“Dari 7 desa dan 1 kelurahan yang ada di Kecamatan Kupang Tengah, baru Desa Mata Air yang berani melangkah maju menjadi Desa Digital. Kami sangat bangga. Semoga peluncuran ini menjadi lompatan besar bagi kemajuan Kecamatan Kupang Tengah secara keseluruhan,” ujarnya, disambut tepuk tangan panjang, dikantor Desa Mata Air,15/12/2025
Pelayanan Hybrid: Cepat dan Inklusif
Kepala Desa Mata Air, dengan suara bergetar menahan haru, menegaskan bahwa digitalisasi ini bukan sekadar peluncuran website profil.
“Pelayanan kini menerapkan konsep Hybrid Service. Warga yang memiliki HP Android dapat mengurus surat keterangan secara mandiri melalui aplikasi atau website. Sementara bagi warga yang tidak memiliki gawai, pelayanan tatap muka tetap dilayani, namun kini diproses lebih cepat dengan sistem digital,” jelasnya.
Diskusi Interaktif: Masukan Lintas Sektor
Sesi diskusi berlangsung hangat. Pihak Puskesmas Tarus menyarankan penambahan portal screening kesehatan agar pelayanan desa dan kesehatan dapat terintegrasi. PLKB memberikan apresiasi atas sinkronisasi data kependudukan yang kini lebih akurat dan real-time.
Tawa ringan pun pecah, mencairkan suasana.
Komitmen Pengembang: Menuju Digital Farming
Founder PT. Inovasi Anak Timur (Acode), Alvaro Kadja, menegaskan bahwa peluncuran ini hanyalah langkah awal.





