Yosef Lede meyakini semua yang terlibat dalam pelaksanaan prosesi paskah ini, mempunyai iman dan tekad membangun Kabupaten Kupang. “Doa-doa yang dipanjatkan dari bapak dan ibu, saya percaya akan ada kebangkitan perubahan untuk pribadi, sesama dan untuk daerah,”kata Bupati Yos.
Sambungnya, pelaksanaan prosesi paskah yang berlangsung perdana di Kabupaten Kupang, pasti ada keterbatasan. Namun dirinya mengajak semua Pemuda Kristen Kabupaten Kupang untuk mencoba memulai. “Yakini semua yang terjadi semata-mata untuk Kemuliaan Tuhan. Mari sukseskan prosesi ini sebagai rasa syukur atas Kemuliaan Tuhan. Dan akan menjadi agenda rutin setiap tahun di Kabupaten Kupang selama masa kepemimpinan saya dan ibu Aurum. Momentum paskah diawal kepemimpinan kami ini, kami ingin bangkit bersama seluruh masyarakat Kabupaten Kupang menuju Kabupaten emas,”ucap dirinya.
Sementara Ketua Sinode GMIT Pendeta Samuel Pandie dalam suara gembalanya mengucapkan selamat paskah bagi warga Kabupaten Kupang. Kesempatan itu dirinya menjelaskan bahwa perayaan paskah tahun ini, sesuai tema “Damai Sejahtera Kristus Di Tengah Keluarga”, dipahami sebagai perayaan kegembiraan dan kegembiraan itu di ekspresikan dengan banyak cara, salah satunya adalah pawai paskah. Ditambahkan pdt.Samuel Pandie bahwa ada bagian dari perayaan yang seringkali orang lupakan, bahwa sebenarnya paskah itu juga butuh semacam kontemplasi yaitu sebagai sebuah permenungan bagaimana kita menghayati kebangkitan Kristus dalam perjalanan hidup manusia berdosa.





