Selain masalah banjir, kondisi jalan dan jembatan di Linamnutu juga menjadi perhatian. Ia mengungkapkan bahwa saat berangkat ke lokasi, jalan masih bisa dilewati. Namun, ketika kembali, akses jalan sudah terputus akibat luapan air sungai.
“Kita bersyukur karena anggaran sebesar Rp1,2 miliar untuk pembangunan jembatan gantung di Kali Noemeto, Linamnutu, telah disiapkan dan tinggal dieksekusi oleh pemerintah kabupaten. Ini merupakan langkah positif yang harus terus didorong agar infrastruktur dasar masyarakat dapat segera diperbaiki,” jelasnya.
Sebagai penutup, Emilia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, kabupaten, dan provinsi dalam menangani permasalahan infrastruktur dan bencana. DPRD, kata dia, akan terus menampung aspirasi masyarakat dan menyampaikannya kepada pemerintah eksekutif agar solusi yang diambil dapat tepat sasaran.
“Ini baru satu desa, masih banyak daerah lain di TTS yang menghadapi permasalahan serupa. Kita berharap semua pihak dapat bersinergi untuk mengatasi krisis ini sebelum dampaknya semakin meluas,” tutupnya.*
