Jamkrida NTT Perseroda: Dari Server ke Kokpit, 7 Calon Direksi dan Komisaris Siap Uji Kelayakan OJK

Reporter: Adrianus Ndu Ufi  
| Editor: Redaksi Timor Raya
Foto dari Kiri: Kepala Biro Hukum,PLT Dirut Jamkrida NTT, Gubernur NTT dan PLT Sekda NTT Latar belakang: Di sisi kiri tampak server dan jaringan digital dengan simbol keamanan data, sementara di sisi kanan tergambar kokpit pesawat dengan kru yang siap lepas landas. Di tengah, terdapat simbol perlindungan nasabah yang menegaskan peran Jamkrida NTT sebagai BUND penjaminan. Nuansa biru dan emas memberi kesan profesional, stabil, dan penuh kepercayaan.

Manajemen baru diharapkan jadi sistem pengendali yang solid dan menjaga premi nasabah tetap aman, sekaligus membawa perusahaan terbang menuju laba berkelanjutan.

Seperti sebuah sistem IT yang membutuhkan firewall, server, dan jaringan yang saling terhubung agar data tetap aman, begitu pula sebuah perusahaan penjaminan membutuhkan direksi dan komisaris yang solid.

Bacaan Lainnya

Tanpa sistem pengendali yang kuat, data bisa bocor; tanpa manajemen yang kokoh, klaim nasabah bisa hilang di meja birokrasi.

Dan seperti pesawat komersial yang hanya bisa terbang jika kokpit, mesin, dan kru bekerja selaras, PT Jamkrida NTT membutuhkan nahkoda baru yang mampu menjaga keseimbangan antara laba perusahaan dan perlindungan nasabah.

Kota Kupang, Sabtu 7 Januari 2026 – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jamkrida NTT Perseroda resmi menetapkan 7 calon untuk mengisi posisi strategis: Direktur Utama, Komisaris Independen, Direktur Operasional, serta Direktur Umum dan Keuangan.

Gubernur NTT sekaligus Pemegang Saham Pengendali, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara matang. Dari 20 pendaftar, akhirnya terpilih 7 nama yang akan menjalani Fit and Proper Test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pos terkait