Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia setelah berhasil membuka 220.194 rekening pelajar dalam ajang Puncak Hari Indonesia Menabung Provinsi NTT Tahun 2026 di Kabupaten Rote Ndao. Pencapaian ini bukan sekadar angka melainkan strategi edukasi dan inklusi keuangan untuk masa depan generasi muda NTT.
Ibarat menanam benih di tanah yang subur sejak musim hujan, menanamkan kebiasaan menabung dan bijak mengelola keuangan sejak usia sekolah adalah fondasi paling kokoh bagi masa depan suatu daerah. Rekor 220 ribu rekening bukan sekadar jumlah yang mengesankan — itu adalah 220 ribu benih harapan yang ditanam, yang kelak akan tumbuh menjadi pohon yang rimbun dan meneduhkan perekonomian NTT di masa mendatang.
KUPANG -TIMORRAYA— Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur mengukir prestasi nasional dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia setelah sukses membuka 220.194 rekening pelajar dalam ajang Puncak Hari Indonesia Menabung Provinsi NTT Tahun 2026 yang digelar di SMA Negeri 1 Rote Selatan Kabupaten Rote Ndao pada Rabu 19 Agustus 2026. Pencapaian rekor ini merupakan langkah konkret memperluas literasi dan inklusi keuangan sejak dini melalui program Simpanan Pelajar dan gerakan Satu Rekening Satu Pelajar. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena yang hadir secara daring mengapresiasi kolaborasi kuat antara Bank NTT Otoritas Jasa Keuangan serta pemerintah daerah yang menyukseskan gerakan ini.





