Merajut Persatuan di Tanah Keragaman, MUI Pusat Turun Monev, Sinergi dengan DPRD NTT, Jaga Kerukunan Umat Beragama

Reporter: Adrianus Ndu Ufi  
| Editor: Redaksi Timor Raya

Kerukunan antarumat beragama menjadi isu paling mendesak untuk terus dijaga dan diperkuat di tengah masyarakat NTT yang majemuk. Menyadari hal tersebut, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Pusat turun langsung ke daerah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi keumatan dan kemasyarakatan di Provinsi NTT, Rabu (17/09/2026).

Rombongan MUI Pusat terdiri dari Dr. K.H. Arif Fahrudin, Prof. Dr. Armai Arif M.Ag, dan Ir. H. Andi Yudi Hendriawan. Kedatangan mereka langsung diterima oleh Ketua DPRD Provinsi NTT Ir. Emelia J. Nomleni di ruang kerjanya, didampingi oleh jajaran pimpinan DPRD serta Sekretaris Umum dan pengurus inti Korwil MUI Provinsi NTT.

Kunjungan kerja ini merupakan agenda rutin tahunan MUI Pusat dalam rangka konsolidasi organisasi serta memantau langsung perkembangan dan tantangan kehidupan beragama bermasyarakat di daerah. Dalam pertemuan tersebut, pihak MUI Pusat menegaskan posisi strategis lembaganya sebagai shadiiqul hukumah atau mitra pemerintah yang harus terus bersinergi dengan lembaga eksekutif maupun legislatif dalam mengawal moral kebangsaan. MUI bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan kekuatan sosial yang berperan menjaga keseimbangan nilai agama dan nilai kebangsaan di tengah masyarakat yang beragam.

Pos terkait