Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, turut membenarkan penundaan RUPS. “Katanya ditunda ke tanggal 15 Mei 2026,” ujarnya singkat.
Gubernur NTT Melki Laka Lena selaku pemegang saham pengendali juga mengonfirmasi hal tersebut. “Rencananya pertengahan bulan Mei 2026,” ungkapnya kepada media.
Dengan penundaan ini, klarifikasi jajaran pengurus Bank NTT atas sejumlah isu strategis akan disampaikan dalam RUPS pada 15 Mei mendatang.





