Dalam sesi RUPS Luar Biasa, para pemegang saham secara resmi menyetujui penyesuaian struktur organisasi tersebut. Selain itu, rapat juga mengesahkan pengangkatan Revi Adiana Silawati sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT. Penunjukan ini dilakukan setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan yang dijalani di hadapan OJK.
Revi merupakan tenaga profesional yang memiliki rekam jejak panjang di industri perbankan, sebelumnya berkarier di Bank Jatim. Kehadirannya diharapkan memperkuat sistem kepatuhan dan integritas operasional bank. Selain itu, rapat juga telah mengusulkan satu nama calon Komisaris Independen untuk melengkapi struktur pengawasan perusahaan sesuai regulasi yang berlaku.
Sebagai bentuk keseriusan memperkuat daya saing dan kapasitas layanan bank, sejumlah daerah juga menyatakan komitmen penambahan penyertaan modal. Pemerintah Provinsi NTT menyiapkan tambahan modal sebesar Rp30 miliar, disusul Pemerintah Kabupaten Malaka sebesar Rp5 miliar, dan Pemerintah Kabupaten Alor sebesar Rp3 miliar.
Komitmen ini menjadi sinyal kuat dari seluruh pemilik saham untuk menjadikan Bank NTT sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah yang sehat, kuat, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat luas.***





