Gubernur NTT: Jadikan Piala Dunia Momentum Persaudaraan dan Ekonomi Rakyat

Reporter: Adrianus Ndu Ufi  
| Editor: Redaksi Timor Raya

“Pemprov NTT akan berkoordinasi dengan TVRI serta pemerintah kabupaten dan kota untuk mengelola momentum berharga ini agar pelaksanaan nobar berlangsung tertib, aman, sesuai ketentuan, serta memberi manfaat ekonomi nyata bagi UMKM lokal,” ujar Gubernur.

Apresiasi juga diberikan kepada TVRI yang kembali menjadi penyiar resmi Piala Dunia. Menurut Gubernur, kehadiran siaran ini adalah kabar gembira yang menghadirkan keadilan akses hiburan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. “Momentum ini diharapkan dapat meningkatkan literasi olahraga, semangat sportivitas, dan kebersamaan masyarakat,” tambahnya.

Lebih jauh, Gubernur berharap TVRI NTT mempersiapkan kualitas siaran terbaik, mulai dari teknis, jangkauan sinyal, hingga kreativitas konten lokal agar perhelatan ini benar-benar menjadi pesta rakyat.

Seperti bola yang bergulir di lapangan, membawa harapan setiap tim untuk mencetak gol, demikian pula Piala Dunia 2026 di NTT diharapkan menjadi bola harapan yang bergulir ke setiap sudut desa, setiap ruang keluarga, dan setiap hati masyarakat.

Usul saran: Momentum ini sebaiknya tidak hanya dimaknai sebagai hiburan, tetapi juga dijadikan ruang edukasi publik. Pemerintah daerah bersama TVRI dapat mengintegrasikan siaran dengan konten lokal yang menonjolkan budaya NTT, mengajak UMKM berinovasi, serta menghadirkan diskusi ringan tentang sportivitas dan kebersamaan. Dengan begitu, Piala Dunia bukan hanya pesta bola, tetapi juga pesta literasi, budaya, dan ekonomi rakyat.

Pos terkait