“Intinya adalah kami akan menampilkan seluruh produk lokal kami, demikian juga produk-produk yang kita ekspor keluar, baik itu ke Timor Leste, baik itu ke Kanada, Eropa maupun Amerika,” kata Sony menjelaskan.
Dalam rangkaian perayaan ini, Disperindag juga akan melaunching NTT Mart dan Restoran Flobamorata pada tanggal 12 Agustus 2025, sebagai bagian dari program “Gerakan Beli NTT”. NTT Mart akan menjadi platform untuk menjual seluruh produk lokal, baik secara manual maupun digital, guna memperluas jangkauan pasar bagi pelaku IKM.
Selain pameran, rangkaian acara HUT RI ke-80 tingkat Provinsi NTT juga akan diisi dengan Kirab Budaya (karnaval budaya) yang akan digelar pada 13 Agustus 2025. Karnaval ini menampilkan kekayaan seni, budaya, dan tradisi lokal dari berbagai daerah di NTT.
Pemerintah juga menghimbau seluruh masyarakat untuk turut memasang bendera merah putih dan umbul-umbul selama bulan Agustus serta menjaga suasana kondusif dan semangat persatuan yang sudah menjadi ciri khas masyarakat NTT. Dengan indeks toleransi tertinggi se-Indonesia, Provinsi NTT diharapkan terus menjadi contoh dalam hal kerukunan, persatuan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan
