 01:40:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[A.Md]]></category>
		<category><![CDATA[Apt]]></category>
		<category><![CDATA[Arsianus J. Neobahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati TTS Eduars Markus Lioe]]></category>
		<category><![CDATA[Emanuel Melkiades Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Timor tengah selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan Civic Center]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[meninjau lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[MH]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[S.Ip.]]></category>
		<category><![CDATA[S.Si]]></category>
		<category><![CDATA[SH.]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Unggulan Garuda]]></category>
		<category><![CDATA[Soe]]></category>
		<category><![CDATA[TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati TTS Johny Army Konay]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua I DPRD TTS Yoksan D.K Benu]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua II DPRD TTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=984</guid>

					<description><![CDATA[SoE, &#8211; Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si, Apt, meninjau lokasi&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SoE</strong>, &#8211; Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si, Apt, meninjau lokasi yang akan dibangun SMA Unggulan Garuda di kawasan Civic Center, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Sekolah unggulan ini akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektare dan diharapkan menjadi pusat pendidikan berkualitas di NTT.</p>
<p>Emanuel Melkiades Laka Lena dalam kunjungan tersebut, menegaskan bahwa lahan yang telah ditetapkan sudah siap dan proses sertifikatnya akan segera dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten TTS.</p>
<p>&#8220;Saya sudah sampai bahwa lokasi 20 hektare ini sudah oke, dan juga BPN/ATR TTS sudah siap untuk mensertifikatkan lahan ini. Saya pikir ini tidak akan lama lagi, karena kalau sudah diproses dan persiapan pembangunan sudah dilakukan, semuanya akan berjalan sesuai rencana,&#8221; ujar Emanuel Melkiades Laka Lena kepada awak Media di lokasi Pembangunan Sekolah Garuda pada Jumat (28/3/2025).</p>
<p>Selain memastikan kesiapan lahan, Emanuel Melkiades Laka Lena juga menekankan pentingnya melibatkan tenaga kerja lokal dalam pembangunan SMA Unggulan Garuda.</p>
<p>“Nanti apakah dari Jakarta atau siapa yang secara teknis menangani, itu merupakan bagian dari internal kementerian. Yang jelas, pihak yang mengerjakan proyek ini juga akan melibatkan pekerja lokal serta para konsultan yang berada di lokasi pembangunan,” jelas Gubernur NTT yang akrab di sapa Melki Laka Lena.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Ancam Linamnutu, Emi Nomleni Dorong Intervensi Pemerintah Pusat</title>
		<link>https://timor-raya.com/daerah/banjir-ancam-linamnutu-emi-nomleni-dorong-intervensi-pemerintah-pusat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 11:01:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Ancam Linamnutu]]></category>
		<category><![CDATA[Daniel Liu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Linamnutu]]></category>
		<category><![CDATA[Emi Nomleni Dorong Intervensi Pemerintah Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTS.]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Amanuban Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Provinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD TTS]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Mordekai Liu]]></category>
		<category><![CDATA[Soe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=761</guid>

					<description><![CDATA[Soe, &#8211; Ketua DPRD Provinsi NTT, Ir. Emilia Nomleni, didampingi Ketua DPRD TTS, Mordekai Liu,&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Soe</strong>, &#8211; Ketua DPRD Provinsi NTT, Ir. Emilia Nomleni, didampingi Ketua DPRD TTS, Mordekai Liu, serta Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD TTS, Daniel Liu, melakukan kunjungan kerja ke Desa Linamnutu, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS, pada Kamis, 20/3/2025.</p>
<p>Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda reses DPRD Provinsi NTT dalam masa persidangan kedua tahun 2024–2025.</p>
<p>Namun, di luar agenda utama reses, kunjungan ini turut menyoroti dampak banjir yang menimpa Linamnutu.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-764" src="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG_20250321_185746.jpg" alt="" width="700" height="1211" /></p>
<p>&#8220;Informasi yang diterima menyebutkan bahwa 12 kepala keluarga terdampak langsung akibat luapan Sungai Noelmina yang terus mengikis lahan warga,&#8221;jelas Emi Nomleni.</p>
<p>Emilia Nomleni menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa hanya ditangani dengan pemasangan bronjong semata, tetapi membutuhkan langkah yang lebih komprehensif, seperti normalisasi sungai.<br />
Sejak awal, jarak antara sungai dan jalan di Linamnutu mencapai lebih dari 100 meter. Namun, erosi sungai telah menyebabkan penyempitan lahan, mengancam pemukiman dan lahan pertanian masyarakat.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-765" src="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG_20250321_185648.jpg" alt="" width="700" height="1211" /></p>
<p>Emilia menyoroti bahwa persoalan ini bukan hanya terjadi di Linamnutu, tetapi di banyak wilayah lain di NTT.</p>
<p>Sayangnya, keterbatasan anggaran, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, menjadi kendala utama dalam melakukan normalisasi sungai.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolres TTS Pimpin Press Release Kasus Pembunuhan dua Anak Oleh Ayah Kandungnya</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/kapolres-tts-pimpin-press-release-kasus-pembunuhan-dua-anak-oleh-ayah-kandungnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 12:23:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Sigit Harimbawan]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah Kandung]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTS.]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Reskrim Iptu Joel Ndolu.SH]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[M.H]]></category>
		<category><![CDATA[Pimpin Press Release]]></category>
		<category><![CDATA[S.H]]></category>
		<category><![CDATA[S.I.K.]]></category>
		<category><![CDATA[Soe]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Noeponof]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=490</guid>

					<description><![CDATA[Soe,- Kapolres Timor tengah selatan (TTS), AKBP Sigit Harimbawan,S.H, S.I.K, M.H memimpin pelaksanaan press release&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Soe</strong>,- Kapolres Timor tengah selatan (TTS), AKBP Sigit Harimbawan,S.H, S.I.K, M.H memimpin pelaksanaan press release kasus Pembunuhan dua orang anak yang dilakukan oleh ayah kandung.</p>
<p>Terlihat Kapolres TTS didampingi oleh Kasat Reskrim Iptu Joel Ndolu.SH, Kanit Pidum Aiptu Yandri Tlonaen, Paur Iden Aipda Purwanto.S.Sos, pada Selasa (04/03/25) pukul 16:00 WITA menggelar press release kasus pembunuhan Ayah kandung menghilangkan nyawa dua anak kandung di Desa Skinu Kecamatan Toianas Kabupaten TTS, profinsi Nusa tenggara timur (NTT) pada Senin (03/03/25) dan TKP nya di Sungai Noeponof.</p>
<p>Dalam keterangannya, Kapolres TTS, menjelaskan bahwa kronologis peristiwa naas tersebut pelaku pelakunya adalah YT (40) sebelumnya bersama istrinya LB (40) dan kedua korban Mawar (bukan nama sebenarnya) (14) dan Bunga (bukan nama sebenarnya) (09) sejak pagi Senin 03 Maret 2025 kemarin sekita pukul 08:00 wita korban San pelaku pergi ke kebun untuk menjaga tanaman dari hama tanaman.&#8221; Jelas Kapolres TTS”.</p>
<p>Selanjutnya sekira pukul 11:00 wita LB istri korban mengajak pelaku YT dan kedua korban Bunga dan Mawar yang merupakan dua anak kandung mereka untuk mencari udang di Sungai Noeponof.&#8221; Katanya.</p>
<p style="text-align: left;">Setelah tiba di Sungai Noeponof LB istri pelaku YT mengajak kedua anak mereka yaitu korban Mawar (14) dan Bunga (09) untuk menuju ke sungai arah atas di tempat yang bernama Poli sehingga pelaku YT (40) langsung bertanya kepada istrinya LB (40) bahwa &#8220;kamu ajak saya mencari udang ke Sungai Poli supaya saya mati kamu kawin lagi&#8221;? dan saat itu spontan istri LB dan kedua korban Mawar (14) dan Bunga (09) tertawa sehingga pelaku YT (40) langsung Naik darah alias marah lalu mengambil sebuah batu dan melempar istrinya LB (40) sehingga istrinya berteriak agar kedua korban Bunga dan Mawar segera melarikan diri namun justru pelaku mengejar kedua korban Mawar dan Bunga lalu menebas menggunakan parang secara berulang kali sehingga keduanya meninggal di TKP Sungai Noe ponof.&#8221; Tambah Kapolres TTS”.</p>
<p>Usai membunuh Mawar (14) pelaku berbalik arah mengejar Bunga (09) dan memotong menggunakan sebilah parang secara berulang hingga korban Bunga (09) ikut meninggal ditempat sebagaimana kakak kandungnya Mawar, sementara istri pelaku berusaha melarikan diri ke arah perkampungan sambil berteriak minta tolong warga sekitar dan saat itu datang saksi NL (64) bermaksud menolong namun NL juga menjadi korban terkena bacok karena pelaku saat itu memegang parang dan membacok istrinya LB (40) sehingga masyarakat sekitar perkampungan mendatangi dan mengepung pelaku sehingga pelaku tidak dapat melarikan diri jauh dari TKP hingga Aparat Polsek Amanatun Utara Ayotupas tiba dan mengamankan Pelaku.&#8221; Papar Kapolres.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Anak dihabisi Ayah Kandung Saat di Kebun</title>
		<link>https://timor-raya.com/hukum-kriminal/dua-anak-dihabisi-ayah-kandung-saat-di-kebun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 11:55:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah Kandung]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Skinu]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu. Joel Ndolu]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTS.]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Noeponof]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Reskrim Polres TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebun]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Toianas]]></category>
		<category><![CDATA[M.H]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Amanatun Utara]]></category>
		<category><![CDATA[S.I.K.]]></category>
		<category><![CDATA[SH.]]></category>
		<category><![CDATA[Sigit Harimbawan]]></category>
		<category><![CDATA[Soe]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=486</guid>

					<description><![CDATA[Soe, &#8211; Kasus pembunuhan tragis kembali terjadi di Desa Skinu, Kecamatan Toianas wilayah Hukum Polsek&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Soe</strong>, &#8211; Kasus pembunuhan tragis kembali terjadi di Desa Skinu, Kecamatan Toianas wilayah Hukum Polsek Amanatun Utara, Polres Timor Tengah Selatan.</p>
<p>Kejadian naas ini kembali menimpa dua orang anak yang tega dihabisi ayah kandungnya sendiri saat berada dikebun.</p>
<p>Kapolres TTS Sigit Harimbawan, SH., S.I.K., M.H yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres TTS Iptu. Joel Ndolu. Selasa, (04/03/2025), melalui press relealisenya membenarkan kasus pembunuhan bapak anak tersebut.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-488" src="https://timor-raya.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG_20250304_195353.jpg" alt="" width="700" height="467" /></p>
<p>Insiden berdarah ini terjadi pada hari Senin, tanggal 03 Maret 2025, sekitar Jam : 11.30 Wita. Tempat Kejadian tepatnya di Kali Noeponof, Desa Skinu, Kecamatan Toianas Kabupaten TTS.</p>
<p>Pelaku pembunuhan tragis ini diketahui ketahui identitasnya berinisial (YT), dengan alamat Oelo&#8217;o, Desa Skinu, Kecamatan Toianas.</p>
<p>Sementara identitas kedua korban yang adalah anak kandungnya sendiri berinisial<br />
(ST) dan (DT). Keduanya korban berjenis kelamin perempuan. Pasca kejadian ini, kedua korban diketahui meninggal di TKP.</p>
<p>Selain kedua anak kandung yang dibunuh oleh pelaku, satu orang warga berinisial (NL) mengalami luka berat dan sementara dirawat di Puskesmas Toianas.</p>
<p>Sesuai pres release Kasat Reskrim yang diterima media ini, kronologis insiden berdarah ini bermula saat pelaku bersama istriya (LB) dan kedua korban (ST) dan (DT). Sejak pagi, pergi ke kebun untuk menjaga tanaman jagung dari hama monyet sekira pukul 11.30 wita.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Dan Wabup TTS Langsung Pantau Jalan Longsor Oenitas</title>
		<link>https://timor-raya.com/daerah/bupati-dan-wabup-tts-langsung-pantau-jalan-longsor-oenitas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[timor-raya.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2025 23:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Buce Liu]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Oenitas]]></category>
		<category><![CDATA[Soe]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Lonsor]]></category>
		<category><![CDATA[TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Johny Army Konay]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://timor-raya.com/?p=470</guid>

					<description><![CDATA[Soe,- Bupati Buce Liu dan Wakil Bupati Johny Army Konay usai ramatamah di rumah pribadi&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Soe</strong>,- Bupati Buce Liu dan Wakil Bupati Johny Army Konay usai ramatamah di rumah pribadi Bupati Buce Liu di Kelurahan Obesa tanggal 1 Maret 2025 pukul 20:45 wita,Bupati dan Wakil Bupati langsung bergegas memantau jalan longsong di titik jalan Oenitas Desa Kokoi Kecamatan Amanatun Selatan Kab TTS yang nyaris putus dan sulit dilalui arus transportasi.</p>
<p>“Bupati Buce Liu dan Wakil Bupati Johny Army Konay senada keduanya mengatakan bahwa titik jalan Oenitas mengalami longsor kurang lebih sudah dua pekan saat keduanya masih mengikuti kegiatan ret-ret di Magelang Jawa Tengah keduanya mengetahui kondisi tersebut dari media sehingga setelah tiba kembali di Kab TTS tanpa tunggu lama siang atau malam keduanya bertekat langsung terjun ke lokasi untuk melihat kondisi longsong untuk langsung bertindak tanpa menunggu lama agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mengakses kekuar masuk hasil bumi.&#8221; Jelas Bupati dan Wakil Bupati TTS.</p>
<p>Lebih jauh Bupati Buce Liu menjelaskan bahwa setelah melihat dari dekat kondisi jalan Oenitas selaku Bupati didampingi Wakil Bupati Johny Army Konay langsung memerintah Kadis PUPR dan Kalak BPBD Kab TTS untuk segera menurunkan alat berat exavator ke Jalan Oenitas besok Senin 02 Maret 2025 besok, untuk dilakukan penanganan tanpa harus menunggu lama karena kondisi jalan tetsebut sangat memprihatinkan karena kondisi longsor semakin parah pergeseran tanah terus bergerak menghancurkan permukaan badan jalan hotmix yang baru di bangun tahun 2022 dan 2023 silam.&#8217; Katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
