Oelamasi, – Bupati Kupang, Yosef Lede, membuka rapat koordinasi (rakor) bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM PKH) Tingkat Kabupaten Kupang Tahun 2025, di aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi.
Yosef Lede dalam sambutannya mengatakan, rakor diadakan untuk menyatukan pemahaman antar TKSK, pendamping PKH, dan pemangku kepentingan terkait peran dan tugas dalam pendampingan sosial, mengkaji kendala dalam pelaksanaan program m kesejahteraan sosial serta mencari solusi terbaik untuk meningkatkan layanan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), membangun sinergi dengan OPD terkait, Pemerintah Pusat, NGO, serta sektor swasta guna mendukung program kesejahteraan sosial secara komprehensif dan memastikan bahwa layanan sosial diberikan tepat sasaran, efektif, dan berdampak langsung terhadap peningkatakan kesejahteraan masyrakat.
Bupati Kupang, Yosef Lede, Rabu (26/3), membuka rapat koordinasi (rakor) bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM PKH) Tingkat Kabupaten Kupang Tahun 2025, di aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi.
Yosef Lede dalam sambutannya mengatakan, rakor diadakan untuk menyatukan pemahaman antar TKSK, pendamping PKH, dan pemangku kepentingan terkait peran dan tugas dalam pendampingan sosial, mengkaji kendala dalam pelaksanaan program m kesejahteraan sosial serta mencari solusi terbaik untuk meningkatkan layanan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), membangun sinergi dengan OPD terkait, Pemerintah Pusat, NGO, serta sektor swasta guna mendukung program kesejahteraan sosial secara komprehensif dan memastikan bahwa layanan sosial diberikan tepat sasaran, efektif, dan berdampak langsung terhadap peningkatakan kesejahteraan masyrakat. Dilanjutkan, TKSK dan SDM PKH merupakan ujung tombak dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat, tidak hanya bertindak sebagai fasilitator bantuan sosial, tetapi juga berperan sebagai pendamping, advokat, dan agen pemberdayaan bagi kelompok rentan.





