Aktivitas tambang emas ilegal di Sumba Timur merusak hulu DAS dan mengancam ruang hidup masyarakat, Yunus Takandewa minta seluruh pemangku kepentingan menjaga harmoni alam.
Waingapu-NTT, — Seperti benteng yang mulai retak diterpa badai, kawasan penyangga Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti kini terancam oleh maraknya aktivitas tambang emas ilegal.
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT, Yunus Takandewa, S.Pd, menyerukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan. Ia meminta Bupati Sumba Timur, Polres Sumba Timur, Gubernur NTT, Polda NTT, DPRD NTT, DPRD Kabupaten Sumba Timur, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta pemerhati lingkungan untuk hadir memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap menjaga harmoni alam.
“Semua pihak harus memahami posisi Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti sebagai penyangga kehidupan Pulau Sumba, khususnya di Sumba Timur. Kepekaan lingkungan untuk tetap merawat pertiwi menjadi kewajiban bersama,” ujar Yunus. Ia mengajak masyarakat belajar dari berbagai kerusakan alam yang telah mendatangkan bencana ekologis di tanah air.
Pernyataan Yunus Takandewa,S.Pd, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT untuk menanggapi Seruan dari WALHI NTT yang telah diberikan media ini sebelumnya





