Langkah Keluarga Korban: Menyemai Harapan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang

Kehadiran keluarga korban di Dinas Pendidikan Kupang menjadi benih keadilan yang mulai ditanam.

Kabupaten Kupang, — Seperti seorang petani yang menaruh benih di tanah dengan harapan tumbuh menjadi pohon kokoh, keluarga korban hari ini melangkah ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang. Mereka datang dengan tekad menyampaikan langsung persoalan yang menimpa, agar tidak dibiarkan layu tanpa perhatian.

“Kami dari keluarga datang ke kantor dinas untuk melaporkan secara langsung tindakan oknum PPPK Kabupaten Kupang yang diduga tidak bertanggung jawab atas perbuatannya,” ungkap salah satu anggota keluarga korban dengan nada tegas.

Kehadiran mereka disambut oleh Simon Pellu, Kepala Bidang GTK, dan Yeri Bani, Pengawas SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang. Pertemuan berlangsung dalam suasana serius, penuh diskusi, dan menghasilkan keyakinan bahwa dinas pendidikan menanggapi persoalan ini dengan sungguh-sungguh.

“Kami sudah menindaklanjuti kasus ini. Bahkan hari ini, Senin 12 Januari 2026, oknum PPPK tersebut telah dipanggil dan akan diperiksa,” jelas Simon Pellu di hadapan keluarga korban.
Hal senada disampaikan Yeri Bani: “Hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) akan disampaikan kepada pihak keluarga setelah proses selesai.”

Pos terkait