Aliansi Peduli Kemanusiaan Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur NTT: Soroti Infrastruktur Terbengkalai, Krisis BBM, dan Rumah Sakit Hanya Pajangan; Pemerintah Janji Carikan Solusi

Reporter: Azor Tameno 
| Editor: Adrianus Ndu Ufi
Foto: Suasana Aliansi Peduli Kemanusiaan di Depan Kantor Gubernur NTT di Kota Kupang/ Timor Raya/ Azor Tameno/ 19 Mei 2027

Masyarakat Terisolasi karena Pembangunan Tak Tersentuh dan Krisis BBM

Ketua Umum PERMASKU, Asten Bait, dalam orasinya menjelaskan bahwa kehadiran rombongan tersebut adalah bentuk penyampaian suara masyarakat Amfoang yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut sama sekali tidak mendapatkan sentuhan dari Pemerintah Provinsi NTT, sehingga segala aktivitas warga menjadi sangat terbatas.

“Kami hadir di sini untuk menyuarakan suara masyarakat Amfoang dengan segala keterbatasannya dan ketidaktersentuhannya pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Provinsi NTT, sehingga aktivitas kami terbatas. Kami sebagai anak muda yang tentunya tidak mau melihat orang tua kami menderita, maka kami hadir di sini membawa tangisan masyarakat Amfoang yang sampai sekarang tidak ada sentuhan langsung pembangunan infrastruktur,” jelas Asten.

Ia juga menyoroti peristiwa penahanan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan oknum kepolisian beberapa minggu lalu, yang memperparah keadaan masyarakat. “Dan dengan adanya penahanan BBM oleh oknum polisi beberapa minggu yang lalu, maka masyarakat Amfoang benar terisolasi. Dengan adanya lagi penahanan BBM, maka masyarakat di Amfoang tidak bisa berbuat apa-apa,” lanjutnya.

Pos terkait