Ia menambahkan, transformasi ini diharapkan meningkatkan dividen bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM, dan memperkuat kontribusi Bank NTT terhadap pembangunan ekonomi lokal.
“Direksi melaporkan kondisi riil Bank NTT saat ini sedang dibenahi. Mereka optimis dividen tahun depan akan meningkat. Transformasi ini harus memperkuat pembangunan daerah,” ujar Gubernur.
Dengan persetujuan DPRD, Bank NTT kini memasuki tahap baru sebagai Perseroda, yang diharapkan mampu bersaing lebih agresif di sektor perbankan regional sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi Nusa Tenggara Timur.





