Editorial,: Redaksi Timor Raya
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Kupang, wajah senyap yang menjaga marwah pemerintahan.
Seperti Akar yang Tak Tersentuh Cahaya, Tapi Menentukan Hidupnya Sebuah Pohon
Dalam sebuah pohon yang menjulang tinggi, orang sering memuji rimbunnya daun dan kokohnya batang. Namun jarang yang menoleh ke bawah, ke akar yang tersembunyi di dalam tanah. Padahal, tanpa akar, pohon tak akan berdiri. Tanpa akar, tak ada kehidupan. Begitulah peran Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Kupang—mereka adalah akar yang menopang kepemimpinan, bekerja dalam senyap, namun menentukan arah dan marwah pemerintahan.
Kerja Senyap yang Menjadi Nafas Pemerintahan
Di setiap agenda resmi Bupati Kupang—rapat pemerintahan, kunjungan lapangan, hingga acara seremonial—Prokopim hadir tanpa sorotan kamera. Mereka bekerja dalam senyap, namun justru di situlah profesionalisme ditempa.
“Kesunyian adalah guru besar,” kata filsuf Lao Tzu, mengingatkan bahwa kekuatan sejati sering lahir dari ketenangan.
Jam kerja mereka tak mengenal batas waktu. Pagi dimulai sebelum matahari terbit, malam berakhir jauh setelah agenda terakhir selesai. Dalam keheningan itu, mereka mengatur jadwal pimpinan, memastikan detail acara berjalan tepat, dan menjaga komunikasi publik tetap utuh.





