Proyek Jaringan Perpipaan Senilai Dua Miliar di TTS Terancam Mubasir

Reporter: Sarry Saekoko 
| Editor: NU
Foto: Bak Penampungan Air di Desa Snok, Kecamatan Amanatun Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur

“Hallo, selamat sore kakak, soal itu pekerjaan semua sudah selesai, hanya ada sekitar 2 meter yang belum pasang, tapi saya masih di Bali. Nanti tanggal 27 baru saya turun untuk selesaikan”, ujarnya

Anehnya, pengakuan Benyemin selaku pelaksana teknis pada proyek tersebut, saat ditanyai soal nama Cv. atau Konsultan Pelaksana, dirinya enggan menyebutkan nama Cv. Pelaksana, tapi lebih aneh lagi dirinya klaim bahwa pekerjaan sambungan dan pemasangan meter dirinya yang tender.

Bacaan Lainnya

PPK proyek jaringan perpipaan air bersih pada Dinas PRKP Kabupaten TTS, Benyemin Missa, yang dikonfirmasi via chat whatsapp belum merespon soal hal ini.

Masyarakat juga berharap agar proyek senilai meliaran rupiah ini bisa dilihat juga oleh aparat penegak hukum (APH), baik Kepolisian maupun pihak Kejaksaan, jangan sampai proyeknya mubasir dan masyarakat yang merasa rugi.

Pos terkait