“Keadilan sosial menurut pemahaman kami adalah memastikan setiap warga NTT memiliki kesempatan yang sama untuk memanfaatkan layanan keuangan guna meningkatkan taraf hidup. Oleh karena itu, kami terus mendorong program inklusi keuangan dan memberikan kemudahan akses permodalan kepada mereka yang selama ini masih sulit terjangkau layanan perbankan konvensional,” tambahnya.
Lebih lanjut Rahmat menegaskan, seluruh kebijakan operasional Bank NTT ke depan akan senantiasa berpijak pada nilai-nilai Pancasila. Perseroan bertekad tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, namun tetap mengedepankan kemanfaatan luas demi kemajuan perekonomian daerah dan kesejahteraan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Bank NTT sebagai bank milik daerah terus berperan aktif mendukung visi pembangunan daerah, dengan meyakini bahwa keberhasilan sebuah lembaga keuangan daerah sejatinya diukur dari seberapa besar kontribusinya dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang tertuang dalam Pancasila.***





