2. Pendampingan & Edukasi UMKM:
– Pelatihan literasi keuangan dan manajemen usaha
– Kolaborasi dengan pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga non-profit
– Program inkubasi usaha mikro dan sosial enterprise
3. Skema Pembiayaan Inovatif:
– Kredit berbunga ringan atau subsidi bunga untuk sektor produktif
– Dana bergulir atau kemitraan pembiayaan dengan koperasi dan BUMDes
– Kredit kelompok berbasis komunitas untuk sektor informal
4. Kemitraan & Ekosistem UMKM:
– Sinergi dengan BPD se-Indonesia, Bank Jatim, dan Bank Artha Graha
– Akses pasar melalui e-commerce lokal dan nasional
– Dukungan pada ekosistem halal, green economy, dan industri kreatif.
Dampak yang diharapkan Ketua Partai Prima NTT dengan strategi ini, Bank NTT berpotensi, meningkatkan jumlah UMKM bankable di NTT,mendorong penciptaan lapangan kerja lokal yang berkelanjutan, menjadikan NTT sebagai model sukses pengembangan ekonomi berbasis komunitas.
