Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, NTT tengah melakukan reformasi manajemen Bank NTT untuk meningkatkan daya saingnya. “Kami ingin menjadikan Bank NTT lebih terbuka dan profesional agar mampu menarik lebih banyak kerja sama investasi,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.
Dijelaskan Melki Laka Lena, selain sektor perbankan, Pemprov NTT juga ingin memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulannya, seperti rumput laut, garam, hasil perikanan, dan produk UMKM berbasis budaya lokal. Program _One Village One Product_ yang dikembangkan di NTT diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas di Jakarta.
“Jakarta adalah tempat bagi banyak masyarakat NTT meraih impian. Kami berharap, kerja sama ini bisa membawa manfaat bagi kedua belah pihak dan membuka jalan bagi produk lokal NTT untuk bersaing di ibu kota,” tambah Gubernur NTT.
Gubernur Pramono sendiri mengaku memiliki kedekatan emosional dengan NTT, terutama dalam hal pariwisata dan produk tenunnya. “NTT memiliki daya tarik luar biasa. Keindahan alam dan budaya NTT bisa lebih dikembangkan, dan Jakarta siap menjadi mitra untuk mendorong pariwisata NTT agar semakin mendunia,” kata Gubernur DKI.





