Ketua Sinode GMIT dalam arahannya menyampaikan bahwa dalam membangun GMIT sama artinya dengan membangun NTT. Dengan adanya kolaborasi yang dilaksanakan antara Sinode GMIT dengan Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Provinsi NTT kiranya juga dapat mendukung dan membantu program-program pemerintah dengan bergerak bersama dan searah dalam mengatasi berbagai masalah baik itu masalah stunting dan kemiskinan ekstrim, serta masalah-masalah lainnya.
“Sekalipun dalam kondisi efisiensi anggaran yang sedang terjadi, Gereja dan Pemerintah adalah unsur yang tidak bisa dipisahkan karena keduanya adalah mitra, sehingga perlunya kolaborasi serta kerja sama dan GMIT siap mendukung program-program Pemerintah sekalipun dalam kondisi efisiensi anggaran, GMIT siap berkontribusi penyumbang PAD,” ujarnya.
“Membangun Indonesia harus dilakukan dengan membangun NTT, membangun NTT harus dilakukan dengan membangun GMIT, sama halnya juga membangun NTT harus dimulai dengan membangun Rote Ndao,” ungkap Ketua Sinode GMIT.
Bupati Rote Ndao dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas Perhatian Gubernur NTT kepada Kabupaten Rote Ndao dan siap berkolaborasi dalam membangun NTT.
“Ucapan terima kasih kepada Bapak Gubernur, terutama telah mengumpulkan dan membawa seluruh Bupati/Walikota se-NTT untuk bertemu dengan Menteri-Menteri Kabinet Merah Putih, dan hal ini diapresiasi dan disambut baik oleh seluruh Kementerian. Saya yakin dan percaya dibawah kepemimpinan Pak Gubernur dan kolaborasi dari semua pihak baik pemerintah pusat, DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten, kami yakin dan siap membangun NTT dan Rote Ndao semakin lebih baik lagi,”ucapnya.





