Warga Korban Longsor Desa Kuatae Menanti Kepastian Relokasi Pemerintah Daerah TTS

Imanuel juga menyoroti kondisi 22 kepala keluarga (KK) yang masih harus tinggal di GOR karena rumah mereka rusak berat dan tidak memungkinkan untuk ditempati. Ia menambahkan, meskipun rumah mereka juga hancur, mereka tidak bisa terus-menerus pasrah pada keadaan.

“Semuanya tidak aman jika kami tinggal di rumah saudara atau tempat pengungsian. Kami rela kembali memperbaiki rumah kami. Sebagian dari kami sudah kembali ke rumah, sebagian masih tidur di GOR. Mohon kepada Bapak Apris agar menyampaikan aspirasi kami kepada Bapak Bupati, supaya ke depan lokasi yang benar itu di mana, agar memperlancar kami mendapatkan hunian yang tetap. Mungkin itu yang bisa kami sampaikan kepada pemerintah daerah Kabupaten TTS,” pungkasnya.

Bapak Apris, dalam kesempatan tersebut, berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat Kuatae kepada Bupati TTS untuk segera mendapatkan solusi yang terbaik.

Pos terkait